Semua tulisan dari Hastin Pratiwi

Kontributor di media online & penulis buku antologi. Pembelajar sejati yang menulis untuk berbagi. Kontak saya via email di hastinpratiwi@gmail.com.

Kenali 17 Tabel Emosi pada Skala Hawkins, Kamu Berada di Level Mana?

Tabel emosi pada Skala Hawkins? Apakah itu? Bagi sebagian orang, hal ini bukanlah sesuatu yang menarik, tetapi untuk saya yang suka dengan topik yang berhubungan dengan sains, otak, pikiran, dan emosi, selalu ada keinginan untuk lebih jauh lagi belajar tentang hal seperti ini.

Ceritanya, beberapa hari lalu saya menemukan artikel dan video tentang seorang ulama kita, yaitu K.H. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym yang menyampaikan pesannya saat masih dalam masa penyembuhan virus Corona yang memapar beliau.

Aa Gym menyebutkan, dari buku yang beliau baca, virus semacam Corona memiliki frekuensi 5,5 Hz. Agar tubuh kita tidak terpapar virus, atau tidak bertambah buruk kondisinya jika sudah telanjur kena virus, usahakan kondisi tubuh berada pada frekuensi lebih tinggi daripada frekuensi virus. Semakin tinggi getaran tubuh kita, semakin mudah tubuh melakukan penyembuhan alami terhadap suatu penyakit. 

Nah, buku yang beliau baca itu berjudul Power vs Force karya David R. Hawkins. Meskipun nama David R. Hawkins, M.D., Ph.D. sudah pernah saya dengar sebelumnya sebagai seorang ahli di bidang psikologi, lebih tepatnya lagi beliau adalah seorang psikiater, dokter, sekaligus peneliti dan dosen, tetapi saya belum pernah mencari referensi secara langsung terkait bukunya yang populer ini, Power vs Force: An Anatomy of Consciousness, The Hidden Determinants of Human Behavior. Ternyata, buku best seller ini merupakan hasil riset Hawkins selama 20 tahun tentang level atau tingkat kesadaran diri manusia yang berhubungan dengan emosi yang dihasikan.

Bingung enggak sih baca kalimat saya? Heheheee…. semoga enggak, ya. Ngomongin hal yang bersifat kejiwaan gini kadang harus pakai bahasa yang enak, sih, agar mudah dimengerti. Setuju, enggak? 😀

Apa Pentingnya Memahami Tingkatan Emosi Sendiri?

Menurut KBBI, emosi adalah keadaan dan reaksi psikologis (berhubungan dengan kejiwaan) dan fisiologis (berhubungan dengan organ, jaringan, atau sel makhluk hidup). Emosi juga dapat diartikan sebagai luapan perasaan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat. 

Apa pentingnya mengetahui tingkat emosi dalam diri kita sendiri?

1. Sebagai fondasi agar diri sendiri tetap stabil menghadapi hal-hal tak terduga dalam hidup

Bukan berarti sebagai manusia kita enggak boleh sedih, lo, ya. Sedih dan terluka atau kecewa itu manusiawi, tetapi dengan memiliki kecerdasan emosi yang baik, sedih dan kecewanya itu ada batasannya, enggak perlu merembet ke mana-mana, apalagi sampai pada tahap kehilangan kemampuan mengontrol diri. Kita mampu memberi batas waktu, “Tiga bulan setelah ini, aku harus mulai tersenyum.” Atau, “Cukup 6 bulan pertama aja sedihnya. Setelah itu, move on!”

2. Memiliki lingkungan pergaulan yang sama frekuensinya

Teman-teman pasti pernah mendengar ungkapan “Berteman dengan penjual parfum, kita ikut tepercik wanginya. Bergaul dengan pandai besi, kita terkena percikan apinya”. Ini memang berlaku dalam pergaulan sesungguhnya. Bahkan Rasulullah saw. bersabda,

“Roh itu seperti pasukan yang berkelompok. Yang saling kenal akan menjadi akrab, adapun yang tidak saling mengenal akan berselisih.” (HR. Bukhari dan Muslim) 

Dengan menjaga diri agar selalu berada dalam kontrol emosi dan kesadaran yang baik, artinya kita sedang mengundang segala hal yang baik untuk mendekat kepada kita. Otomatis, seperti hadis tadi, semua yang tidak selevel akan terpisah dengan sendirinya. Inilah hukum alam yang sesungguhnya karena saya pun sering mengalaminya. Alhamdulillah, Allah begitu baik mempertemukan saya dengan orang-orang yang selalu menjadi wasilah (jalan kebaikan) agar saya selalu memperbaiki diri. *curhatttt 😀

Yuk, lanjut lagi!

Tabel Emosi pada Manusia Berdasarkan Skala Hawkins  

Ada 17 tingkatan alias tabel emosi yang ada pada Skala Hawkins, lengkap dengan nilainya masing-masing. Semakin besar nilainya, semakin tinggi pula tingkat kesadaran emosi yang dimiliki individu tersebut.

Oya, tabel emosi pada Skala Hawkins ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu force (getaran negatif) dan power (getaran positif).

Force => berada pada angka rendah, mulai 20 hingga 175.

Power => berada di level 200 sampai 1000.

Kamu enggak sabar dan pengen tahu apa aja sih 17 tabel emosi itu? Yuk, cekidot!

tabel emosi skala hawkins
Sumber gambar: Pinterest/Google.co.uk

Force (Skala 20 sampai 175)

  • Rasa Malu (nilai 1-20) =>  rendah diri, kurangnya penghargaan terhadap diri. 
  • Bersalah (nilai 30) =>  suka menyalahkan lingkungan, tidak bisa memaafkan diri sendiri.
  • Apatis (nilai 50) =>  putus asa, tak berdaya.
  • Kesedihan (nilai 75) =>  sering menyesali peristiwa yang terjadi, merasa kehilangan.
  • Takut (nilai 100) => selalu merasa cemas dan dihantui perasaan tidak tenang.
  • Keinginan (nilai 125) =>  memiliki hasrat berlebih dan terobsesi terlalu kuat. Dapat menimbulkan depresi jika mengalami kekecewaan.
  • Marah (nilai 150) =>  emosi ini bisa menimbulkan dendam dan kebencian.
  • Bangga (nilai 175) =>  sombong dan terlalu bangga dengan apa yang dimiliki.

Power (Skala 200 sampai 1000)

Pada skala nilai 200 ke atas ini, getaran negatif (force) mulai berangsur membaik ke tingkat yang positif (power). 

  • Berani (nilai 200) =>  memiliki kekuatan untuk melawan ketidakberdayaan.
  • Netral (nilai 250) =>  merasa rileks, santai, dan lebih percaya diri . 
  • Kemauan (nilai 310) =>  mulai muncul keinginan menjadi lebih baik dan berkomitmen.
  • Penerimaan (nilai 350) =>  menerima kondisi, bersyukur, dan menyadari kebahagiaan berasal dari diri sendiri. 
  • Memiliki Akal/Berpikir (nilai 400) =>  mampu berpikir rasional dan memahami kondisi.
  • Cinta (nilai 500) =>  punya rasa empati, kasih sayang, dan welas asih tanpa batas.
  • Suka Cita (nilai 540) =>  dimaknai dengan ketenangan yang luar biasa pada seorang individu. 
  • Kedamaian (nilai 600) =>  memiliki kebahagiaan yang luar biasa.
  • Pencerahan (700-1000) =>  tingkat emosi tertinggi yang hanya dimiliki oleh para nabi dan rasul. Mereka yang berada pada level ini memiliki kemampuan untuk memengaruhi dan membantu individu di tingkat emosi lebih rendah agar dapat memperbaiki diri dengan kelebihan (mukjizat) yang mereka terima dari Zat tertinggi.

Teman-teman yang muslim sendiri dapat berkaca dari perilaku lemah lembut Rasulullah saw. yang dikisahkan dalam suatu riwayat, begitu sabar dan telaten menyuapi seorang Yahudi tua dan buta yang kerap kali menghina Rasulullah. Sifat welas asih ini dilakukan Rasulullah saw. hingga akhir kehidupan beliau dan si Yahudi buta baru menyadari bahwa orang yang ia benci ternyata selalu menyuapinya setiap pagi. Masya Allah.

Kisah ini menjadi pengingat bagi saya untuk selalu memperbaiki diri di tingkat energi power, meskipun kadang, energi force juga muncul sesekali mencari kesempatan dalam kesempitan. Sampai saat ini, saya masih berada di level penerimaan, dan adakalanya pada saat tertenti turun ke level yang lebih rendah. Setidaknya, dengan mengetahui berada di tingkatan mana, kita dapat melakukan pengendalian diri agar tidak jatuh ke skala energi force.

Lalu, bagaimana caranya meningkatkan getaran positif di dalam tubuh kita?

Cara Meningkatkan Energi Positif dalam Diri

Apaaa? Pakai susuk dan pelet? Enggaklahhh yawww … 😀 Jauh-jauh deh dari hal begituan. Hikss …. Sama-sama berdoa saja ya agar Allah selalu rida dengan diri kita. Ridanya Allah adalah jalan bagi kita untuk mencapai ketenangan dan keberkahan di dalam hidup.

Berdasarkan pada pengalaman pribadi dan teori yang saya pelajari, ada beberapa tips yang saya lakukan agar kondisi emosi menjadi stabil dan pikiran lebih rileks sehingga energi positif dapat mengalir lebih banyak lagi.

1. Bagi muslim/muslimat seperti saya, bacalah Al-Qur’an dengan mengeluarkan suara agar getarannya menaikkan frekuensi ruangan di sekeliling kita. Hidup pada ruangan dan lingkungan yang energinya baik itu sangat penting karena berpengaruh pada hidup kita sehari-hari.

2. Menulis tangan di buku atau kertas secara rutin, kalau perlu setiap hari, tentang hal-hal baik yang kita inginkan terjadi di dalam kehidupan.

3. Mulai melakukan decluttering alias membereskan barang-barang di rumah yang sudah tidak terpakai lagi. Entah disumbangkan kepada yang membutuhkan, dibuang, atau dijual lagi, yang penting sediakan ruang baru agar sesuatu yang baru juga dapat masuk ke dalam rumah kita. Kalau soal ini jadi PR banget buat saya karena termasuk penyayang barang-barang lama, apalagi kalau ada nilai historisnya. *tepok jidat

Oya, decluttering ini bukan hanya untuk barang di rumah aja, ya, tetapi juga berlaku pada pikiran. Artinya, semua hal yang menumpuk di pikiran kita juga sebaiknya sedikit demi sedikit mulai dibersihkan dan dinetralkan. Pikirlah sesuatu yang perlu dan penting saja agar otak juga memiliki banyak kapasitas untuk menampung tugas berikutnya. 🙂

4. Olahraga juga dapat meningkatkan energi positif dan menghasilkan hormon endorfin. Tahu kan hormon endorfin? Hormon ini adalah hormon bahagia yang mampu menghilangkan stres dan mengurangi rasa sakit. Males olahraga yang berat-berat? Samaaa … saya cuma jalan kaki aja, kok. Naik sepeda kadang-kadang , tapi kalau jalannya menanjak itu males banget wkwkwk ….

5. Kalau mau, kamu bisa mulai belajar meditasi yang sederhana seperti yang saya lakukan 3 bulan terakhir ini. Enggak usah yang berat, cukup tafakur (berdiam diri) sejenak sekitar 10-15 menit sambil fokus kepada keluar-masuknya napas dari hidung. Boleh sambil istigfar, zikir, atau mengucapkan kalimat afirmasi positif di dalam hati. Meditasi ini manfaatnya sangat banyak untuk pengobatan berbagai macam penyakit dan menghasilkan hormon endorfin juga seperti aktivitas olahraga. Setelah berdiam diri sejenak biasanya pikiran menjadi lebih rileks dan lebih tenang.

Itu dia beberapa hal yang saya lakukan untuk meningkatkan getaran positif di dalam tubuh sebagai imunitas alami agar selalu sehat di masa pandemi.

Bagaimana dengan teman-teman? Setelah membaca tabel emosi pada Skala Hawkins di atas, berada di level manakah tingkat kesadaran emosimu? 

Baca Juga

tabel emosi skala hawkins

Bukan Sekadar Ujian, Jadikan Masa Pandemi Virus Corona sebagai Tantangan dan Peluang Bersama ASUS Chromebook Flip C434

“Kami sekarang beralih ke bisnis makanan, mengikuti permintaan pasar. Yah, apa boleh buat ….” 

pandemi virus corona
Masa pandemi virus Corona membutuhkan kebesaran hati kita untuk belajar menjadi lebih baik lagi.

Kalimat tersebut meluncur perlahan, nyaris tak terdengar, dari bibir seorang teman saat pertemuan kami satu bulan yang lalu. Ya, teman saya ini adalah seorang pelaku bisnis UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) yang terkena imbas di masa pandemi virus Corona. Usaha batiknya yang berada di wilayah Bantul, Yogyakarta, terpaksa harus banting setir menjadi usaha makanan rumahan yang dirasa lebih banyak peminatnya.

