Arsip Kategori: Lomba Blog

Peluang Penghasilan dari Blog, Bukan Sekadar Isapan Jempol Belaka

Penghasilan dari blog

Mendapat penghasilan dari blog? Jujur, tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Beberapa kali pernah saya tulis di sini bahwa blog ini saya buat tahun 2013 dalam keadaan gaptek dan belum memiliki komputer. Mau bikin dari smatrphone? Ehm, lupakan! Waktu itu saya belum punya smartphone android. Untuk mengunggah foto ke media sosial pun harus saya lakukan dari warnet, Lalu, apakah saya menyerah dan enggak jadi bikin blog? Alhamdulillah, tidak. Saya tetap nekat pergi ke warung internet dan rela menghabiskan waktu berjam-jam demi membuat blog berbasis WordPress ini.

Beberapa teman yang sudah terlebih dahulu berkecimpung dalam dunia blogging menyarankan untuk membuat blog dari platform Blogspot yang kabarnya lebih mudah daripada WordPress. Namun, entah kenapa, saya justru merasa tertantang untuk langsung membuat blog berbasis WordPress.

Waktu itu, tujuan bikin blog sebenarnya hanya untuk memaksimalkan bisnis online yang saya jalani. Sama sekali tidak pernah terpikir untuk mendapatkan penghasilan dari blog seperti seorang bloger profesional. Yup, saya masih terlalu lugu saat itu. ūüôā Perlahan tapi pasti, jalan rezeki menggiring saya menemukan komunitas pertemanan yang membuat ilmu saya tentang optimasi blog bertambah.

Lalu, apa saja yang saya lakukan sehingga blog ini akhirnya bisa menghasikan, meskipun belum seberapa?

Yang Harus Dilakukan agar Mendapat Penghasilan dari Blog ala Saya

Dari survei pada tahun 2017, ada peningkatan jumlah bloger di negara kita. Sekitar 3,8% atau 3 juta orang dari total pengguna internet aktif di Indonesia adalah bloger. Jumlah ini ternyata terus meningkat dibanding tahun 2015 yang cenderung menurun, hanya sekitar 3,5% dari jumlah keseluruhan pengguna internet. (Sumber: Tirto.id)

Nah, dari sini sebenarnya bisa kita lihat, meskipun saat ini mayoritas netizen mungkin lebih suka menjadi kreator konten secara visual daripada menulis di blog, ternyata keberadaan bloger tetap dibutuhkan, terutama dalam hal memasarkan dan mempromosikan produk baru di tengah masyarakat.

Memang, bukan rahasia lagi kalau minat baca di Indonesia masih rendah. Menurut data dari UNESCO pada tahun 2016 saja, minat  baca masyarakat Indonesia masih sekitar 0,001%. Artinya, dari 1000 orang Indonesia, cuma satu orang yang rajin membaca! Padahal, dari segi infrastuktur, peringkat Indonesia bisa dikatakan berada di atas negara-negara Eropa.

Untuk menyiasati ketidaksukaan membaca tulisan yang terlalu panjang, penyampaian informasi di blog sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti misalnya, dalam bentuk infografis atau penyisipan video di antara tulisan. Mereka yang imajinasinya cenderung visual tentu lebih tertarik dengan sisipan beraneka bentuk informasi berupa gambar, tanpa harus kehilangan esensinya. Sampai di sini, peluang penghasilan dari blog tentunya masih sangat tinggi, bukan?

Saya akhirnya memutuskan mulai serius mengisi blog di tahun 2018, lima tahun setelah blog ini saya buat. Beberapa hal awal yang saya lakukan antara lain:

1. Membeli domain dan hosting

Untuk WordPress sendiri, proses membuat blog menjadi ber-TLD (top level domain) memang membutuhkan dana yang lumayan ya daripada Blogspot, hehehee… Kalau Blogspot cukup melakukan pembelian domain sudah bisa menjadi TLD, maka WordPress membutuhkan domain dan hosting sekaligus. Saya yang gaptek, alhamdulillah, memberanikan diri melakukan satu langkah maju dengan mengubah blog ini menjadi TLD agar lebih profesional dan mudah diingat. Pasti akan selalu ada pilihan sekaligus jalan kalau kita ingin maju dan memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi.

