Arsip Kategori: Teknologi Informasi

Cara Memasang Banner di Blog WordPress Tanpa Ribet, Kamu Harus Tahu

Apa? Cara memasang banner di blog WordPress? Tulisan kali ini kelihatannya agak teknis, ya hehhee…

Yaps, ceritanya kemarin saya dan teman-teman di Estrilook Community dikasih logo komunitas blogger Estrilook agar dipasang di blog pribadi masing-masing.
.
Sebenarnya ini ibarat kata pepatah “pucuk dicinta ulam tiba”….
.
Tahu gak sih,  jauh hari sebelumnya, setiap membaca blog orang yang ada logo komunitas bloggernya saya selalu bertanya dalam hati,  “Gimana ya caranya masang banner komunitas blogger seperti ini?” 😂 Alhamdulillahnya, mungkin ada malaikat yang dengar dan langsung mencatat pertanyaan itu. Maka ketika Estrilook bikin logo untuk komunitas bloggernya, doa saya seperti dikabulkan.
.
Eeiittss tapi tunggu dulu, the problem is, saya gaptek abizzz. Gak punya laptop juga. Semua aktivitas menulis, baik menulis artikel, buku, maupun ngeblog, dilakukan selama ini hanya dari smartphone. Kebayang ya rempongnya? 😆 Makanya saya sudah illfeel aja mau ngutak ngatik blog dari hp. Tapiiii…. ternyata ada sesehati *tsaahh yang memaksa saya untuk bangkit lagi jadi seorang teknisi, seperti saat saya membuat blog ini 5 tahun yang lalu 😅
.
Ayooo searching dong di google cara pasang banner di blog WordPress…!! kata sesehati saya itu menyemangati.
.
Saya pun kemudian mencari info di google. Namun sayangnya, gagal paham 🤣 Mungkinnnnnn karena saya yang terlalu gaptek ya, Dears 😂
.
Akhirnya saya utak atik sendiri dari malam sampai subuh, berkali-kali sampai banner komunitas blog itu bisa terpasang. Setelah sukses, barulah saya bertanya kepada seorang sahabat blogger yang sudah berpengalaman dengan tipikal blog jenis WordPress. Alhamdulillah, cara yang saya pakai semalam sama dengan cara yang teman saya ajarkan.
.
Lha, kalau gini kenapa gak tanya dia dari awal aja, ya? heheeehee… Ya, begitulah tipikal saya, kalau belum kepepet beneran gak bakalan mau nanya ke orang lain 🙈
.
Cussss maaf cerita mulu ya, ampunnn dehh...
.
Langsung aja yuk masuk ke topiknya, bagaimana cara mudah memasang banner/logo pada blog WordPress yang kita miliki.
.
1. Setelah login ke blog WP carilah menu Dashboard —> Tampilan (lay out) —> Widget.
.
2. Klik menu Widget —> Galleri —> pilih menu Sidebar/Bilah sisi —> klik Tambahkan Widget
.
3. Upload banner/logo dari file kita —> pilih pengaturan galeri.
.
.
screenshot_20181028-224950.png
.
.
Pada pengaturan galeri ini kita bisa memilih besar kecilnya ukuran gambar. Kalau ingin penuh dan besar pilih “ukuran penuh“. Untuk jenis gambar, saya memilih tampilan ” lingkaran” agar sesuai dengan bentuk logo yang bulat. Setelah itu klik “Sisipkan Gambar“.
.
4. Cek pada halaman blog kita apakah banner tersebut telah terpasang dan sesuai dengan tata letak dan ukuran yang kita inginkan.
.
Voilaa.… bannernya telah terpasang dengan cantik 😍
.
.
Screenshot_20181028-120510
.
.
Mmmmm.… ternyata tidak terlalu sulit ya kalau sudah paham cara mudah memasang banner di blog WordPress. Masalahnya kemarin karena belum tahu caranya, jadi berasa kosong sama sekali isi kepala.
.

By the way busway… kalau kamu utak atik blognya pakai smartphone (bukan via lappy atau PC), ada baiknya pengaturan tampilan situs WP di hp disetting ke tampilan desktop, bukan settingan mobile. Dengan tampilan desktop ini akan lebih mudah menemukan aneka menu seperti kalau kita melakukan setting blog lewat laptop atau PC.