Saya yakin, Mas Aryo-sebut saja begitu-bukanlah satu-satunya pelaku UMKM yang mengalami kesulitan ekonomi di masa pandemi virus Corona. Masih banyak Aryo-Aryo lain juga mengalami hal yang sama. Beruntungnya, Aryo bersama istrinya cepat tanggap dan segera mengubah haluan bisnis, dari fesyen menjadi kuliner.

Ada lagi kisah seorang teman lainnya yang juga bergerak dalam bisnis fesyen dan melakukan kolaborasi bersama beberapa pelaku UMKM lainnya dalam bentuk pameran aneka produk secara online. Luar biasa menurut saya. Dalam keadaan apa pun, seorang pelaku bisnis memang dituntut untuk selalu kreatif dan mencari celah, meski di dalam lubang sempit sekalipun. 

Pemerintah Indonesia sendiri bukannya tak peduli akan kondisi ini. Sejak bulan Agustus 2020 lalu pemerintah telah mengucurkan dana kepada 12 juta pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan. Salah satu syaratnya adalah pelaku usaha mikro yang menerima bantuan bukanlah seorang ASN, bukan anggota TNI/Polri, bukan karyawan BUMN, dan tidak sedang menerima bantuan kredit lainnya dari perbankan, atau unbankable. (Sumber: Kontan, 24/8/2020)

Apa yang dilakukan oleh teman-teman pelaku UMKM yang saya ceritakan di atas sejalan dengan poin-poin yang diungkapkan oleh nara sumber dalam webinar yang saya ikuti beberapa minggu lalu. Webinar bertajuk Sustainable Growth with ChromeBook ini merupakan kerja sama antara Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) dengan ASUS Indonesia. 

Webinar Sustainable Growth with Chromebook di Masa Pandemi Virus Corona

pandemi virus corona asus chromebook
Webinar Sustainable Growth (Pertumbuhan Berkelanjutan) Pelaku UMKM di Masa Pandemi Corona kerja sama antara ASUS dan IIDN.

Teman-teman pasti tahu bahwa ASUS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perangkat teknologi informasi dengan produk-produknya yang sudah tidak asing lagi. Didirikan di Kota Taipei pada 2 April 1989, produk ASUS yang semula hanya berupa motherboard mulai berkembang pesat sehingga memunculkan produk lainnya, seperti monitor, berbagai kebutuhan teknologi komputer dengan kualitas tinggi, dan saat ini mulai memproduksi perangkat teknologi pintar lainnya, seperti telepon genggam dan tablet.

Webinar Sustainable Growth with ChromeBook yang diselenggarakan pada tanggal 13 Desember 2020 ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, Ir. Victor Asih, MBA., M.T. yang merupakan seorang motivator, pengusaha, penulis buku bestseller, serta konsultan bisnis dan teknologi informasi. 

Dengan sederet pengalaman yang beliau miliki, Bapak Victor menjelaskan dengan gaya yang santai, bahasa yang sederhana, dan pemahaman yang mudah dimengerti oleh para peserta webinar. Beberapa poin penting dari webinar ini saya rangkum secara singkat di bawah ini.

1. Tingkatkan Soft Skill

Banyak yang mengira bahwa untuk dapat meraih keberhasilan dalam segala bidang hanya dibutuhkan hard skill semata, tanpa memedulikan soft skill. Faktanya, hard skill hanya dibutuhkan sekitar 20 persen saja, sementara soft skill memiliki kadar yang lebih banyak, yaitu 80 persen.

Masih bingung soft skill itu apa? Dikutip dari laman The Balance Careers, semua keterampilan yang berhubungan dengan orang lain dan lingkungan sekitar atau bersifat interpersonal, seperti kemampuan berkomunikasi, mengontrol emosi, kemampuan menghadapi tekanan, kreativitas, etos kerja, dan semacamnya termasuk dalam kategori soft skills. Keterampilan ini tidak dapat dipelajari lewat bangku pendidikan formal seperti halnya hard skill, tetapi bisa kita dapatkan melalui buku-buku, pengalaman, dan kemauan untuk memperbaiki diri.

2. Miliki Pemikiran yang Terbuka

Masa pandemi virus Corona bukan ajang untuk mengeluh, depresi, apalagi berkecil hati sehingga semua menjadi tak berarti lagi. Waktu terus berjalan, meskipun kita tak pernah menginginkan. Dengan mengizinkan pikiran kita untuk menerima hal-hal baru sebagai bagian dari perubahan, artinya kita telah selangkah lebih maju untuk belajar dan menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Memiliki pemikiran yang terbuka membuat kita bisa lebih jeli melihat berbagai peluang bagus yang hadir di sekeliling kita.

3. Ciptakan Peluang dari Hal yang Sederhana

Banyak teman sesama ibu rumah tangga seperti saya yang awalnya tidak memiliki bisnis sama sekali, ternyata di masa pandemi virus Corona ini justru memiliki bisnis baru yang awalnya tidak mereka rencanakan. Yang memiliki hobi menjahit contohnya, mulai tertarik membuat aneka masker kain berbagai motif.

Begitu pula ibu-ibu lain yang selama ini berkreasi di dapur hanya sebagai rutinitas, kemudian mulai percaya diri mempromosikan hasil olahan kulinernya sebagai produk komersial yang diperjualbelikan. Awalnya hanya sebagai pengisi waktu luang, siapa sangka akhirnya keterusan dan menjadi pemasukan. Ini bukti bahwa peluang dapat tercipta dari hal yang sederhana.

4. Jadilah Kreatif

Mungkin ada di antara kita yang merasa sama sekali tidak kreatif dan sering kehabisan ide. Kamu tak sendiri karena saya pun kerap mengalami hal ini. Seandainya teman-teman tahu bahwa Prof. Margaret Borden dari University of Sussex telah melakukan riset tentang kreativitas selama lebih dari 30 tahun lamanya. Ia sampai pada kesimpulan bahwa kreativitas merupakan dasar kecerdasan manusia secara umum.

Kecerdasan ini tidak berhubungan dengan seni atau musik, tetapi tentang bagaimana otak kita mencari jalan keluar setiap kali ada masalah yang harus diselesaikan. Dengan mengamati kondisi sekitar, bukan tidak mungkin ide-ide baru akan bermunculan di kepala. Seandainya tak memiliki ide baru pun, sebenarnya sah-sah saja menyontek ide kompetitor, asalkan tetap disesuaikan dengan karakter dan keunikan masing-masing pelaku bisnis. Jadi, tetap saja harus ada kreativitas dari diri kita sendiri.

5. Lakukan Kolaborasi

Contoh poin nomor lima ini seperti yang saya ceritakan di awal tulisan tadi, tentang seorang sahabat yang melakukan kolaborasi dengan teman-teman sesama pelaku UMKM. Mereka mengadakan pameran produk antarkomunitas secara online sehingga memudahkan konsumen mencari aneka produk yang dibutuhkan dalam satu wadah saja.

Ini juga dapat membuka peluang pasar yang baru dengan adanya daya jangkau konsumen yang lebih heterogen dari sebelumnya. Yup, betapa sinergi dan kolaborasi sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi saat ini.

Berkaca dari poin-poin di atas, pelaku UMKM mau tak mau harus mulai beralih ke bisnis digital jika tak ingin bisnisnya terpuruk di masa pandemi. Yang tadinya tak terpikir untuk membuat etalase produk dalam bentuk website misalnya, sekarang harus mulai dilakukan agar produk dapat menjangkau wilayah penjualan yang lebih luas.

ASUS Chromebook Flip C434, Apa sih Kelebihannya?

Senada dengan yang disampaikan oleh Bapak Victor Asih dalam webinar tersebut, ASUS sebagai produsen perangkat teknologi informasi juga tak ketinggalan mengeluarkan produk kreatif yang dibutuhkan dan sesuai dengan kondisi pandemi virus Corona yang sekarang masih berlangsung. Penjelasan tentang produk ASUS Chromebook Flip C434 dalam webinar ini disampaikan oleh Rifan Fernando, Commercial FAE dari ASUS Indonesia.

pandemi virus corona asus chromebook
Sumber gambar: ASUS

Laptop ASUS Chromebook Flip C434 dengan beberapa fitur menarik yang tampak elegan, simpel dan ringkas, sangat sesuai digunakan oleh para pelaku UMKM yang umumnya ibu rumah tangga, maupun para pebisnis digital yang membutuhkan perangkat teknologi untuk membantu melebarkan bidang usahanya.

Bloger seperti saya pun sejatinya termasuk pebisnis digital karena menjual produk dalam bentuk tulisan yang informatif sehingga dipercaya oleh pembeli-dalam hal ini adalah klien-untuk dapat bekerja sama secara berkesinambungan. Pastinya, saya juga membutuhkan perangkat teknologi yang nyaman dan sesuai dengan mobilitas sebagai pebisnis online di era digital.

Apa yang membuat  ASUS Chromebook Flip C434 ini menarik sehingga patut diperjuangkan sebagai hak milik kita? Pengen dong ya punya laptop ini pastinya. 😀

pandemi virus corona asus chromebook
Spesifikasi produk ASUS Chromebook Flip C434. (Sumber data: ASUS.com)

1. Stylish, ringkas, spesifikasi kuat

Sudah bukan rahasia lagi bahwa stylish menjadi salah satu syarat untuk para pengguna gadget memilih produk yang ingin mereka gunakan. Stylish di sini dimunculkan oleh ASUS dalam bentuk desain elegan dari badan laptop yang keseluruhannya terbuat dari metal, bukan plastik seperti produk lainnya. Ringkas dan memiliki spesifikasi kuat juga merupakan salah satu ciri khas ASUS dalam peluncuran produk-produknya yang bisa kita lihat di penjelasan berikutnya.

pandemi virus corona asus chromebook
Badan laptop yang terbuat dari metal membuat tampilan menjadi elegan. (Sumber gambar: ASUS)

2. Layar NanoEdge 14-sisi empat-sisi baru dengan bezel ultrasim

Tebal tipisnya bezel atau bingkai bagian luar dari sebuah gadget merupakan hal yang juga menjadi perhatian. Dengan ukuran bezel yang tipis atau tanpa bezel sama sekali, tentunya pengguna dapat memaksimalkan pandangan di layar monitor secara lebih luas. 

ASUS Chromebook Flip C434 dengan layar NanoEdge yang lebar memiliki ukuran bezel sangat tipis (ultraslim) 5 milimeter dan lapisan anti-silau (matte), serta rasio layar ke tubuh sebesar 87 persen. Ini menghasilkan pengalaman visual kita lebih mendalam saat menangkap tampilan gambar di layar monitor. Rasio layar ke tubuh di sini merupakan ukuran seberapa besar permukaan layar mewakili seluruh tampilan dalam perangkat tersebut.

pandemi virus corona asus chromebook
Bezel tipis memungkinkan pandangan pada layar menjadi lebih luas. (Sumber gambar: ASUS)

3. Engsel ErgoLift yang dapat diputar 360 derajat untuk kenyamanan penggunaan

Teknologi engsel 360 derajat ErgoLift ini unik sekali karena dapat menahan layar dengan aman dari sudut mana pun, dan layar monitor juga dapat diputar sehingga pengguna dapat memilih posisi yang nyaman saat menggunakan.

Wow, makin mupeng pakai laptop ini jadinya.

pandemi virus corona asus chromebook
Dengan engsel 360 derajat ErgoLift yang membuat layar dapat dibalik dengan posisi keyboard tertutup di bagian bawah. (Sumber gambar: ASUS)

4. Ramping dan tipis dengan berat yang ringan

Layar monitor pada ASUS Chromebook Flip C434 ini berukuran 14 inci, tetapi tampilannya sangat ringkas, bak monitor 13 inci.
Tampilan perangkat juga sangat ramping dan tipis, lo, dengan ketebalan hanya 15,7 milimeter dan berat 1,45 kilogram. Laptop ini termasuk ringan dibandingkan beberapa produk sejenis dengan resolusi tangkapan layar yang sama. Produk laptop yang ringan dan tipis pastinya sangat sesuai untuk pebisnis perempuan seperti kita agar bisa dibawa ke mana-mana.

Saya sendiri pernah punya pengalaman malas bawa laptop karena merasa berat. Saat itu saya harus bertemu dengan seorang perempuan pebisnis UMKM inspiratif yang menjadi pengepul rajungan di Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Beliau dianggap inspiratif karena berhasil memberdayakan perempuan lain dan memfasilitasi para nelayan di desanya melalui usahanya. Terpaksa, saya yang tidak membawa laptop, harus meminjam laptop teman lain yang berada di lokasi acara yang sama.

Bisa dibayangkan, enggak banget ‘kan ya kalau pakai acara pinjam-meminjam laptop orang? Itulah mengapa produk ASUS Chromebook Flip C434 yang ramping ini menjadi salah satu produk impian saya.

pandemi virus corona asus chromebook
Bayangkan kalau kamu yang menggunakan produk ini. (Sumber gambar: ASUS)

5. Hemat daya pada baterai dengan RAM up to 8 GB dan storage up to 128 GB

Baterai pada ASUS Chromebook Flip C434 ini dirancang sedemikian rupa agar hemat daya dan tahan hingga penggunaan 10 jam untuk sekali pengisian. Sangat sesuai untuk penggunaan dengan mobilitas tinggi tanpa harus khawatir kehabisan daya.