2. Melakukan monetisasi AdSense

Setelah kelar proses TLD blog, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan blog ke Google AdSense untuk monetisasi. Jujur, saya tidak berpikir materi dulu sampai di sini. Intinya, saya hanya melakukan proses ATM (amati, tiru, dan modifikasi) semua langkah yang dilakukan oleh para bloger senior.  Saya percaya, hasil pasti mengikuti.

3. Bergabung dengan komunitas penulis dan bloger (meskipun hanya terbatas secara online dulu)

Untuk karakter saya yang cenderung introver dan tidak suka berkumpul, bergabung dengan komunitas secara online adalah suatu keberuntungan. Saya tetap nyaman dan bisa mengoptimalkan diri meski hanya dari rumah. Memiliki teman dari berbagai daerah, rutin melakukan blogwalking (saling kunjung dan berkomentar) pada blog teman-teman, diskusi dan saling mengasah ilmu blogging meski secara online sangat membantu pertumbuhan rasa percaya diri saya sebagai seorang bloger pemula. Komunitas IIDN (Ibu-Ibu Doyan Nulis) adalah komunitas menulis pertama yang sangat berperan dalam totalitas kehadiran saya di dunia penulisan artikel, buku, dan kemudian merambah ke dunia blogging.

4. Memberanikan diri mendaftar lowongan pekerjaan untuk bloger 

Setelah rasa percaya diri meningkat, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan diri di berbagai komunitas yang menyediakan info pekerjaan untuk bloger. Seiring berjalannya waktu, tawaran pekerjaan dari klien tidak hanya didapatkan dari info komunitas saja. Justru banyak klien yang menemukan blog saya dari Google dan kemudian menghubungi sendiri lewat e-mail untuk memberikan berbagai bentuk penawaran kerja sama. Sudah lumayan bisa bernapas lega sampai di sini karena tandanya apa yang kita lakukan mulai ada hasilnya.

5. Mengikuti lomba blog

Hanya sampai di situ? Kembali kepada niat dan tujuan awal masing-masing, untuk apa memiliki blog? Untuk saya sendiri, menulis di blog merupakan sarana meng-upgrade diri  menjadi lebih baik, sekaligus berbagi. Apabila memang ada lomba yang memungkinkan untuk saya ikuti, saya pasti akan ikuti.  Pengalaman adalah guru yang terbaik. Jadi, percayalah, akan selalu ada yang kedua, ketiga, dan seterusnya setelah tahapan pertama berhasil kamu lalui.

Penghasilan dari blog
Langkah awal yang dilakukan untuk mendapat peluang penghasilan dari blog

Mempelajari Ilmu Blogging

Apakah untuk mendapat penghasilan dari blog hanya cukup menulis dan blogwalking saja? Ternyata tidak semudah itu. Meski mengaku gagap teknologi, mau tidak mau saya harus tetap belajar tentang hal-hal teknis, seperti apa itu DA/PA (domain authority dan page authority),  spam score, Alexa Rank, dll.

Meski demikian, sebaiknya jangan hanya terfokus mengejar DA, apalagi sampai patah hati ramai-ramai kalau ada kasus DA turun massal seperti pernah terjadi beberapa waktu lampau. Banyak teman-teman yang ketika DA-nya turun kemudian jadi hilang semangat dan kecewa.

Saya percaya, kalau memang konten yang kita buat berkualitas dan tidak asal-asalan, Google juga bisa membaca, kok. Dari hasil statistik blog bisa terbaca bahwa pengunjung blog ini rata-rata berasal dari mesin pencari Google. Jadi, penting sekali untuk kita menulis konten di blog dengan baik, bukan sekadar memenuhi permintaan klien semata dan langsung terima pembayaran. Untuk saya pribadi, semua ini adalah bentuk dari tanggung jawab pekerjaan kita. Klien melihat dan klien mencatat.