.
Oya, satu hal lagi, Dears.
.
Dari pengalaman ini saya jadi belajar, sesuatu yang berupa ilmu memang harus sering dipraktekkan, lalu ditularkan, bukan sekadar paham teori dan didiamkan saja. Hasilnya bakalan nihil, gak kepake dan pastinya mubadzir.
.
Sebaliknya, kalau kita bisa sebarkan dan ada yang terbantu, insya Allah pahala kebaikan juga akan mengalir kepada kita… Aamiin 😍 💕
.
“Ilmu yang kita miliki jika tidak pernah digunakan sama sekali, ibarat air dalam suatu wadah yang tidak mengalir, akan berbau dan berubah menjadi keruh…”
.
.
💜💛💚

Review Training Blog Untuk Pemula di Estrilook Community

Haii… ketemu lagi kita, Guys ‘n Dears 😁
(bahasanya muda bangett…)
.
Saya mau cerita dikit ya tentang training blog yang saya ikuti 3 hari terakhir ini.
.
Jadi nih, antara tanggal 5 – 7 Oktober 2018 Estrilook Community yang merupakan komunitas para kontributor (penulis artikel) di platform Estrilook.com mengadakan pelatihan step by step cara membuat blog di platform Blogspot bagi pemula. Pelatihan ini diadakan free dannnn peminatnya banyakk yaa ternyata…
*ya iyalahhhh…. gratis gitu loh 😂
.
.
FB_IMG_1538837664894
.
.
Hebatnya, meskipun gratis, training blog ini gak cuma sekedarnya aja. Kita bebas bertanya dan diskusi dari mulai tahap awal banget isi data, pilih tema, pilih nama, sampai ke masalah teknis yang maaf ya, saya cukup pusing kalau sudah ngomongin masalah teknis ini wkwkwkwk…
.
Jadi ingat beberapa tahun yang lalu bikin blog WordPress ini bener-bener butuh perjuangan. Saya rela menghabiskan waktu lebih dari 4 jam karena terlalu kepo mengutak-atiknya sendiri, dan sekarang sudah lupa semua ilmunya, wahai sodara-sodara 🤦Besok deh saya janji mau belajar WordPress lagi.
.
By the way, untuk kamu yang belum punya blog dan tertarik bikin, secara umum ada 2 platform blog yang bisa kamu gunakan, yaitu :
.
1. Blogger.com
2. WordPress.com
.
Kalau kamu ingin bentuk blog yang sederhana dan lebih mudah, bisa gunakan Blogspot. Tapi kalau tertantang mencoba yang lebih apik tampilannya, kamu bisa mencoba WordPress seperti punya saya ini.
.
.
20181009_001750_0001
.
.
Di training kemarin kita belajar bikin pakai Blogspot dulu yang mudah. Trainernya sabarrr banget ngajarinnya, padahal dia masih unyu-unyu, sedangkan muridnya mayoritas dari partai emak-emak hehheheee… Alhamdulillah saking sabarnya, semua peserta bilang dia baik dan cantik, secantik blognya ini, Steffi Budi Fauziah. Klik aja linknya ya biar dia tambah happy 😄
.
Mungkin diantara kamu yang belum punya blog akan berpikir, buat apa sih bikin blog? Memang ada manfaatnya selain buat nulis?
.
Nah, sama.. Saya dulu mikirnya juga gitu.
Ternyata, seiring berjalannya waktu, manfaat blog semakin berkembang.
.
Bukan cuma sekedar buat nulis curhatan, tapi bisa juga untuk memberikan sebentuk informasi dan komunikasi buat teman-teman dan followermu.
Bahkan saat ini, blog juga bisa dikomersilkan alias dimonetisasi untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah lewat kerjasama dalam bentuk content placement alias pemasangan iklan dari pihak lain.
.
Gimana, masih bingung mau bikin blog atau enggak? ☺
Terserah kamu sih ya, tapi kalau kamu gak hobi nulis, tapi hobi jualan, atau ingin jadi pengusaha/profesional di bidang tertentu, sebaiknya kamu memang harus membuat blog atau website yang berisi profil diri atau usahamu.
.
“Tapi aku kan gak hobi nulis, mbak? Nanti blognya gak ada isinya dong?”
.
Ahh, sekarang mah gampang. Tinggal cari jasa ghostwriter, alias penulis belakang layar macam saya gini (jiahhh…. malah promosi…. maaffkeunnnn 🤣)
.
Intinya, blog saat ini sangat penting, apalagi untuk kamu yang ingin serius bekerja di dunia maya. Jadi jangan sia-siakan kalau ada kesempatan untuk ikut training blog, baik berbayar, apalagi gratisan macam begini.
.
Akhir kata, terima kasih ya, Estrilook!
Meskipun bukan pertama kalinya buat saya, tapi training ini sungguh bermanfaat untuk lebih memperdalam lagi ilmu teknis tentang blogging..
.
Besok adain lagi yesss… 😍💖
.
.
#ReviewTrainingBlog
#EstrilookCommunity

Pavel Durov & Telegram Indonesia

Berawal dari tanggal 14 Juli 2017.
Hingga tulisan ini diposting, 9 hari sudah Kementerian Komunikasi & Informasi RI memutuskan untuk melakukan pemblokiran terhadap aplikasi chat messenger Telegram (versi web), karena dianggap banyak digunakan oleh kelompok teroris untuk berkomunikasi dalam melakukan aksinya di Indonesia.