Kapasitas RAM yang besar (lebih dari 8 GB) juga mencegah terjadinya hang pada laptop saat pengguna melakukan multitasking sekaligus. Ditunjang pula dengan ruang penyimpanan pada perangkat (storage) lebih dari 128 GB untuk kapasitas simpan dokumen dan file yang lebih besar.

pandemi virus corona asus chromebook
Bekerja di mana pun menjadi lebih nyaman dengan daya tahan baterai yang lebih dari 10 jam. (Sumber gambar: ASUS)

6. Menggunakan prosesor Intel terbaru dan sistem operasi Chrome OS

Prosesor merupakan hal yang sangat penting dipertimbangkan sebelum memilih laptop yang akan digunakan, Ibarat otak, tugas prosesor adalah meneruskan perintah dari pengguna kepada perangkat keras lainnya.

ASUS Chromebook Flip C434 menggunakan prosesor Intel terbaru untuk ketahanan luar biasa saat melakukan beberapa aktivitas sekaligus, seperti mengetik sambil mendengarkan musik, atau mengedit video.

Oya, untuk kamu ketahui, sistem operasi yang digunakan pada laptop ini adalah Chrome OS, yang selangkah lebih maju daripada sistem operasi Windows dan MacOS.

Bedanya apa, sih?

Yup, sistem operasi Chrome OS ini adalah sistem yang berbasis pada Linux dan dikembangkan oleh Google. Jadi, sistem ini sangat sesuai untuk pengguna internet karena lebih kebal dengan virus, terhubung dengan seluruh produk Google, dan waktu yang dibutuhkan untuk booting (proses loading saat menyalakan komputer pertama kali) bisa lebih cepat.

pandemi virus corona asus chromebook
Prosesor Intel terbaru memudahkan pengerjaan banyak tugas dalam satu waktu secara nyaman. (Sumber gambar: ASUS)

7. Menggunakan USB 3.1 Gen 1 Type-C untuk konektivitas

ASUS Chromebook Flip C434 dilengkapi dengan dua port USB 3.1 Gen 1 Type-C yang akan membantu pengisian daya baterai pada laptop dan membantu terhubungnya laptop ke perangkat lain secara fleksibel karena pemasangan kepala kabel USB yang dapat dibolak-balik (reversible). Terdapat pula tambahan port USB 3.1 tipe standar dan slot microSD untuk membantu dalam penyimpanan tambahan,

pandemi virus corona asus chromebook
Sumber gambar: ASUS

8. Koneksi Wi-Fi stabil karena menggunakan Wi-Fi 5 (802.11ac)

Koneksi Wi-Fi 5 ini menjadikan sinyal lebih kuat dengan kecepatan transmisi data lebih dari 867 Mbps, dan tidak terganggu dengan perangkat lain yang bekerja pada frekuensi sejenis. Lebih cepat 6x lipat daripada Wi-Fi 4.

pandemi virus corona asus chromebook
Sumber gambar: ASUS


9. Audio yang dihasilkan lebih jelas dan powerfull

Siapa yang hobi nonton film Korea atau mendengarkan musik di sela-sela menyelesaikan pekerjaan menggunakan laptop? Nah, ASUS Chromebook Flip C434 ini menghadirkan audio kece dengan dua speaker stereo khusus berkualitas tinggi.

Ruang resonansinya yang ekstra besar juga menghasilkan efek suara yang bagus agar pengguna dapat rileks sejenak saat sedang menggunakannya. Kalau sudah begini, bekerja sambil refreshing bukan lagi sekadar impian.

pandemi virus corona asus chromebook
Bekerja sambil refreshing bukan lagi impian. (Sumber gambar: ASUS)

10. Keyboard yang nyaman

Keyboard yang terdapat dalam produk ini didesain sedemikian rupa sehingga membuat penggunanya merasa nyaman. Antara lain dengan adanya backlit, yaitu lampu pada keyboard yang memudahkan pengetikan dalam kondisi cahaya gelap atau temaram.

Keyboard pada ASUS Chromebook Flip C434 ini juga berbeda dengan yang lain karena tidak terdapat tombol F di bagian atas, melainkan langsung tombol Refresh, Back, dll. Touchpad-nya juga lebar, lo, sehingga memungkinkan jari-jemari kita mengetik dengan nyaman.

pandemi virus corona asus chromebook
Sumber gambar: ASUS


11. Terdapat layanan Google Assistant

Untuk membantu efektivitas dalam menyelesaikan pekerjaan, ASUS Chromebook Flip C434 tak ketinggalan dilengkapi juga dengan Google Assistant. Kita bisa mendengarkan musik, mengirim e-mail, menemukan dokumen, hanya dengan mengatakan, “Hai, Google”, tanpa berpindah layar. Google Assistant akan segera merespons apa yang kita inginkan.

pandemi virus corona asus chromebook
Sumber gambar: ASUS

12. Dibuat lengkap dengan fitur keamanan bagi pengguna

ASUS Chromebook Flip C434 dengan tagline-nya, The Best Just Got Better, hanya memberikan yang terbaik dari yang terbaik bagi para penggunanya. Adanya proteksi anti-virus dan pembaruan otomatis membuat keamanan data pribadi dalam bentuk dokumen maupun foto lebih terjamin dan perangkat selalu up to date. Jaminan keamanan ini rasanya sangat sesuai dengan yang dibanderol untuk produk ini, yaitu sekitar 11 juta rupiah. Worth it lah, ya.

pandemi virus corona asus chromebook
The Best Just Got Better. (Sumber gambar: ASUS)

Kesimpulan

Laptop ASUS Chromebook Flip C434 dengan segala kelebihan dan keunikannya yang ringkas, ramping, dan elegan, sangat direkomendasikan untuk para pelaku bisnis digital dan pemilik UMKM yang mau tidak mau harus lebih banyak bekerja secara online di masa pandemi. Terutama untuk kita kaum perempuan, yang suka malas membawa barang berat ke mana-mana, produk ini bisa banget menjadi solusi.

Oya, satu lagi. Kalau teman-teman terbiasa menggunakan segala sesuatu yang berhubungan dengan Google, seperti Gmail, drive Google, atau spreedsheet, maka produk gadget dengan sistem operasi Chrome OS ini adalah pasangan yang tepat karena saling berintegrasi dengan semua produk Google.

Nah, siap menjadikan masa pandemi virus Corona sebagai tantangan dan peluang, bukan sekadar ujian, seperti ASUS yang telah menghadirkan rangkaian produk baru di masa pandemi ini? Bismillah ya, kita ikhtiar sama-sama dengan doa dan keyakinan. Tetap semangat semuanya!

Referensi

https://nasional.kontan.co.id/news/umkm-dapat-bantuan-rp-24-juta-simak-pengertian-dan-kriterianya

https://www.asus.com/About-ASUS-History/

https://www.asus.com/id/2-in-1-PCs/ASUS-Chromebook-Flip-C434TA/Features/

https://ind.4meahc.com/what-is-bezel-what-does-bezel-less-mean-11298

https://www.asus.com/id/support/FAQ/1038282/

https://www.ubergizmo.com/what-is/display-to-body-ratio/

http://synapticpotential(dot)com/creativity/creativity/

https://www.thebalancecareers(dot)com/what-are-soft-skills-2060852

https://indoworx(dot)com/perbedaan-prosesor-core-i3-i5-dan-i7/

https://id.wikipedia.org/wiki/Chrome_OS

https://murdockcruz(dot)com/2017/05/31/antara-windows-chrome-os-dan-macos-mana-yang-memiliki-keamanan-terbaik/#.X-uCJjgzbDc

https://www.digitaltrends.com/computing/windows-vs-mac-vs-chrome-os-best-operating-system/

Manfaat Buah Durian untuk Kesehatan, Sungguh di Luar Dugaan

Setiap musim durian tiba, saya cuma bisa geleng-geleng kepala melihat cara para penggemar buah ini menyantap buahnya. Rasanya kok nikmaaattt sekali, ya? Maklum, saya enggak pernah suka buah ini. *hiksss. Sejak kecil, saya hanya suka dengan aromanya. Kadang dalam bentuk permen, atau sebagai esens aroma untuk kue kering yang dibuat oleh Ibu. Sampai pada akhirnya, saya menemukan potongan artikel tentang manfaat buah durian di salah satu surat kabar.

manfaat buah durian
Manfaat buah durian ternyata luar biasa bagi tubuh kita. (Sumber: Pexels.com/TomFisk)

Buah durian yang memiliki nama latin Durio zibethinus ini merupakan buah yang berasal dari Asia Tenggara dan sering disebut dengan King of Fruit, alias rajanya buah. Di Indonesia sendiri, daerah penghasil durian terbesar ada di Pulau Kalimantan.

Dengan ciri khas kulit yang berduri, daging bertekstur krim, serta aroma yang menyengat, buah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Buah durian juga memiliki kandungan nutrisi berupa vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Kamu kepo enggak, apa saja manfaat buah durian untuk kesehatan? Yuk, kita baca bareng-bareng, ya!

1. Melancarkan Pencernaan

Manfaat buah durian yang pertama adalah melancarkan pencernaan. Durian mengandung serat yang tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit dan meningkatkan kekuatan pencernaan. Wah, bagus dong untuk kamu yang sehari-hari kurang serat.

Selain itu, durian juga mengandung thiamin dan niasin yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan. Berarti saya seharusnya mengonsumsi buah ini, dong, agar nafsu makan lebih stabil dan terjaga. Maklum, saya sering lupa kalau sudah tiba waktu makan. Kadang juga merasa cepat kenyang, padahal makanan yang dikonsumsi belum seberapa dan berat badan juga di bawah berat ideal.

2. Mencegah Depresi 

Poin kedua ini jujur, bikin saya tercengang. Manfaat buah durian selanjutnya adalah sebagai anti-depresi alami. Tahukah kamu bahwa durian kaya akan vitamin B-6 yang sangat penting untuk memproduksi serotononin? Serotonin adalah hormon yang berperan dalam memunculkan rasa bahagia dan mencegah depresi. Kadar serotonin yang rendah tentunya bisa memicu depresi. Nah, dengan mengonsumsi buah durian, kadar serotonin dalam tubuh kita akan meningkat sehingga dapat mengatasi depresi. 

Selain itu, buah durian juga mengandung triptofan, yaitu asam amino yang dibutuhkan dalam pertumbuhan. Saat triptofan memasuki otak, akan dikonversi menjadi serotonin yang dapat memacu perasaan relaksasi dan kebahagiaan. Kelebihan serotonin ini kemudian akan dilepas dalam bentuk hormon melatonin ke dalam aliran darah yang bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks. Luar biasa, bukan?

3. Menguatkan Tulang

Manfaat buah durian lainnya yang tidak pernah saya duga adalah untuk menguatkan tulang. Hal ini disebabkan buah durian kaya akan kandungan kalsium, kalium, dan vitamin B. Semua kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang. Kamu pasti tahu bahwa kalsium sangat penting untuk perkembangan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tulang. 

Menurut penelitian, mereka yang kurang mengonsumsi kalsium sebelum usia 20-25 tahun akan memiliki risiko jauh lebih tinggi terkena osteoporosis (kerapuhan tulang) di kemudian hari.

4. Sumber Energi

Tahukah kamu bahwa dalam setiap 100 gram buah durian terkandung sekitar 21 persen kebutuhan karbohidrat harian yang kita perlukan? Buah durian ini kaya akan sumber karbohidrat sehingga dapat membantu mengisi kembali tingkat energi dalam tubuh.

Karbohidrat sendiri sangat bemanfaat sebagai sumber energi untuk aktivitas sehari-hari, termasuk olahraga, sehingga durian sangat cocok dijadikan camilan sebelum berolahraga. Dengan mengonsumsi buah durian, kamu akan lebih kuat selama melakukan aktivitas menyehatkan ini.

5. Mencegah Penuaan Dini

Waduh, kalau manfaat buah durian yang satu ini perlu banget diketahui, terutama oleh kaum wanita. 😀 Yup, seperti buah nangka, ternyata buah durian juga kaya akan vitamin C. Sudah tahu ‘kan bahwa vitamin C merupakan sumber antioksidan dan sangat efektif untuk membantu menjaga tingkat stres oksidatif yang ditimbulkan akibat radikal bebas. Jadi, semakin rendah tingkat stres oksidatif, semakin lambat pula terjadi proses penuaan. Masih nolak nih, makan durian? 🙁

6. Membuat Gula Darah Menjadi Stabil

Manfaat buah durian yang terakhir ini juga enggak kalah penting, Guys, yaitu menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh. Buah durian ini memiliki indeks glikemik (Glycemic Index = GI) yang lebih rendah dibandingkan buah tropis lainnya. Jadi, semakin kecil angka indeks glikemik, makin sedikit pula dampak makanan tersebut terhadap kondisi gula darah.

Selain itu, durian juga mengandung mangan yang cukup untuk membantu pengaturan serta pemeliharaan kadar gula di dalam tubuh kita. 