Peluang Penghasilan dari Blog

Kalau kita sudah melakukan semua langkah dasar yang umumnya dilakukan para bloger, peluang penghasilan dari blog mulai terbuka dengan sendirinya.

Kemudian dari sini muncul pertanyaan berikutnya. Berapa sih penghasilan seorang bloger sebenarnya? Untuk hal satu ini, semua tergantung kepada kemampuan bloger yang bersangkutan. Hal ini juga saya alami. Ada banyak peluang penghasilan yang dapat dimaksimalkan lewat blog, antara lain:

1. Melalui penawaran sponsored post

Biasanya, klien memberikan penawaran dalam bentuk penulisan produk mereka di blog kita disertai pemberian backlink yang mengarah kepada website klien.

Lebih dari itu juga memungkinkan, seperti yang pernah saya alami. Ada salah satu institusi perbankan nasional meminta saya meliput kegiatan sosial mereka dalam bentuk pemberian bantuan di beberapa sekolah dan masyarakat terdampak gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat selama 2 hari. Semua transportasi dan akomodasi ke Lombok dari kota domisili saya, Yogyakarta, seperti tiket pesawat, hotel bintang lima, dan sopir yang antar jemput setiba di sana tentu saja sudah disiapkan dengan sangat baik oleh klien.

Betapa beruntungnya saya saat itu dapat bertemu dengan teman-teman wartawan lokal maupun nasional, dapat melihat dan berdialog langsung dengan masyarakat menengah ke bawah yang mampu bangkit lebih berdaya setelah terkena bencana. Tugas saya setelah itu adalah menulis beberapa laporan hasil kegiatan tersebut untuk internal perusahaan mereka, sekaligus diminta menulis laporan perjalanan untuk ditayangkan di blog pribadi dan media sosial saya.

Penghasilan dari blog
Bertemu dengan perempuan inspiratif pengepul rajungan dari Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Dok. pribadi)
2. Penawaran review produk dan endorsement

Bentuk kerjasama lainnya adalah mengulas atau memberikan review suatu produk sesuai keinginan klien. Untuk review produk ini biasanya bloger mendapat kompensasi produk gratis, dan ada pula yang kemudian diikutsertakan ke dalam lomba blog berhadiah uang tunai maupun produk klien yang bersangkutan. Dari sini juga ada beberapa yang meminta saya melakukan endorsement di media sosial seperti Instagram, Facebook, atau status WhatsApp.

Beberapa produk yang pernah saya review dari klien antara lain produk perawatan tubuh, produk kesehatan, dan review buku. Kisaran harga produknya mulai hanya puluhan ribu, sampai ada juga yang mengirim paket produk lengkap dengan harga di atas 1 juta rupiah.

Penghasilan dari blog
Review dan endorsement produk dari klien (Dok. pribadi)
3. Monetisasi Google Adsense

Untuk mendapat penghasilan dari Google AdSense ini tidak semua bloger dapat meraihnya dengan mudah. Selain harus memiliki lalu lintas (traffic) kunjungan blog yang tinggi, minimnya perhitungan klik dari iklan Google juga membuat kita tidak perlu terlalu banyak berharap. Let it go saja, sambil menyelam minum air, dan teruslah berkarya memaksimalkan kualitas konten.

4. Jasa pembuatan website dan template blog

Membuka jasa pembuatan website dan desain template blog merupakan sumber penghasilan dari blog yang cukup menjanjikan. Ada beberapa bloger seperti saya misalnya, yang tidak mau terlalu berkutat dengan hal teknis karena memang tidak terlalu paham. Jadi, jasa dari mereka yang berkompeten dalam masalah ini sangat dibutuhkan.

5. Membuka kelas blog dan penulisan

Tidak kalah menariknya, menjadi seorang mentor di kelas pembuatan blog dan penulisan konten juga sangat direkomendasikan kalau kamu merasa memiliki kemampuan menulis yang baik. Jika memang tak paham hal teknis pembuatan blog, tak ada salahnya berkolaborasi dengan sahabat bloger lainnya yang memang ahli di bidang blogging. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui karena peserta pelatihan bisa mendapat dua manfaat sekaligus.

