Arsip Kategori: Kesehatan

3 Fakta Penting Tentang PMS, Pria Wajib Baca, Guys!

Pasti bingung kan, kenapa saya kasih judul “Pria wajib baca?” Padahal kita lagi ngomongin PMS alias Pre Menstrual Syndrome (sindrom sebelum menstruasi), lho… 😄 Yup! Tidak lain dan tidak bukan karena wanita yang sedang mengalami PMS kerap membuat bingung orang-orang terdekatnya.

Mudah marah, mendadak sedih, dan bisa berlanjut menjadi depresi serta uring-uringan jika tidak dikontrol, nyeri di kepala dan area sekitar mata, sakit punggung, dan aneka gejala fisik maupun psikis lainnya campur aduk menjadi satu.

Jika kamu bertemu dengan wanita yang sedang PMS, satu hal yang harus dilakukan adalah sabar dan banyak mengalah 😅  Tidak ada gunanya melawan mereka karena bisa jadi moodnya bertambah buruk. Istilah keren premannya, “Senggol bacok!” Artinya, kesenggol dikit aja emosi mereka bisa membludak. Wihh, syeremm amattt 🤐

gambar-lucu-p-m-s-perempuan-menjadi-singa-berhati-hatilah-d-1356018
Sumber : me.me

Berikut ini penulis rangkum 3 fakta tentang PMS yang wajibbb banget kaum pria ketahui, agar dapat membantu pasanganmu melewati momen PMS ini dengan bahagia. Kalau istrimu bahagia, pastinya hari-harimu juga bakal bahagia, kan, Guys? 😁

1. Gejala mulai terasa 1 sampai 2 minggu menjelang haid

Gejala PMS biasanya sudah terlihat sejak 1-2 minggu sebelum datangnya haid pertama. Yang dapat mengenali adalah si wanita sendiri. Saran saya sih, sebaiknya kita berterus terang kepada pasangan dan keluarga terdekat bahwa sedang mengalami PMS. Kejujuran ini untuk meminimalisir salah paham.yang tidak diinginkan.

2. Penyebab PMS

Dikutip dari laman Hellodokter.com, PMS salah satunya disebabkan oleh perubahan kadar hormon dalam tubuh. Ketika masa haid berlangsung, jumlah hormon estrogen dan progesteron (hormon seks wanita) akan mengalami peningkatan. Padahal, satu minggu sebelum periode haid dimulai, kedua hormon tadi justru mengalami penurunan secara drastis. Nahhh… perubahan hormon dari turun menjadi naik inilah yang menjadi penyebab terjadinya kegelisahan saat PMS sedang berlangsung.

3. Cara mengatasi PMS

Sebenarnya PMS adalah kondisi yang sangat normal bagi wanita. Sayangnya, tidak semuanya dapat diatasi sendiri. Jika memang gejala PMS dirasa sangat mengganggu aktivitas, baiknya konsul ke dokter aja, ya, biar kamu tidak salah ambil tindakan penanganan.

Jika kondisimu masih dalam batas wajar, mengatur pola makan yang baik menjadi salah satu cara termudah mengatasi PMS. Perbanyak makan sayur dan buah-buahan, kurangi makanan cepat saji, dan kurangi pula asupan garam. Yang terpenting, perbanyak minum air dan istirahat yang cukup, ya!

Sekarang masih galaw lagi dengan gejala jelang datangnya “tamu tak diundang” ini? Semoga tidak yess! Sambutlah “tamu tak diundang” mu dengan bahagia, agar ia pun bahagia saat datang dan pergi darimu… 😍 💖

💜💚💛

#OneDayOnePost

#EstrilookCommunity

Resep MPASI yang Kaya Gizi dan Nutrisi Ini Cocok Banget Lho, Dears, Untuk Bayi Usia 9 Bulan ke Atas

Halo Dears,

Memiliki bayi yang sehat dan tercukupi nutrisinya adalah idaman setiap ibu. Selain melalui pemberian ASI Eksklusif di 6 bulan pertama pertumbuhannya, nutrisi lanjutan dalam bentuk pemberian MPASI (makanan pendamping ASI) setelahnya juga perlu diperhatikan.

Dikutip dari situs Hello Sehat, selain untuk fungsi memenuhi nutrisi bayi, MPASI juga berfungsi untuk melatih kemampuan otot oromotor (otot-otot di mulut) dan kemampuan motorik bayi.

Sejalan dengan perkembangan usianya, kamu dapat membuat sendiri aneka resep MPASI menggunakan bahan-bahan sederhana. Tidak perlu harus mahal, Dears. Yang utama adalah makanan tersebut dapat diterima baik oleh indra pengecap bayi.

Berikut ini adalah resep MPASI Macaroni Schotel untuk bayi mulai usia 9 bulan ke atas yang penulis ambil dari akun instagram @herleenda.