Daging buah durian ini dapat dikonsumsi secara langsung maupun dicampur dalam variasi kuliner lainnya, seperti cake durian, kue kering, es teler, dll. untuk mendapatkan manfaatnya. (Sumber: Pixabay.com/SpencerWing)

Sungguh di luar dugaan saya, ternyata manfaat buah durian untuk kesehatan sangat banyak, ya? Kalau sudah begini, masihkah saya kukuh enggak mau makan buah ini? wkwkwkwk …. Hemmm, harus dicoba sedikit-sedikit nih pastinya. Berawal dari es durian aja dulu deh untuk membiasakan, baru perlahan beralih ke buahnya. 😀

Kamu sendiri tim apa, nih? Baru belajar makan buah durian seperti saya, atau sebaliknya, tim fanatik durian yang kalau makan durian juga sambil dicampur nasi? Heheheee …. Apa pun itu, semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Baca Juga

Vaksin Virus Corona Moderna, Ketahui Efektivitas dan Efek Sampingnya

Saya mengembuskan napas dan membuka mata perlahan. Tidak terasa, sudah memasuki hari ke-70 rutinitas meditasi ini saya lakukan. Yup, saya memang masih belajar. Namun, sungguh di luar dugaan, aktivitas sederhana ini mampu membuat pikiran lebih tenang, terutama di masa pandemi yang tak berkesudahan. Lo, bukannya sudah ada vaksin virus Corona, ya? Kenapa harus khawatir? Pasti pada bilang gitu, kan? 😀

Teman-teman tahu enggak, beberapa hari ini saya menemukan artikel mengenai hubungan antara pandemi virus Corona dengan delirium. Apakah itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), delirium adalah kondisi gangguan mental yang ditandai dengan adanya halusinasi, ketegangan otak, atau kelelahan fisik. Tanda-tanda ini mulai banyak ditemukan pada pasien Corona, terutama mereka yang telah berusia lanjut. (Sumber: Kompas.com 12/12/2020)

Ngeri-ngeri sedap enggak, sih, dengar berita seperti ini?

vaksin virus corona
Menjaga kesehatan mental adalah salah satu upaya pencegahan terpapar virus Corona. (Sumber gambar: Pexels.com/cottonbro)

Masa pandemi yang telah berlangsung selama 9 bulan ini saja sudah cukup membuat banyak masyarakat di berbagai belahan dunia nyaris depresi karena tak bisa bebas pergi ke mana-mana seperti dulu. Apalagi ditambah kondisi kesehatan mental akut seperti delirium tadi, siapa yang mau? Jadi, enggak heran kalau saya tetap rutin melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti di bawah ini:

1. Menjaga protokol kesehatan 3M 

Seperti yang dianjurkan oleh pemerintah, 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan) selalu saya terapkan dalam aktivitas sehari-hari.

2. Menjaga kondisi fisik tetap fit

Olahraga sederhana seperti jalan kaki dan menjaga asupan nutrisi menjadi pilihan saya untuk poin nomor 2 ini, meskipun jujur, ritme mengonsumsi makanan sering kelupaan dan cenderung belum teratur. *hadehh, jangan ditiru, ya 🙁

3. Menjaga kondisi psikis dan pikiran agar tetap sehat dan bahagia

Hemmm… nomor 3 ini enggak gampang, Guys! Pengen makan HP aja rasanya, wkwkwk. Eh, sebentar … enggak gampang bukan berarti enggak bisa, ya! Selain makin rajin berdoa dan bersedekah untuk menolak musibah, saya mulai belajar meditasi sederhana seperti yang saya tulis di awal paragraf tadi. Berdiam diri sejenak selama 10-15 menit sambil memfokuskan pikiran pada napas yang masuk dan keluar dari hidung ternyata sangat efektif, lo, untuk menstabilkan emosi, memperkuat rasa syukur, dan membantu penyembuhan berbagai macam penyakit. Enggak percaya? Enggak apa-apa, tapi kamu harus coba. 😀 Meditasi itu semacam tafakur alias berdiam diri sejenak untuk introspeksi, mengingat Allah, dan merilekskan pikiran serta anggota tubuh.

4. Berkonsultasi pada dokter apabila dirasa ada keluhan

Sudah melakukan poin nomor 1 sampai 3, tetapi kondisi tubuh tetap gelisah dan tidak nyaman? Ada baiknya kamu segera konsultasi ke dokter terdekat. Duh, lagi pandemi gini males banget pergi ke dokter. Ada yang berpikir begitu?

HaloDoc, Solusi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Teman-teman sudah punya aplikasi HaloDoc?

Sekadar info, aplikasi ini didirikan pada tahun 2016 lalu di bawah naungan perusahaan kesehatan MHealth Tech yang telah banyak membantu masyarakat (pasien) mendapat akses layanan kesehatan secara mudah melalui HP. 

vaksin virus corona
Aplikasi HaloDoc memudahkan pasien terhubung dengan layanan kesehatan di mana pun berada. (Sumber gambar: Halodoc.com)

Beberapa fitur yang tersedia dalam aplikasi HaloDoc antara lain:

1. Chat Dokter 

Ada lebih dari 16.000 dokter dari seluruh Indonesia yang siap menerima keluhanmu melalui fitur ini.

2. Buat Janji dengan Dokter

Jika dirasa keluhan kita membutuhkan tindakan lebih lanjut, tentunya diperlukan pemeriksaan langsung secara tatap muka oleh dokter. Enggak usah khawatir, bahkan untuk bikin janji dengan dokter pun dapat kamu lakukan secara online melalui aplikasi ini, tanpa perlu antre. Sangat membantu pastinya, ya!

3. Beli Obat

Pembelian obat-obatan dan vitamin yang tersedia di apotek juga dapat dilakukan melalui HaloDoc, tanpa harus datang langsung ke apotek. Obat akan diantar ke rumah dalam kondisi rapi oleh kurir yang bekerja sama dengan HaloDoc.

4. Informasi Kesehatan Terkini

Untuk kamu yang hobi membaca aneka tips dan artikel kesehatan, HaloDoc juga punya kanal khusus yang menyajikan informasi seputar kesehatan terkini. Pastinya, artikel di sini bebas hoaks, lo, karena ditinjau oleh dokter dan tim redaksional yang kompeten.

Sampai di sini, menurut teman-teman, ada lagikah tindakan pencegahan Corona yang efektif dilakukan selain beberapa hal di atas? Vaksin virus Corona mungkin bisa menjadi jawabannya, ya.

Vaksin Virus Corona Moderna, Salah Satu Tindakan Pencegahan yang Efektif

“Vaksin Corona telah tiba di Indonesia.” Judul berita ini mulai menjadi perbincangan hangat dan sering saya lihat di berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun media online. Banyak pertanyaan terkait vaksin virus Corona ini, mulai dari diberikan kepada siapa saja, harganya berapa, apakah diberikan secara gratis ataukah harus mengeluarkan biaya, sampai kepada efek samping yang ditimbulkan.

Untuk kamu ketahui, ada enam jenis vaksin virus Corona yang ditetapkan penggunaannya di Indonesia oleh pemerintah, yaitu:

  1. Vaksin dari Bio Farma

2. Vaksin Astra Zeneca

3. Vaksin Sinopharm

4. Vaksin Moderna

5. Vaksin Pfizer Inc and BioNTech

6. Vaksin Sinovac

Meski demikian, pemberian vaksin virus Corona baru bisa dilakukan apabila sudah ada izin edar atau persetujuan penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Jadi, menurut saya, sekarang hilangkan dulu deh semua pertanyaan dan kekhawatiran yang mendera di kepala. 🙂

vaksin virus corona
Moderna, salah satu vaksin virus Corona produksi Moderna Inc, Amerika. (Sumber gambar: Usatoday.com)

Di antara enam daftar vaksin virus Corona di atas, vaksin Moderna merupakan salah satu vaksin yang diklaim memiliki efektivitas 94,5 persen. Vaksin ini diproduksi oleh perusahaan bioteknologi Amerika, Moderna Inc dan direncanakan akan mendapatkan izin resmi penggunaan di Amerika dalam beberapa hari mendatang.

Wow, dengan efektivitas 94,5 persen itu adakah efek samping yang ditimbulkan?

Dari beberapa sumber referensi yang saya baca, efek samping yang dapat terjadi antara lain nyeri pada bagian yang disuntik, sakit kepala, ruam kemerahan pada area penyuntikan, hingga rasa lelah pada sekujur tubuh.

Ngeri enggak sih menurut kamu? 😀

Eitsss… nanti dulu. Pihak Moderna Inc meyakinkan bahwa efek samping yang ditimbulkan ini bersifat ringan karena akan segera membaik dalam waktu kurang dari 12 jam. Kalau saya ingat-ingat, hampir setiap proses vaksinasi yang dilakukan, entah itu vaksin virus Corona atau bukan, biasanya memang terjadi efek yang berbeda pada setiap orang bukan? Saya sendiri pernah mengalami efek pegal dan sedikit kram pada lengan setelah melakukan vaksinasi Meningitis sekitar 2 tahun lalu, tetapi tidak sampai 12 jam, kondisi lengan segera membaik kembali.

Nah, setelah membaca tulisan ini, apakah kamu masih tetap khawatir dengan efek samping vaksin virus Corona ini? Mungkin teman-teman bisa sharing di kolom komentar apa harapan dan keinginan dengan hadirnya proses vaksinasi ini? Satu doa dan harapan dari saya, semoga kita semua selalu sehat, ya! Aamiin.

Baca Juga

Manfaat Nangka Matang yang Tak Terduga, Nomor 2 Bikin Wanita Bahagia

Siapa lagi yang mau dikasih nangka ini, ya? pikir saya.

manfaat nangka matang
Nangka hasil kebun belakang ini teksturnya padat dan kesat.

Dua gelondong nangka besar tergeletak tak berdaya di depan saya …. Yang satu masih agak mentah, satu lagi sudah berwarna kuning tua agak gelap, menandakan kalau itu adalah buah nangka matang yang sudah siap disantap dan dirasakan manfaatnya.

“Kita ini harusnya bersyukur. Apa-apa tinggal makan, enggak usah beli. Orang lain mau makan nangka aja harus beli,” kata ibu saya sambil memindahkan beberapa buah nangka yang sudah dibelah dari kulitnya ke dalam wadah plastik untuk dimasukkan kulkas.

Hihiiiii … benar juga kata beliau. Saya yang dianugerahi banyak nangka begini dari hasil kebun belakang rumah malah enggak terlalu suka makan buah beraroma wangi ini. Apalagi kalau sudah jadi nangka matang yang agak lembek dan terlalu manis. Padahal jenis nangka di kebun belakang ini termasuk bagus lo kualitasnya, kesat dan tetap kencang meski dalam keadaan matang pohon. Tidak seperti nangka lain yang dijual di pasaran.

“Enakkk banget, manis. Langsung habis kami makan sekeluarga, sekalian dibuat puding,” kata seorang teman yang beberapa kali sering saya kasih nangka ini.

“Wah, sudah langsung kumakan sama keponakan, Bun. Enggak sempat bikin es buah segala,” kata teman lainnya yang juga sempat mencicipi.

Duhhh, apa cuma saya dan anak saya Lubna yang enggak doyan nangka, ya? Hemmm …. Kalau Lubna, sih, hampir semua buah memang dia enggak suka. Maunya cuma jeruk, stroberi, dan jambu biji. Itu pun harus dijus, enggak mau dimakan langsung. Rempong juga punya anak enggak doyan buah utuh, ya?

Sebenarnya saya enggak anti banget kok, sama nangka. Dulu pernah saya blender nangkanya karena lagi panen juga dan banyak yang matang, terus dibikin jadi puding nangka halus. Cuma, yang doyan makan puding begitu ya cuma saya *hiks. Lubna kalau dibikinin puding maunya yang polos aja, tanpa campuran apa pun.

Nah, sekarang kejadian lagi. Pas waktunya berbuah barengan gini jadi lumayan banyak ‘kan? Tetangga dan teman sudah dikasih juga, tetapi masih ada saja nangka yang matang pohon. Supaya enggak keburu busuk, biasanya nangka dipetik dulu dari pohon sebelum matang, lalu disimpan beberapa hari sampai berbau wangi, yang menandakan sudah siap dikonsumsi.

Saya pun akhirnya membuat puding nangka lagi karena enggak suka kalau makan nangka dalam keadaan utuh begitu aja. Yang suka mengonsumsi nangka utuh di rumah memang cuma Ibu seorang. Itu pun juga beliau makan sekadarnya saja.

Kali ini nangka untuk campuran pudingnya enggak saya blender, cuma dipotong kecil-kecil dan dimasak bersama larutan agar-agar dan sedikit susu/krim kental manis. Taraaaa … lumayan cantik ‘kan tampilannya? Besok-besok saya jadi terpikir pengen coba bikin cake atau keripik nangka, ah! *kalau lagi mood pastinya 😀

manfaat nangka matang
Puding nangka buatan sendiri

Lama-kelamaan, saya jadi kepo sendiri akhirnya, apa sih sebenarnya manfaat nangka?