Saya masih ingat, sekitar 1 tahun yang lalu pernah menulis sedikit review tentang aplikasi chat ini dalam postingan Aplikasi Telegram for Android     

Saat itu entah kenapa, saya langsung falling in love dengan aplikasi chat berbasis kecepatan & keamanan ini.

Telegram memang memiliki beberapa fitur yang sangat berbeda dengan Whats App.
Yang paling saya suka adalah penyimpanan file & dokumen tidak otomatis tersimpan di perangkat, melainkan tersimpan di aplikasi. Jadi nggak akan bikin hp penuh sehingga harus bolak balik menghapus file.
Penciptanya sendiri mengatakan, bahwa nilai unik Telegram dibanding aplikasi chat sejenis terletak pada privasi chatnya (enscryption chat) yang tidak akan dapat dibaca oleh pihak ketiga manapun.

Pemblokiran yang dilakukan pemerintah Indonesia (hingga tulisan ini diketik masih terjadi), membuat banyak netizen protes, termasuk saya 😅
Bukan apa-apa. The trouble is, banyak sekali channel pembelajaran, grup bisnis & file-file penting tersimpan disana. 

Dan rata-rata netizen menggunakan channel Telegram untuk proses pembelajaran dalam grup yang besar, bisa menampung hingga puluhan ribu member, selain juga menggunakannya untuk kepentingan bermain game.

Trending topic tentang Telegram di Indonesia mencuatkan nama si pencipta sekaligus sang CEO, Pavel Durov.
Hemmm… saya juga baru tahu ternyata penciptanya masih muda & good looking buangettt 😁 (duhhh emak-emak ini… hehheeehee…)

-Jz8l4Rr_400x400
Source : Durov’s Channel

Sebenarnya Pavel nggak sendirian kok membuat Telegram. Ia dibantu oleh kakak laki-lakinya, Nikolai Durov. Dan aplikasi chat ini adalah produk ciptaannya  yang kedua, setelah sebelumnya Pavel sukses menciptakan aplikasi sosial media terkenal dari Russia, VKontakte (VK) di tahun 2006. VK disebut-sebut mengungguli Facebook dalam hal penggunaan di kalangan anak muda Russia. VK-lah yang membuat Pavel Durov menjadi milyarder di usia muda & idola baru remaja Russia.

Saat membaca kisah perjalanan hidup seorang Durov, menjadi pembuktian bahwa PASSION tidak bisa dikalahkan oleh apapun.
Pavel memutuskan keluar dari Russia setelah dipaksa menjual saham VKontakte kepada penguasa setempat & mengalami banyak intimidasi, akibat tidak mau membocorkan data rahasia pihak oposisi pemerintahan presiden Vladimir Putin yang tersimpan di akun VKontakte saat masa kampanye pemilihan presiden.

Saya seperti mengikuti alur cerita sebuah film, tentang passion anak muda yang mengikuti idealismenya.

Setelah menjual saham VK & dipecat dari perusahaan yang dibangunnya, Pavel keluar dari Russia, kemudian menciptakan Telegram di Berlin pada tahun 2013.
Setelah itu Pavel & tim programernya memutuskan untuk berpindah-pindah tempat (nomaden), agar tidak ada satu pemerintahan pun yang akan mampu mengintimidasi produk ciptaannya yang mengutamakan nilai privasi penggunanya.
Trauma masa lalu di Russia dimana negara selalu melakukan penyadapan dalam masalah komunikasi warga negaranya diakui Durov amat menyakitkan & tidak ingin diulanginya kembali 😥 Miris sekali yaa.. Dalam beberapa pernyataan & tulisannya, Pavel jelas-jelas memilih diblokir di suatu negara & siap kehilangan market potensialnya, daripada harus membuka data percakapan privasi para pengguna Telegram.

PicsArt_07-23-01.01.51

Dengan kondisi seperti ini saya jadi berpikir, apa iya pihak Telegram akan mengabulkan tuntutan pemerintah Indonesia untuk membangun kantor perwakilan di Indonesia? Mengingat mereka sendiri lebih suka bekerja dengan  berpindah tempat dan negara setiap 2-3 bulan sekali.
Entahlah… Hanya bisa berdoa, semoga pemblokiran tidak berlanjut pada aplikasi di hp yang saat ini masih bisa dibuka.