 

076a67caf1cee52e7e242da815163bf5
Sumber : instagram.com/herleenda

 

MACARONI SCHOTEL
.
Bahan :
✅ Karbohidrat : segenggam macaroni
✅ Protein hewani : 2 telur ayam, 50gr daging sapi
✅ Protein nabati : Tempe parut
✅ Sayuran: 1/2bh wortel parut
.
Bumbu untuk aroma :
✅ 2 siung Bawang putih
✅ Bawang bombay
✅ Keju parut
✅ Lada bubuk
✅ Seledri
✅ Minyak goreng
 ✅Margarin untuk olesan
.
Cara membuat :
↪️Rebus daging, sisihkan kaldunya. Daging bisa dicincang kasar/parut.
↪️Tumis bawang putih + bawang bombay dengan minyak. Masukkan daging, tempe, wortel beri, kaldu daging hingga berubah warna.
↪️Campurkan tumisan dengan macaroni, keju parut, kocokan telur, lada bubuk. Aduk hingga tercampur sempurna.
↪️Olesi cetakan aluminium foil dengan margarin. Tata adonan sampai habis, taburi seledri dan keju parut.
↪️Kukus kurang lebih 20-25 menit. Cek kematangan dengan tusukan.
.
Nyammm nyamm…. yummyyy…. simpel tapi sangat bergizi, bukan? 
 
Jangan lupa ya, Dears, ajarkan si kecil berdoa sebelum makan dan suapi buah hati dengan penuh cinta dan kasih sayang. Karena cinta adalah nutrisi terbesar yang juga ia butuhkan hingga dewasa nanti. 
 
Big hug ya buat kamu, ibu-ibu hebat 💕
 
💜💛💚
 
#TantanganMenulisEstrilook
#EstrilookCommunity
#ResepMPASI

Tanda Tumbuhnya Gigi pada Bayi

Bunda punya anak bayi.??

Sudah mulai tumbuhkah giginya..??

Nah, untuk mengetahui pertumbuhan gigi bayi memang sering tidak bisa ditebak secara akurat. Namun, ada beberapa hal dan tanda yang akan menimbulkan gejala aneh saat bayi baru pertama kali tumbuh gigi.

Pada umumnya, bagi Bunda yang tidak tahu pasti akan mengalami kepanikan, mengingat saat pertama kali gigi bayi tumbuh maka gejalanya akan terlihat seperti sedang demam. Untuk lebih jelasnya mengenai tanda bayi akan tumbuh gigi, Bunda bisa membaca informasi di bawah ini ya..!!

IMG-20150412-WA0002

Gejala Dan Tanda Tumbuh Gigi Pertama Pada Bayi :

1. Air Liur

Saat bayi sedang mengalami pertumbuhan gigi yang pertama, biasanya akan terjadi rangsangan yang membuat air liur bayi semakin meningkat. Kondisi ini akan dialami bayi saat usianya menginjak antara 3 hingga 4 bulan.

2. Ruam di sekitar wajah

Ruam pada wajah bayi akan timbul di sekitar dagu dan pipi. Hal ini dikarenakan saat pertumbuhan gigi, sang Buah hati banyak mengeluarkan air liur yang membasahi langsung wajah dan dagu. Nah, untuk mengatasi hal ini tentunya Bunda harus sigap, serta cekatan saat membersihkan air liur tersebut.

3. Batuk

Pada tanda ini banyak Bunda yang salah kaprah tentang batuk bayi yang sedang dialami. Padahal saat pertumbuhan gigi, batuk ini dianggap wajar karena disebabkan oleh air liur yang keluar dari mulut bayi, sehingga membuat bayi tersedak dan batuk. Karena itu bunda harus rajin mengeringkan mulut bayi agar tidak mudah tersedak.

4. Sering menggigit

Ketika gigi bayi tumbuh melalui gusi, hal ini akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman dan gatal pada gusi karena disebabkan oleh tekanan pada gusi bayi. Rasa gatal itu yang membuat bayi akan terus menggigit apa pun yang bisa digigit seperti jari, puting susu Bunda, sampai mainan yang ada di tangannya.

5. Sakit dan rewel

Saat tumbuh gigi, keadaan bayi akan semakin rewel dan mudah menangis. Hal ini karena tekanan saat gigi tumbuh dapat menimbulkan rasa sakit, oleh sebab itu bayi akan terus menangis dan menahan rasa sakit itu.

6. Bayi Mengalami Demam Dan Panas

Demam ringan akan terjadi pada bayi yang baru pertama kali tumbuh gigi, dan bahkan sistem kekebalan tubuhnya akan mengalami penurunan. Hal ini akan membuat bayi mudah terserang penyakit seperti demam. Akan tetapi jika demam bayi tidak kunjung sembuh dalam tiga hari, lebih baik segera periksakan ke Dokter untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

7. Kurang nafsu makan

Setelah tumbuh gigi tentunya bayi akan diperkenalkan dengan makanan padat pendamping ASI yang baru pertama kali mereka makan. Ada kemungkinan bayi akan menolak makanan ini karena rasa tidak nyaman saat masa tumbuhnya gigi.

(Sumber : nitips.com)