Ibu saya mendapat info dari teman beliau sesama manula bahwa nangka adalah obat yang paling enak untuk mengendalikan laju kenaikan kolesterol. Saya masih belum percaya begitu aja, sih …. Selama ini tahunya nangka itu buah yang mengandung gas dan tidak terlalu direkomendasikan untuk penderita mag seperti saya. Apalagi kalau sudah terlalu matang, saya tambah tidak suka dengan rasa manis berlebihnya.

Kamu kepo juga enggak, sih? Ayo deh, kita ulik bareng-bareng, ya!

Manfaat Nangka yang Tak Terduga

1. Mencegah kanker
 Kenapa saya tulis manfaat nangka yang tak terduga? Yup, karena dilansir dari situs Alo Dokter, manfaat nangka ini bisa untuk pencegahan penyakit kanker. Ke mana aja, ya, saya selama ini, kok baru tahu sekarang? Ternyata buah ini memilik kandungan antioksidan yang tinggi untuk mencegah radikal bebas bersemayam dalam tubuh kita.
.
Zaman sekarang yang namanya radikal bebas itu banyak sumbernya, lo, bukan hanya dari lingkungan sekitar saja. Proses alami dalam tubuh pun bisa menghasilkan sel-sel rusak alias radikal bebas ini. Salah satu pencegahannya adalah dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi kandungan vitamin C dan antioksidan, ya termasuk si kuning manis ini.
2. Menjadikan kulit lebih kenyal dan kencang
Wahh, kalau ini pasti bikin kaum saya tersenyum bahagia. Bisa lumayan ngirit skincare, nih … 😀 Mendadak saya jadi senang nangka kalau begini, ah, wkwkwkwk.
.
Yup, kandungan vitamin C yang tinggi pada buah nangka membuat tubuh kita mampu menghasilkan kolagen yang bermanfaat menjadikan kulit lebih kenyal, kencang, dan mencegah penuaan dini. Kalau kamu masih berpikir untuk cantik butuh biaya mahal, sepertinya harus mencoba konsumsi buah ini secara rutin, ya, karena sebenarnya urusan cantik itu bukan melulu dari luar saja, melainkan juga butuh asupan nutrisi yang cukup dari dalam.
3. Menjaga berat badan
Ini juga biasanya jadi momok kaum wanita, kecuali untuk saya yang justru pengennya naikin berat badan, heheheee ….
.
Tingginya kandungan serat dan protein pada buah nangka membuat siapa pun yang mengonsumsinya merasakan efek kenyang lebih lama. Nah, tentunya ini membuat keinginan makan jadi berkurang dan berat badan cenderung lebih stabil. Cusss ah, berani coba enggak?
4. Mencegah sembelit
Masih berhubungan juga dengan poin nomor 3, kandungan seratnya yang tinggi membuat buah yang manis ini dapat membantu lancarnya proses pencernaan dan mencegah sembelit. Ini hal sederhana yang jarang terpikirkan, tetapi sebenarnya lancarnya proses pencernaan menandakan tubuh kita dalam kondisi sehat.
.
Sudah perhatikan frekuensi BAB-mu selama ini? Kalau belum, yuk mulai perhatikan, ya!
.
5. Mencegah penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular itu apa, sih? Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kardiovaskular artinya berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Jantung dan strok termasuk dalam penyakit kardiovaskular ini. Menurut badan kesehatan dunia WHO, 17,6 juta penduduk mengalami kematian setiap tahunnya akibat penyakit kardiovaskular. Bapak saya rahimahullah adalah salah satu penderita strok yang wafat karena penyumbatan pada pembuluh darah di otak akibat tekanan darah yang tidak stabil.
.
Berarti apa yang disampaikan oleh ibu saya di awal tulisan tadi, bahwa buah nangka adalah salah satu obat paling enak untuk menurunkan kadar kolesterol memang benar adanya. Kandungan serat, antioksidan, dan kalium pada nangka berperan penting dalam mencegah penyumbatan pembuluh darah dan membuat tekanan darah menjadi lebih stabil.
.
Lagi-lagi, saya masih tercengang dengan segudang manfaat nangka (matang) ini. Tiba-tiba, ada sebentuk janji hati yang dibuat sendiri, yaitu ingin memaksa diri untuk menyukai buah nangka lebih dalam lagi. *tsahhh 😀
Oya, sebelum lanjut mengonsumsi nangka, saya jadi bertanya-tanya, apakah semua orang boleh mengonsumsi buah ini, mengingat kandungan gulanya yang tinggi dan termasuk dalam buah yang mengandung gas? Apalagi untuk penderita mag seperti saya?

Yuk, Perhatikan Beberapa Hal Ini Sebelum Mengonsumsi Buah Nangka!

Karena rasanya yang manis, buah nangka memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Semakin matang, semakin tinggi pula kadar gulanya.
.
Penderita diabetes disarankan mengonsumsi hanya 2-3 porsi saja per hari. Begitu juga dengan penderita mag seperti saya yang ternyata harus membatasi kosumsi buah ini. Kandungan gas pada nangka faktanya dapat membuat perut menjadi kembung, dan tingkat keasaman (pH) yang 5,8 dapat memicu naiknya asam lambung.
.
Oh … baiklah, tetapi bukan berarti enggak boleh makan, dong? Makanlah apa saja yang baik bagimu, asal secukupnya, jangan berlebih-lebihan. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah Saw., “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah baginya memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun, jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas.(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
.
Masya Allah. Jelaslah sudah manfaat buah nangka ini. Tak ada sesuatu yang sempurna, bukan? Jika ada kelebihannya, pasti juga ada batasan dan warning-nya. Yang paham kondisi tubuh kita adalah kita sendiri, maka kita pula yang harus tahu batas maksimal saat mengonsumsi sesuatu.
.
Semoga kita semua diberi kesehatan, ya, dan jangan lupa selalu tingkatkan imunitas diri di masa yang masih tetap dikategorikan sebagai masa pandemi ini.

Baca Juga

Review Buku Anak: Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi

“Bagus ini, harusnya buku anak ya kayak gini,” kata ibu saya menimpali, sembari membuka lembar demi lembar buku cerita bergambar yang baru datang diantar Mas Kurir ke rumah.

Review buku anak
Kover buku anak Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi. Lucu ‘kan?

Yup, buku anak berjudul Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi ini memang sangat menarik. Warna kover dan halaman isinya yang full colour, ukuran buku yang lebih besar daripada buku cetak pada umumnya, ditambah penggunaan paper art untuk isinya, membuat buku ini layak dimiliki.

Ai Qurotul Ain, seorang penulis asal Karawang, Jawa Barat, yang menulis buku anak ini adalah sahabat yang saya kenal di salah satu komunitas online. Sebelum menulis buku, seingat saya Mbak Ai pernah menjadi kontributor di media online Estrilook di mana saat itu saya adalah editornya. Dari sanalah awal mula saya mengenal sosok Mbak Ai, meski belum sekali pun kami bertatap muka karena jarak yang memisahkan.

Seiring berjalannya waktu, Mbak Ai mulai aktif di banyak komunitas menulis dan meninggalkan jejak coretannya menjadi lembaran buku. Fabel Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi ini adalah buku ketiganya. Bertambahlah kekaguman saya kepadanya karena saya sendiri belum melahirkan buku solo, malah keasyikan menyimpan rancangan naskah di tumpukan file. *haduhhh, tutup muka wkwkwkwk

Keseriusan Mbak Ai di dunia kepenulisan membuatnya semakin matang dan tak henti menghasilkan karya. Kalau yang saya baca di halaman Kata Pengantar, salah satu motivasi terbesar seorang Ai Qurotul Ain menulis buku adalah untuk menunaikan janji kepada dua orang jagoan hatinya agar mereka dapat membaca tulisan mamanya sebagai kenangan di masa depan. Masya Allah … benarlah ungkapan bahwa buku adalah warisan yang sangat berharga bagi generasi penerus kita kelak.

Baiklah, enggak perlu terlalu banyak pidato pembuka lagi, yaa … langsung kita bedah aja, yukkk, spesifikasi buku anak bergambar ini.

Review buku anak
Halaman daftar isi buku anak Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi

Judul: Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi
Penerbit:
Dandelion Publisher
Cetakan pertama:
Juli 2020
Jumlah halaman:
85 halaman
Ukuran buku:
15 x 23 cm
ISBN:
978-623-7803-54-6
Harga normal: Rp. 110.000,-

Ada 19 cerita menarik tentang ragam dunia hewan, lengkap dengan sisipan nilai moral yang dapat diajarkan kepada anak-anak. Ibaratnya, dengan membaca buku ini, anak kita sebenarnya sudah belajar memilah mana perilaku yang baik dan harus ditiru, mana yang tidak. Tahu sendiri ‘kan bahwa anak-anak lebih suka dan nyaman belajar sesuatu yang baru melalui media yang penuh gambar dan warna?

Jadi, ketika Mbak Ai menawari anak saya Lubna untuk memberikan testimoni alias endorsemen, Lubna tentu saja sangat bahagia dan langsung bersemangat membaca isi ceritanya hanya dalam waktu singkat. Pas banget, kalimatnya juga mudah sekali dimengerti sehingga untuk anak usia batita pun enggak masalah jika dibacakan buku ini.

Kita coba bahas satu per satu mulai dari kovernya, ya!

Kover Buku

Pertama kali melihat kover buku yang berwarna dasar biru gradasi putih, saya langsung tertarik . Eye catching banget! Apalagi ada ilustrasi gambar pelangi berwarna-warni serta aneka binatang yang sedang bercengkerama di hijaunya rerumputan dan rindangnya pepohonan. Jenis font (huruf) yang digunakan pada judul Serba Serbi Cerita Negeri Pelangi pun menurut saya sangat sesuai dengan karakter anak-anak, karena berbentuk bulat, imajinatif, dan jelas terbaca.

Halaman Endorsemen (Testimoni)

Ada delapan orang anak yang diberikan kesempatan menuliskan kesan-kesannya setelah membaca buku ini, lengkap dengan foto mereka, termasuk Lubna. 😀 Ahhh … terima kasih ya, Mbak Ai, atas kesempatannya. Lubna senangggg banget bisa endorse buku ini, apalagi fotonya dipajang di barisan pertama paling atas, heheeeheee …. Maklummm, tipikal anak sanguine memang begitu, sukanya narsis. 😀

Review buku anak
Halaman testimoni

Menurut saya, lembar endorsemen ini menjadi bagian yang menarik dalam sebuah buku, termasuk buku cerita anak. Para pemberi testimoni yang berasal dari latar belakang usia dan sekolah yang berbeda bebas menuliskan kesan dan pesan mereka setelah membaca buku ini.

Untuk calon pembaca yang segmentasinya memang anak-anak di bawah usia 12 tahun, membaca halaman endorsemen yang menarik saja sudah bisa membuat mereka kepo dan tertarik untuk segera membuka lembar demi lembar cerita berikutnya, lo. Jadi enggak salah memang kalau halaman ini dibuat semenarik mungkin. Apalagi lengkap dengan foto-foto pembaca anak yang memberikan testimoni. Uwwww … bikin enggak sabar deh rasanya pengen baca cerita pertamanya. Ayo kita kemonnnnn! *kata Unyil dalam film boneka Si Unyil (tuh, ketahuan ‘kan umur yang nulis review ini generasi zaman kapan? Zamannya Si Unyil ngehits wkwkwkwk :D)

Isi Buku

Terus, isi bukunya gimana, dong? Apakah juga menarik seperti buku anak lainnya? Okeee, saya kasih fotonya selembar aja, ya.

Review buku anak
Salah satu isi cerita. Menarik sekali layoutnya karena disertai gambar aneka warna.

Tahu enggak, sih? Buku ini menjadi sangat menarik bukan hanya karena ceritanya, melainkan juga karena kertasnya. Yup, kertas yang digunakan bukan HVS biasa lo, tetapi dari jenis paper art yang teksturnya licin dan full colour pula. Mata anak pasti sangat dimanjakan dengan ilustrasi gambar dan warna pada kertas isi bukunya.

Jangankan anak-anak, ibu saya yang usianya sudah 70 tahun saja suka baca bukunya karena begitu dibuka, gambar dan tulisannya langsung jelas terbaca.

Untuk jenis dan ukuran huruf di dalam isi cerita, menurut saya sudah sesuai dengan karakter anak. Hurufnya besar-besar sehingga mudah dibaca. Bentuk hurufnya juga bulat dan tidak formal alias tidak kaku. Pemilihan layout sebuah buku sesuai tema memang sangat menentukan dan tidak dapat diabaikan dalam dunia penerbitan. Menarik tidaknya sebuah buku untuk dibaca juga terkait dengan kover dan layout di dalam bukunya, apalagi untuk kategori buku anak seperti ini.

Oya, salah satu cerita yang menarik untuk dibaca di dalamnya berjudul “Jadilah Diri Sendiri”. Cerita ini mengisahkan si burung gagak yang ingin menjadi hebat seperti burung elang. Sayangnya, gagak tetaplah gagak. Ia akhirnya ditangkap penggembala dan menjadi burung peliharaan di dalam sangkar. Kisah sederhana ini memiliki pesan moral bahwa setiap makhluk harus bersyukur dengan kelebihan yang dimiliki dan jangan tergoda ingin menjadi makhluk lain.