Toh pihak Durov sendiri sebenarnya telah berjanji kepada pemerintah Indonesia, akan menghapus channel/kannal yang digunakan pihak teroris & membuka saluran komunikasi khusus dengan pihak Indonesia untuk membahas isu-isu terorisme secara lebih cepat.
Kalau ini dianggap belum cukup, mungkin kita para pengguna Telegram yang harus pindah ke negara lain agar tetap bisa mengaksesnya… wkwkwk… 😂
Just kidding lah yaaa…

#SaveTelegramIndonesia 💜

Aplikasi Telegram for Android

Screenshot_2016-06-14-14-31-37-109

Sekitar 2 hari yang lalu ceritanya saya ikut mendaftar seminar online yang diadakan oleh seorang motivator vibrasi, yang pendekatan motivasinya berbasis ilmu fisika kuantum. 

Seminar tersebut diselenggarakan secara online melalui aplikasi yang harus di download terlebih dahulu di Google Play Store for Android. Saya antusias banget daftarnya secara ini free hehheee.. dan baru pertama kali juga sepertinya si motivator mengadakan free seminar online seperti ini.

Step by step cara downloadnya seperti ini :

1. Buka play store
2. Cari aplikasi TELEGRAM
3. Klik INSTALL
4. Kalau sudah terinstall, buka aplikasi TELEGRAM, masukkan nama dan nomer hp
5. Tunggu sms kode verifikasi dari TELEGRAM
6. Kalau sudah ada kode verifikasinya otomatis sudah bisa digunakan aplikasinya

Screenshot_2016-06-14-05-34-42-820

Tarraaa… Alhamdulillah berhasil join ke chat grup dan ruang seminarnya dengan mengklik link khusus yang disediakan si motivator.
Dan saya terheran-heran. Apa mungkin saya yang gaptek bangeetttt yaa, baru tahu sekarang ada aplikasi yang namanya Telegram ^^

Sekilas Telegram ini fasilitasnya mirip-mirip dengan WA (Whats App). Tapi setelah baca-baca detil lagi infonya ternyata fiturnya lebih lengkap lho dari WA.

Kalau diibaratkan, Telegram adalah perpaduan antara SMS dan email.
Fitur pesan singkat dan cepat yang didalamnya memiliki fasilitas untuk mengirim file dalam berbagai format dengan kapasitas besar seperti email.
Cocok sekali untuk Anda yang menjalankan bisnis secara online.

Screenshot_2016-06-14-05-36-29-009

Kalau baca sejarahnya, Telegram for Android diluncurkan pertama kali pada bulan Oktober 2013 oleh Pavel dan Nikolai Durov di Berlin.

Mereka mengklaim bahwa aplikasi ini bebas dari iklan dan non komersial. Jadi memang bener-bener aplikasi GRATIS untuk saat ini dan seterusnya.

Ingin tahu apa kelebihan aplikasi Telegram dibanding WA ??
Ini dia yang saya terjemahkan bebas dari FAQ nya :

1. Dapat mengirim pesan, video, foto dalam berbagai format (jpg, zip, mp3, dll) dengan kapasitas tak terbatas lebih dari 1,5 GB
2. Fasilitas chat grup lebih dari 5000 orang
3. Terdapat fasilitas channels for broadcasting, atau saluran untuk menyiarkan pesan ke banyak orang dengan kapasitas audiens yang tidak terbatas
4. Memiliki fasilitas Secret Chat atau obrolan rahasia yang tidak akan tersimpan di perangkat
5. Memiliki fitur edit pesan dan mention/reply/hastagh untuk percakapan di grup besar agar pesan tersampaikan ke orang yang kita reply/mention
6. Anda dapat mencari kontak seseorang berdasarkan nama (username-nya), tanpa harus mengetahui nomer kontak yang bersangkutan
5. Dapat mengakses pesan dari perangkat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan, misalkan lewat tablet dan PC

Gimana… kereen kan?? 🙂
Saya belum belajar banyak juga sih dari aplikasi ini. Dan memang hanya beberapa gelintir teman-teman saja yang ada di kontak Telegram saya. Ini menandakan masih belum banyak yang memanfaatkan aplikasi ini, terutama untuk chat grup. Tapi untuk ke depannya recommended banget deh Telegram ini, terutama untuk chat grup jarak jauh dengan banyak peserta, yang kalau di WA grup hanya terbatas 100 peserta aja 🙂