Tak perlu khawatir, rangkaian kalimat yang digunakan penulis di buku ini sangat sederhana dan mudah dicerna oleh anak-anak. Padahal jika belum terbiasa, menulis buku anak sebenarnya memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena harus memosisikan diri kita sama dengan usia mereka, baik dari segi bahasa, penyampaian cerita, dan masih banyak hal lainnya. Hebatnya, Mbak Ai–menurut saya–mampu melakukan itu. Selamat ya, Mbak Ai. You’ve got it!

Nah, pertanyaan selanjutnya, adakah sesuatu yang perlu diberi krisan alias kritik dan saran dari buku ini? Dari tadi ‘kan yang dibahas baiknya terus, ya? Hihihiiiii… Baiklah, kita coba telusuri, yuk!

Kritik dan Saran

Menurut saya, buku ini sebenarnya sudah sangat lengkap untuk ukuran sebuah buku cerita anak. Berhubung kalau review sebuah produk sebaiknya disertai juga dengan kritik dan saran membangun, saya coba membaca lebih detail lagi untuk memberi sedikit masukan.

Ini bukan hal yang pokok sebenarnya untuk buku cerita anak, ya, tetapi sekadar masukan saja, yaitu tentang penulisan kata kau .

Sedikit pemahaman yang pernah saya baca, tidak semua kata kau harus disambung dengan kata sesudahnya. Kata kau hanya bisa disambung dengan kata kerja bentuk dasar, seperti: kauraih, kaukejar, kaubuka, dan sejenisnya. Di luar itu, seperti kalimat “Kaumemang benar”, “Tidak hanya kauseorang …” (halaman 43) sebaiknya ditulis terpisah menjadi “Kau memang benar”, “Tidak hanya kau seorang …”

Berbeda dengan kata ku- yang memang harus melekat dengan kata sesudahnya, kata kau bisa berfungsi sebagai klitik (bentuk yang harus disambung) dan bisa juga dipisah dengan kata sesudahnya sebagai singkatan dari kata engkau (contoh: Usah kau menangis = Usah engkau menangis).

Itu saja sedikit krisan dari saya sesuai apa yang saya pelajari. Kalau diminta memberi nilai dari angka 1 sampai 5 tentang buku anak ini, saya dengan jujur memberi nilai 5 alias sangat direkomendasikan untuk bacaan anak-anak, baik dari segi layout-nya, ceritanya, maupun bahasanya.

Overall, selamat ya, Mbak Ai. Dengar-dengar, PO pertama kemarin ludesssss semua bukunya, ya? Alhamdulillah. Penulisnya sampai enggak punya stok pribadi untuk di rumah, lo. Kerennn, ihhh…

Insya Allah, dalam waktu dekat akan segera dibuka PO berikutnya, nih! Jadi, siap-siap aja, ya, teman-teman yang pengen kasih kejutan untuk buah hati sendiri, atau kasih kado untuk anak sahabat, atau dihadiahkan ke tetangga yang punya anak usia batita dan sekolah dasar juga pastinya manfaat banget.

Untuk pemesanan dan info buku, bisa langsung hubungi Mbak Ai yaa di WA 0811-1135-611 atau follow Instagram-nya @ainqurotulain.

Teruslah membaca untuk kita semua dan jangan lupa, hadirkan selalu semangat literasi untuk generasi masa depan bangsa dan anak-anak kita karena buku adalah jendela dunia dan warisan yang sangat berharga.

Baca Juga

Peluang Penghasilan dari Blog, Bukan Sekadar Isapan Jempol Belaka

Penghasilan dari blog

Mendapat penghasilan dari blog? Jujur, tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Beberapa kali pernah saya tulis di sini bahwa blog ini saya buat tahun 2013 dalam keadaan gaptek dan belum memiliki komputer. Mau bikin dari smatrphone? Ehm, lupakan! Waktu itu saya belum punya smartphone android. Untuk mengunggah foto ke media sosial pun harus saya lakukan dari warnet, Lalu, apakah saya menyerah dan enggak jadi bikin blog? Alhamdulillah, tidak. Saya tetap nekat pergi ke warung internet dan rela menghabiskan waktu berjam-jam demi membuat blog berbasis WordPress ini.

Beberapa teman yang sudah terlebih dahulu berkecimpung dalam dunia blogging menyarankan untuk membuat blog dari platform Blogspot yang kabarnya lebih mudah daripada WordPress. Namun, entah kenapa, saya justru merasa tertantang untuk langsung membuat blog berbasis WordPress.

Waktu itu, tujuan bikin blog sebenarnya hanya untuk memaksimalkan bisnis online yang saya jalani. Sama sekali tidak pernah terpikir untuk mendapatkan penghasilan dari blog seperti seorang bloger profesional. Yup, saya masih terlalu lugu saat itu. 🙂 Perlahan tapi pasti, jalan rezeki menggiring saya menemukan komunitas pertemanan yang membuat ilmu saya tentang optimasi blog bertambah.

Lalu, apa saja yang saya lakukan sehingga blog ini akhirnya bisa menghasikan, meskipun belum seberapa?

Yang Harus Dilakukan agar Mendapat Penghasilan dari Blog ala Saya

Dari survei pada tahun 2017, ada peningkatan jumlah bloger di negara kita. Sekitar 3,8% atau 3 juta orang dari total pengguna internet aktif di Indonesia adalah bloger. Jumlah ini ternyata terus meningkat dibanding tahun 2015 yang cenderung menurun, hanya sekitar 3,5% dari jumlah keseluruhan pengguna internet. (Sumber: Tirto.id)

Nah, dari sini sebenarnya bisa kita lihat, meskipun saat ini mayoritas netizen mungkin lebih suka menjadi kreator konten secara visual daripada menulis di blog, ternyata keberadaan bloger tetap dibutuhkan, terutama dalam hal memasarkan dan mempromosikan produk baru di tengah masyarakat.

Memang, bukan rahasia lagi kalau minat baca di Indonesia masih rendah. Menurut data dari UNESCO pada tahun 2016 saja, minat  baca masyarakat Indonesia masih sekitar 0,001%. Artinya, dari 1000 orang Indonesia, cuma satu orang yang rajin membaca! Padahal, dari segi infrastuktur, peringkat Indonesia bisa dikatakan berada di atas negara-negara Eropa.

Untuk menyiasati ketidaksukaan membaca tulisan yang terlalu panjang, penyampaian informasi di blog sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti misalnya, dalam bentuk infografis atau penyisipan video di antara tulisan. Mereka yang imajinasinya cenderung visual tentu lebih tertarik dengan sisipan beraneka bentuk informasi berupa gambar, tanpa harus kehilangan esensinya. Sampai di sini, peluang penghasilan dari blog tentunya masih sangat tinggi, bukan?

Saya akhirnya memutuskan mulai serius mengisi blog di tahun 2018, lima tahun setelah blog ini saya buat. Beberapa hal awal yang saya lakukan antara lain:

1. Membeli domain dan hosting

Untuk WordPress sendiri, proses membuat blog menjadi ber-TLD (top level domain) memang membutuhkan dana yang lumayan ya daripada Blogspot, hehehee… Kalau Blogspot cukup melakukan pembelian domain sudah bisa menjadi TLD, maka WordPress membutuhkan domain dan hosting sekaligus. Saya yang gaptek, alhamdulillah, memberanikan diri melakukan satu langkah maju dengan mengubah blog ini menjadi TLD agar lebih profesional dan mudah diingat. Pasti akan selalu ada pilihan sekaligus jalan kalau kita ingin maju dan memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi.

2. Melakukan monetisasi AdSense

Setelah kelar proses TLD blog, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan blog ke Google AdSense untuk monetisasi. Jujur, saya tidak berpikir materi dulu sampai di sini. Intinya, saya hanya melakukan proses ATM (amati, tiru, dan modifikasi) semua langkah yang dilakukan oleh para bloger senior.  Saya percaya, hasil pasti mengikuti.

3. Bergabung dengan komunitas penulis dan bloger (meskipun hanya terbatas secara online dulu)

Untuk karakter saya yang cenderung introver dan tidak suka berkumpul, bergabung dengan komunitas secara online adalah suatu keberuntungan. Saya tetap nyaman dan bisa mengoptimalkan diri meski hanya dari rumah. Memiliki teman dari berbagai daerah, rutin melakukan blogwalking (saling kunjung dan berkomentar) pada blog teman-teman, diskusi dan saling mengasah ilmu blogging meski secara online sangat membantu pertumbuhan rasa percaya diri saya sebagai seorang bloger pemula. Komunitas IIDN (Ibu-Ibu Doyan Nulis) adalah komunitas menulis pertama yang sangat berperan dalam totalitas kehadiran saya di dunia penulisan artikel, buku, dan kemudian merambah ke dunia blogging.

4. Memberanikan diri mendaftar lowongan pekerjaan untuk bloger 

Setelah rasa percaya diri meningkat, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan diri di berbagai komunitas yang menyediakan info pekerjaan untuk bloger. Seiring berjalannya waktu, tawaran pekerjaan dari klien tidak hanya didapatkan dari info komunitas saja. Justru banyak klien yang menemukan blog saya dari Google dan kemudian menghubungi sendiri lewat e-mail untuk memberikan berbagai bentuk penawaran kerja sama. Sudah lumayan bisa bernapas lega sampai di sini karena tandanya apa yang kita lakukan mulai ada hasilnya.

5. Mengikuti lomba blog

Hanya sampai di situ? Kembali kepada niat dan tujuan awal masing-masing, untuk apa memiliki blog? Untuk saya sendiri, menulis di blog merupakan sarana meng-upgrade diri  menjadi lebih baik, sekaligus berbagi. Apabila memang ada lomba yang memungkinkan untuk saya ikuti, saya pasti akan ikuti.  Pengalaman adalah guru yang terbaik. Jadi, percayalah, akan selalu ada yang kedua, ketiga, dan seterusnya setelah tahapan pertama berhasil kamu lalui.

Penghasilan dari blog
Langkah awal yang dilakukan untuk mendapat peluang penghasilan dari blog

Mempelajari Ilmu Blogging

Apakah untuk mendapat penghasilan dari blog hanya cukup menulis dan blogwalking saja? Ternyata tidak semudah itu. Meski mengaku gagap teknologi, mau tidak mau saya harus tetap belajar tentang hal-hal teknis, seperti apa itu DA/PA (domain authority dan page authority),  spam score, Alexa Rank, dll.

Meski demikian, sebaiknya jangan hanya terfokus mengejar DA, apalagi sampai patah hati ramai-ramai kalau ada kasus DA turun massal seperti pernah terjadi beberapa waktu lampau. Banyak teman-teman yang ketika DA-nya turun kemudian jadi hilang semangat dan kecewa.

Saya percaya, kalau memang konten yang kita buat berkualitas dan tidak asal-asalan, Google juga bisa membaca, kok. Dari hasil statistik blog bisa terbaca bahwa pengunjung blog ini rata-rata berasal dari mesin pencari Google. Jadi, penting sekali untuk kita menulis konten di blog dengan baik, bukan sekadar memenuhi permintaan klien semata dan langsung terima pembayaran. Untuk saya pribadi, semua ini adalah bentuk dari tanggung jawab pekerjaan kita. Klien melihat dan klien mencatat.

Peluang Penghasilan dari Blog

Kalau kita sudah melakukan semua langkah dasar yang umumnya dilakukan para bloger, peluang penghasilan dari blog mulai terbuka dengan sendirinya.

Kemudian dari sini muncul pertanyaan berikutnya. Berapa sih penghasilan seorang bloger sebenarnya? Untuk hal satu ini, semua tergantung kepada kemampuan bloger yang bersangkutan. Hal ini juga saya alami. Ada banyak peluang penghasilan yang dapat dimaksimalkan lewat blog, antara lain:

1. Melalui penawaran sponsored post

Biasanya, klien memberikan penawaran dalam bentuk penulisan produk mereka di blog kita disertai pemberian backlink yang mengarah kepada website klien.

Lebih dari itu juga memungkinkan, seperti yang pernah saya alami. Ada salah satu institusi perbankan nasional meminta saya meliput kegiatan sosial mereka dalam bentuk pemberian bantuan di beberapa sekolah dan masyarakat terdampak gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat selama 2 hari. Semua transportasi dan akomodasi ke Lombok dari kota domisili saya, Yogyakarta, seperti tiket pesawat, hotel bintang lima, dan sopir yang antar jemput setiba di sana tentu saja sudah disiapkan dengan sangat baik oleh klien.

Betapa beruntungnya saya saat itu dapat bertemu dengan teman-teman wartawan lokal maupun nasional, dapat melihat dan berdialog langsung dengan masyarakat menengah ke bawah yang mampu bangkit lebih berdaya setelah terkena bencana. Tugas saya setelah itu adalah menulis beberapa laporan hasil kegiatan tersebut untuk internal perusahaan mereka, sekaligus diminta menulis laporan perjalanan untuk ditayangkan di blog pribadi dan media sosial saya.

Penghasilan dari blog
Bertemu dengan perempuan inspiratif pengepul rajungan dari Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Dok. pribadi)

2. Penawaran review produk dan endorsement

Bentuk kerjasama lainnya adalah mengulas atau memberikan review suatu produk sesuai keinginan klien. Untuk review produk ini biasanya bloger mendapat kompensasi produk gratis, dan ada pula yang kemudian diikutsertakan ke dalam lomba blog berhadiah uang tunai maupun produk klien yang bersangkutan. Dari sini juga ada beberapa yang meminta saya melakukan endorsement di media sosial seperti Instagram, Facebook, atau status WhatsApp.

Beberapa produk yang pernah saya review dari klien antara lain produk perawatan tubuh, produk kesehatan, dan review buku. Kisaran harga produknya mulai hanya puluhan ribu, sampai ada juga yang mengirim paket produk lengkap dengan harga di atas 1 juta rupiah.

Penghasilan dari blog
Review dan endorsement produk dari klien (Dok. pribadi)

3. Monetisasi Google Adsense

Untuk mendapat penghasilan dari Google AdSense ini tidak semua bloger dapat meraihnya dengan mudah. Selain harus memiliki lalu lintas (traffic) kunjungan blog yang tinggi, minimnya perhitungan klik dari iklan Google juga membuat kita tidak perlu terlalu banyak berharap. Let it go saja, sambil menyelam minum air, dan teruslah berkarya memaksimalkan kualitas konten.

4. Jasa pembuatan website dan template blog

Membuka jasa pembuatan website dan desain template blog merupakan sumber penghasilan dari blog yang cukup menjanjikan. Ada beberapa bloger seperti saya misalnya, yang tidak mau terlalu berkutat dengan hal teknis karena memang tidak terlalu paham. Jadi, jasa dari mereka yang berkompeten dalam masalah ini sangat dibutuhkan.

5. Membuka kelas blog dan penulisan

Tidak kalah menariknya, menjadi seorang mentor di kelas pembuatan blog dan penulisan konten juga sangat direkomendasikan kalau kamu merasa memiliki kemampuan menulis yang baik. Jika memang tak paham hal teknis pembuatan blog, tak ada salahnya berkolaborasi dengan sahabat bloger lainnya yang memang ahli di bidang blogging. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui karena peserta pelatihan bisa mendapat dua manfaat sekaligus.

Kelas berbayar semacam ini biasanya akan berlanjut, bukan hanya sekali. Jika batch 1 dinilai berhasil dan banyak peserta yang puas, peserta dengan sendirinya akan merekomendasikan kepada teman-temannya dan kita bisa membuka kembali pelatihan batch 2, 3, dan seterusnya.

penghasilan dari blog
Salah satu peluang pelatihan yang bisa diadakan oleh seorang bloger, tidak terbatas hanya penulisan blog saja, tetapi juga pelatihan menulis konten artikel dan self editing (Dok. pribadi)

6. Tawaran membuat naskah buku

Peluang ini mungkin masih jarang, ya, tetapi alhamdulillah, saya pernah mengalaminya. Waktu itu, seorang editor dari salah satu penerbit tertarik dengan profil dan tulisan-tulisan saya di blog yang ia temukan melalui pencarian di Google. Tawaran pun ia kirimkan melalui e-mail, mengajak saya menulis naskah buku pengayaan untuk anak usia sekolah. Nah, sampai di sini, cukup banyak kan penghasilan dari blog yang dapat dimaksimalkan?

7. Mengikuti lomba blog

Last but not least, seperti apa yang saat ini saya lakukan, yaitu mengikuti lomba blog. Dengan mengikuti lomba blog, sebenarnya kita sedang berupaya mengasah kemampuan diri untuk menulis sesuai tema yang diminta oleh pihak penyelenggara lomba, bukan sekadar mengejar hadiahnya. Yang perlu kita pahami adalah poin-poin lomba blog yang kita ikuti sudah masuk di dalam isi konten yang ditulis.

Penghasilan dari blog
Peluang penghasilan dari blog yang bisa kita optimalkan

Pentingnya Provider Internet yang Stabil

Bekerja di dunia online takkan memiliki nyawa jika tidak didukung oleh jaringan internet yang stabil. Sebagai pelanggan setia IM3 Ooredoo sejak launching perdananya di tahun 2001 hingga saat ini (wow, sudah 19 tahun tidak terasa, ya) kesetiaan saya pada IM3 Ooredoo tetap terjaga.  Bahkan, nomor kartu perdana sejak pertama kali menggunakan IM3 di tahun 2001 tetap tidak pernah berganti. Nomor kartu dengan 11 digit angka yang sampai saat ini tetap saya gunakan.

Ternyata, IM3 kini semakin dewasa justru semakin menjadi. Berbagai produk layanan yang diluncurkan pun makin banyak diminati. Salah satu produk terbaru IM3 adalah paket IM Preneur yang memungkinkan pengguna membagi kuota bisnis dalam jumlah besar kepada 25 orang sekaligus di dalam satu tim. Dengan budget mulai 50 ribu sampai 1 juta rupiah per bulan, pemilik bisnis dapat mengatur kebutuhan komunikasinya dengan berbagai lini dan divisi bisnisnya melalui pembagian kuota hingga maksimal 320 GB. Pembagian kuota tim ini dapat digunakan untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar, asalkan nomor yang bersangkutan sudah terdaftar dalam grup/tim yang akan diberikan kuota.

Penghasilan dari blog
Keuntungan paket IM Preneur (Foto dalam grafis diambil dari web resmi Indosatooredoo.com)

Webinar IM3 Ooredoo X IIDN

Untuk memaksimalkan peluang penghasilan dari blog, Komunitas IIDN bersama IM3 Ooredoo mengadakan webinar 25 episode yang berlangsung sejak tanggal 29 Agustus hingga 3 Oktober 2020.

Dari semua webinar yang saya ikuti, ada satu yang paling berkesan, yaitu webinar tentang optimasi Twitter yang menghadirkan pembicara Kartika Putri Mentari dari HIIP Influencer pada tanggal 25 September.  Bukan saja karena temanya yang menarik, tetapi karena dalam webinar tersebut saya juga terpilih menjadi salah satu peserta terbaik ketika diberi tugas oleh narasumber membuat postingan di Twitter sesuai kriteria pembahasan.

penghasilan dari blog
Webinar IM3 Ooredoo X IIDN tentang peluang penghasilan dari blog

Dalam webinar episode 18 tersebut, narasumber membahas tentang cara optimasi media sosial Twitter untuk mendukung blog. Salah satu tipsnya adalah dengan menuliskan caption yang menarik agar pembaca tertarik membaca link blog yang dibagikan. Jangan lupa, sertakan pula gambar yang sesuai dengan caption.

Penghasilan dari blog
Screen capture status Twitter yang terpilih dalam webinar episode 18

Terima kasih IM3 Ooredoo dan IIDN. Saya berjanji, semua ilmu yang didapatkan dari webinar pasti segera saya praktikkan karena peluang penghasilan dari blog sebenarnya tidak hanya berupa materi, tetapi juga pada bertambahnya pengalaman dan mengayakan relasi.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog IM3 Ooredoo X IIDN – Mengoptimalkan Peluang Dunia Blog.

Penghasilan dari blog

Baca juga

Referensi

https://tirto.id/perkembangan-blogger-indonesia-menuju-hari-blogger-nasional-ke-12-eiLl

https://ekbis.sindonews.com/berita/1444945/33/tingkat-baca-indonesia-masih-rendah-sri-mulyani-gencarkan-literasi

www.indoworx.com/rata-rata-penghasilan-blogger/

https://www.kompasiana.com/nando13/5dc5cad3d541df53f91f6873/tentang-domain-authority-dan-page-authority?page=all

https://moz.com/help/link-explorer/link-building/spam-score

https://indosatooredoo.com/id/personal/produk/impreneur

Pien Tze Huang Bisa Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit? Benarkah?

Kamu pasti tahu ‘kan bahwa obat Cina sangat manjur dan terkenal mantap khasiatnya. Selain karena bahan pembuatannya yang berasal dari alam, juga karena obat Cina diwariskan secara turun-temurun dari generasi terdahulu dan masih tetap bertahan hingga sekarang. Nah, Pien Tze Huang merupakan salah satu ramuan asal Cina yang sudah ada sejak lama di pasaran obat Indonesia.

Sebagai salah satu obat berbahan alami dengan bermacam khasiat yang luar biasa, menjadikan Pien Tze Huang dipercaya oleh banyak konsumen dan pasien yang merasa sangat terbantu dengan kinerja obat ini. 

Asal kamu tahu, obat ini bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, lo, seperti lever, tifus dan juga luka yang timbul pasca-operasi. Beberapa khasiatnya antara lain:

  • Memelihara fungsi hati
  • Mengobati hepatitis, baik akut maupun virus
  • Mempercepat penyembuhan luka pasca-operasi, akibat senjata tajam, dan luka lainnya.
  • Melancarkan peredaran darah
  • Menyembuhkan radang tengorokan dan sariawan
  • Melawan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, dll.

Apakah obat ini benar-benar manjur dan efektif untuk menyembuhkan penyakit kronis seperti lever atau hepatitis? Sebenarnya enggak ada yang tahu persis gimana reaksi obat saat digunakan menyembuhkan beberapa penyakit kronis di atas. Tapi banyak, kok, respons positif dari mereka yang sudah pernah menggunakan ramuan ini dan terbukti bisa sembuh dari penyakit tadi.

Pien Tze Huang sendiri merupakan obat tradisional asli Cina yang telah melegenda lebih dari 500 tahun lalu. Waktu telah membuktikan bahwa keampuhan dan khasiatnya tetap terjaga sampai hari ini. Banyak masyarakat Cina yang berhasil sembuh dari berbagai macam penyakit setelah mengonsumsinya. Tetapi kalau kamu masih ragu, ada baiknya langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis yang biasa menangani penyakitmu, apakah boleh menggunakan Pien Tze Huang ini atau tidak.

By the way … kamu bisa mendapatkan obat ini di toko-toko resmi obat Cina, ya! Jangan sampai asal membeli di toko obat biasa karena ada kemungkinan mendapatkan Pien Tze Huang palsu yang harganya lebih murah atau di bawah harga standar.

Terus, ada satu hal lagi yang penting dan perlu menjadi perhatian. Obat Pien Tze Huang yang asli sudah memiliki izin edar resmi dari BPOM Indonesia dengan No. POM TI 164 250 351. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa membelinya secara langsung di PT Saras Subur Abadi yang merupakan agen resmi dari obat berkhasiat ini.

Tetap jaga kesehatan, jaga pikiran dan jaga kewarasan, ya, terutama di masa pandemi COVID-19 ini . Salam sehat selalu! 🙂

Baca Juga

Stay at Home Membosankan untuk Anak? Kata Siapa?

Duhhh … maafkeun yaa, jangan kesel dong baca judul di atas, kwkwkwk …. Stay at home membosankan untuk anak? Kata siapa? *eeeaaaaa, kayak nantangin orang aja 🤭

Okeee … kalau dihitung-hitung, sudah sekitar empat bulan ini masa pandemi menghantui kehidupan kita. Dimulai sejak awal Maret 2020 lalu, hingga kini semuanya belum bisa dikatakan berjalan normal. Bolehlah pemerintah melakukan launching new normal, tapi faktanya, semua belum bisa dikatakan demikan.

Di Yogyakarta sendiri, pasien Corona terus bertambah menjadi 331 orang. Jumlahnya memang lumayan rendah dibanding kota dan provinsi lain di Indonesia, tapi hampir setiap hari selalu saja ada penambahan.

Tanggal 5 Juli 2020 saja, tercatat ada penambahan 5 kasus positif COVID-19 di provinsi ini dengan rata-rata riwayat pasien terinfeksi setelah melakukan perjalanan ke luar daerah, seperti dilansir portal berita Harian Jogja, 05/07/2020. Jadi wajar dong ya, kalau sampai detik ini saya belum merasa aman ke luar rumah untuk piknik dan jalan-jalan, apalagi sambil membawa anak untuk makan di luar. Duh, enggak dulu, deh!

Sekadar belanja ke toko dekat rumah, atau jalan pagi di sawah sekitar rumah masih oke, sih. Tapi itu pun biasanya saya lakukan sendiri, tanpa membawa anggota keluarga. Terlalu parno? Enggak juga sebenarnya. Cuma waspada aja …. 🙂

Keluhan pertama dari warga +62 sejak pandemi ini merebak mungkin sama, ya, yaitu bosan, boring, gabut, galau, stres, dan kata-kata sejenis yang memang enggak enak banget disebutin qiqiqiiii. Apalagi dengan adanya school from home, aduhhhh … kerjaan emak bertambah. Orang tua yang selama ini happy aja melepas anaknya sekolah sampai sore, termasuk saya, apalah daya, harus mendampingi anak belajar di rumah setiap hari.

Tapi bersyukurnya, anak saya nyaman aja melakukan pembelajaran dari rumah dan kewajiban stay at home ini. Kadang saya sempat khawatir juga dengan info di media sosial yang mengatakan banyak anak merasa stres dan tertekan dengan situasi ini. Saking khawatirnya, saya pernah bertanya kepada Lubna, apakah dia merasa enggak nyaman stay at home terus? Jawabannya, alhamdulillah, dia oke-oke aja. Kangen teman-teman iya, tapi kalau sampai stres alhamdulillah enggak.

Apa sih yang kami lakukan di rumah sehingga meminimalisir kebosanan anak melakukan aktivitasnya setiap hari? Lima aktivitas Lubna di rumah ini mungkin bisa membantu. Tentu saja, harus disesuaikan dengan minat dan bakat buah hati kita masing-masing, ya. 🙂

Menonton Televisi

Untuk sebagian orang, aktivitas ini mungkin tidak dianjurkan dilakukan. Tapi untuk Lubna yang saat ini mulai naik ke kelas 5, aktivitas ini menjadi salah satu kebutuhannya. Bukan salah dia, karena sejak kecil memang sudah terlanjur sering melihat kartun di televisi. Kalau mau menyalahkan, salahkan orang tuanya ya, hahahaaaa …. Apalagi dia anak yang sangat visual dan imajinatif banget. Tertarik dengan gambar, info dan aneka bentuk yang menarik. Jangan heran jika dia sangat tahu perkembangan berita terkini tentang pemerintahan, sampai kepada gosip artis. Bahkan lebih paham info-info ngehits daripada ibunya, kwkwkwk.

Menggambari Buku Tulis

Aneh? Iya, saya juga geleng-geleng kepala melihat fenomena ini. Semua buku tulisnya selama stay at home ini habis digambari, sampai-sampai ketika ada tugas dari sekolah secara online yang mengharuskan ditulis di buku, dia bingung harus menulis di mana karena buku tulis simpanannya ternyata habis semua. Duhhhh, Nakkk ….

Membaca Komik

Alhamdulillah, membaca menjadi salah satu hobinya, terutama sejak kelas 3 SD. Hal ini membuat saya mulai sering mengajaknya ke perpustakaan daerah Grhatama Pustaka untuk membaca buku-buku anak dan mengurangi aktivitas ke mal. Sejak pandemi, aktivitas ke perpustakaan ini belum bisa dilakukan lagi. Sebagai gantinya, kadang-kadang saya mengizinkannya membeli komik di toko online, atau sekali waktu browsing tentang anime di internet. Tentu saja, tetap dalam pengawasan karena Lubna adalah tipikal anak yang kepoan, heheeee ….

Menulis Blog

Nah, di masa pandemi, aktivitas Lubna menulis blog mengalami peningkatan. Bahkan ngalah-ngalahin ibunya, kwkwkwk …. Blog Lubnahasqi.blogspot.com ini dibuat satu tahun lalu, tapi jarang diisi. Setelah stay at home, hampir beberapa hari sekali blog itu selalu diisi Lubna. Enggak sampai di situ, dia mulai kepo bagaimana cara agar blognya bisa dimonetisasi oleh Google AdSense, tapi saya belum mengizinkannya qiqiqiiii. Pokoknya kalau nurutin Lubna, maunya jadi seleb aja deh, Dia seneng banget kalau ada yang baca atau komen di blognya. 😀

Menulis Buku Antologi

Buku pertama Lubna, My Mom ❤

Alhamdulillah, di akhir bulan Juni kemarin, terwujud juga keinginan Lubna menulis buku, meskipun masih berupa buku antologi bersama 13 anak lainnya. Awalnya, dia menolak ketika ibunya ini menawarkan untuk ikut menulis buku antologi berjudul My Mom. Jiwa idealismenya berontak. “Aku maunya nulis cerita komik, bukan buku biasa …” 😀 Lalu, saya nasihati bahwa semua itu pasti butuh proses, enggak bisa instan. Bikin buku satu dulu, deh, untuk batu loncatan. Setelah itu kalau mau coba bikin komik dan kirim ke penerbit mayor boleh aja. Akhirnya, setelah dimotivasi, taraaaa …. terbit juga buku pertamanya.

Setelah itu, saya pikir Lubna udah enggak mau bikin buku lagi, ehhh ternyataaaa saya salah. Dia ketagihan pengen bikin buku antologi yang ke-2, insya Allah di bulan Agustus …. 🙂 Bismillah, selama ada kesempatan ikuti aja jalannya ya, Nak!

Belajar Ilmu Dubbing (Mengisi Suara)

Ada satu keinginan Lubna yang sejak dulu sering diucapkan kepada saya. “Bu, aku pengennnn banget jadi pengisi suara kartun….” Saya sempat berpikir, kok sama ya dengan keinginan ibunya dulu? Saya pernah punya cita-cita pengen jadi dubber alias pengisi suara, tapi enggak tahu gimana cara mewujudkannya *hiksss. Zaman kuliah dulu yang saya ingat, saya pernah beberapa kali menjadi pengisi narasi (voice over) saat membuat video dokumenter bersama teman-teman untuk kepentingan mata kuliah di jurusan Komunikasi. Tapi setelah itu, enggak tahu bagaimana cara mengembangkannya. Terlebih setelah sadar bahwa suara saya ini cempreng dan enggak enak didengar 😅

Alhamdulillah, enggak nyangka, keinginan Lubna belajar menjadi seorang dubber ini Allah beri kemudahan juga. Insya Allah, pertengahan bulan Juli dia akan mengikuti pembelajaran dubbing untuk anak secara online di bawah bimbingan seorang mentor, yang sekaligus adalah seorang penyiar radio di Yogyakarta. Mohon doanya ya, Om, Tante dan kakak-kakak yang baca tulisan ini. Semoga semua proses pembelajarannya lancar-lancar aja. Aamiin.

Main Game dan Bikin Video

Jujur, sebenarnya saya termasuk tipe orang tua yang sangat membatasi penggunaan gadget untuk anak. Dibanding orang tua lain di sekolahnya, saya termasuk ketat soal ini karena sangat paham dengan pemikiran Lubna yang selalu ingin tahu dengan banyak hal di sekitarnya, termasuk di dunia maya. Kalau ada keluhan dari Lubna, “Kok aku enggak seperti teman-teman lain yang dibebaskan menggunakan gadget?” saya maklum sekali. Tapi saya percaya, setiap orang tua pasti tahu bagaimana karakter anak dan cara menghadapinya.

Saya mengizinkannya berinteraksi dengan dunia online, bikin aneka video, upload ke YouTube, dll, tapi tetap dalam pengawasan. Ketakutan saya sangat berdasar, apalagi kalau melihat video anak-anak zaman now di beberapa aplikasi hiburan yang kurang nyaman dan banyak menonjolkan konten dewasa yang tidak sopan untuk anak seusia Lubna. Kalau dilarang semua tentu tidak mungkin karena teman seusianya menggunakan aplikasi tersebut. Akhirnya saya mengizinkan, tapi dengan mengaktifkan kontrol orang tua yang disediakan. Apakah dia protes? Tentu saja…. 😀 Tapi selalu ada pilihan dari ibunya, ingin tetap memiliki akun tapi dengan pengontrolan orang tua, atau tidak memiliki akun sama sekali. Saya ibu yang berlebihan? Mungkin iya untuk ukuran ibu zaman now, ya. 🙂

Nah …. itu tadi 5 aktivitas yang biasa dilakukan Lubna selama stay at home di masa pandemi ini. Alhamdulillah, dia enggak pernah ribut ngajak jalan-jalan ke mal atau toko karena pengen belanja baju atau barang kesukaannya, misalnya. Dia sudah paham dan terbiasa dengan perilaku serba online, termasuk jika harus membeli buku atau barang, dia lebih suka buka-buka marketplace dan membandingkan harga yang tercantum di sana. Bisa tahu ‘kan mana harga terbaik yang lebih hemat, kwkwkw ….

Kayak gini nih hasil berburunya di marketplace 😄

Menurut saya, stay at home ini sebenarnya menjadi semacam ajang pengoptimalan kemampuan diri sesuai minat dan bakat masing-masing. Bukan cuma untuk anak, untuk kita yang dewasa pun masa pandemi ini bisa menjadi sesuatu yang positif, Banyak ibu-ibu hebat yang muncul potensi bisnisnya secara dadakan, seperti bisnis makanan, fesyen, dll. Intinya, semua ada di tangan kita ‘kan, ya? Mau menjadikan stay at home sebagai sesuatu yang bernilai, atau sebaliknya. 🙂

Baca Juga

Bisnis Kue di Rumah Setelah Lebaran, Siapa Takut?

Suasana Lebaran mungkin sudah berlalu, tapi masa pandemi COVID-19 tetap masih berlaku. Sedih? Emmm … jangan, yaa! 🙂 Meskipun kemarin banyak di antara kita yang enggak bisa mudik, bukan berarti semuanya tak berarti. Iyaa … bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini memang terasa banget perbedaannya. Selain karena sedih enggak bisa kumpul keluarga untuk kamu yang terpisah jauh dari sanak-saudara, suasana pandemi ini juga sangat berpengaruh dalam bisnis penjualan, terutama bisnis kue dan fesyen.

Source: Pexels.com

Biasanya bisnis kue mengalami lonjakan penjualan yang signifikan saat Ramadan hingga menjelang Lebaran. Ini bukan rahasia lagi, karena silaturahmi menjadi hal utama saat Lebaran tiba, di mana suguhan kue dan makanan adalah sesuatu yang mau enggak mau harus diperhatikan. Kamu setuju ‘kannn kalau silaturahmi enggak akan lengkap tanpa kue-kue dan sajian yang enakkk? Hehheeeeheee ….

Terus, apa kabar bisnis kue dan makanan ini setelah Lebaran usai? Apakah ikut mati suri juga gara-gara si COVID-19? Ohhh … ternyata tidak, Esmeralda!

Tahukah kamu bahwa saat ini hampir semua orang beralih ke bisnis pembuatan dan penjualan kue. Beberapa teman yang selama ini cuma jualan produk fesyen, atau hanya diam di rumah dan fokus sebagai ibu rumah tangga, ternyata banyak, lo, yang mulai mencoba bisnis kue ini.

Ada yang langsung memproduksi sendiri sambil mengembangkan hobi barunya di masa pandemi ini, tapi banyak juga yang mulai mengawali sebagai reseller dahulu. Apa pun itu, tak masalah, karena kamu sudah berani selangkah lebih maju dengan memulai sebuah bisnis baru. Ya, ‘kan? 🙂

Jangan khawatir, kamu tak perlu takut kehabisan ide, karena banyak sekali resep-resep kekinian yang bisa dicari di internet dengan bahan yang mudah dan tidak membutuhkan waktu lama dalam proses produksinya. Tentunya, kreatifitas sangat dibutuhkan ya dalam bisnis kue ini.

Setup roti tawar

Contoh dessert kekinian yang saya suka banget saat ini adalah setup roti tawar. Bahannya yang simpel dari roti tawar yang dituangi semacam saus kental dari campuran susu, santan dan tepung maizena, plus aneka variasi dan topping di atasnya, membuat lambung terasa aman dan nyaman 😀

Oya, selain kreatifitas dan ide baru dalam pembuatannya, bahan yang berkualitas juga tak boleh diabaikan dalam bisnis kue ini. Tapi ‘kan takut juga, ya, belanja bahan kue di keramaian berhubung ada imbauan #dirumahaja?

Don’t worry, be happy! Toko Wahab adalah toko online bahan kue yang memudahkan kamu berbelanja aneka bahan berkualitas pembuatan kue, tanpa harus takut berdesak-desakan dan menghadapi kerumunan.

Salah satu bahan kue berkualitas yang dijual di toko online ini adalah coklat bubuk, selain bahan lainnya, seperti keju, susu, cokelat blok, butter, dan masih banyak lagi.

Terus, cuma itu aja keuntungannya? Enggak, dong, masih ada nih keuntungan lainnya:

  1. Dari dulu, pasti semua tahu kalau belanja online selalu menawarkan banyak jaminan kemudahan. Cuma berbekal perangkat gadget aja semua bisa kamu beli. Enggak usah repot ke luar rumah karena barang pasti langsung dikirim sampai depan rumah.
  2. Pilihannya juga dijamin banyak, mulai dari keju berbagai merk, mentega dan butter, salah satunya mentega Wisman, kemudian ada juga meses, mayones, susu full cream berbagai merk, semuanya tersedia di toko online ini. Kamu juga akan lebih mudah membandingkan harga satu produk dengan produk lainnya.
  3. Harga dijamin murah. Bahkan, tak jarang, banyak penawaran diskon yang memungkinkan kamu menjual kembali produk tersebut jika ada teman atau saudara yang membutuhkan. Jadi selain berbisnis kue, kamu juga bisa lo sekalian membuka usaha penjualan bahan kue. Sambil menyelam minum air, kata pepatah.

Masih bingung? Langsung aja kunjungi website resmi Toko Wahab dan cari produk yang kamu inginkan, ya. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan Customer Service Toko Wahab secara langsung untuk bertanya tentang bisnis kue lewat chat box yang disediakan.

Bisnis kue setelah Lebaran dan di masa pandemi? Siapa takutttt?!

Baca Juga