Kelas berbayar semacam ini biasanya akan berlanjut, bukan hanya sekali. Jika batch 1 dinilai berhasil dan banyak peserta yang puas, peserta dengan sendirinya akan merekomendasikan kepada teman-temannya dan kita bisa membuka kembali pelatihan batch 2, 3, dan seterusnya.

penghasilan dari blog
Salah satu peluang pelatihan yang bisa diadakan oleh seorang bloger, tidak terbatas hanya penulisan blog saja, tetapi juga pelatihan menulis konten artikel dan self editing (Dok. pribadi)
6. Tawaran membuat naskah buku

Peluang ini mungkin masih jarang, ya, tetapi alhamdulillah, saya pernah mengalaminya. Waktu itu, seorang editor dari salah satu penerbit tertarik dengan profil dan tulisan-tulisan saya di blog yang ia temukan melalui pencarian di Google. Tawaran pun ia kirimkan melalui e-mail, mengajak saya menulis naskah buku pengayaan untuk anak usia sekolah. Nah, sampai di sini, cukup banyak kan penghasilan dari blog yang dapat dimaksimalkan?

7. Mengikuti lomba blog

Last but not least, seperti apa yang saat ini saya lakukan, yaitu mengikuti lomba blog. Dengan mengikuti lomba blog, sebenarnya kita sedang berupaya mengasah kemampuan diri untuk menulis sesuai tema yang diminta oleh pihak penyelenggara lomba, bukan sekadar mengejar hadiahnya. Yang perlu kita pahami adalah poin-poin lomba blog yang kita ikuti sudah masuk di dalam isi konten yang ditulis.

Penghasilan dari blog
Peluang penghasilan dari blog yang bisa kita optimalkan

Pentingnya Provider Internet yang Stabil

Bekerja di dunia online takkan memiliki nyawa jika tidak didukung oleh jaringan internet yang stabil. Sebagai pelanggan setia IM3 Ooredoo sejak launching perdananya di tahun 2001 hingga saat ini (wow, sudah 19 tahun tidak terasa, ya) kesetiaan saya pada IM3 Ooredoo tetap terjaga.  Bahkan, nomor kartu perdana sejak pertama kali menggunakan IM3 di tahun 2001 tetap tidak pernah berganti. Nomor kartu dengan 11 digit angka yang sampai saat ini tetap saya gunakan.

Ternyata, IM3 kini semakin dewasa justru semakin menjadi. Berbagai produk layanan yang diluncurkan pun makin banyak diminati. Salah satu produk terbaru IM3 adalah paket IM Preneur yang memungkinkan pengguna membagi kuota bisnis dalam jumlah besar kepada 25 orang sekaligus di dalam satu tim. Dengan budget mulai 50 ribu sampai 1 juta rupiah per bulan, pemilik bisnis dapat mengatur kebutuhan komunikasinya dengan berbagai lini dan divisi bisnisnya melalui pembagian kuota hingga maksimal 320 GB. Pembagian kuota tim ini dapat digunakan untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar, asalkan nomor yang bersangkutan sudah terdaftar dalam grup/tim yang akan diberikan kuota.

Penghasilan dari blog
Keuntungan paket IM Preneur (Foto dalam grafis diambil dari web resmi Indosatooredoo.com)

Webinar IM3 Ooredoo X IIDN

Untuk memaksimalkan peluang penghasilan dari blog, Komunitas IIDN bersama IM3 Ooredoo mengadakan webinar 25 episode yang berlangsung sejak tanggal 29 Agustus hingga 3 Oktober 2020.

Dari semua webinar yang saya ikuti, ada satu yang paling berkesan, yaitu webinar tentang optimasi Twitter yang menghadirkan pembicara Kartika Putri Mentari dari HIIP Influencer pada tanggal 25 September.  Bukan saja karena temanya yang menarik, tetapi karena dalam webinar tersebut saya juga terpilih menjadi salah satu peserta terbaik ketika diberi tugas oleh narasumber membuat postingan di Twitter sesuai kriteria pembahasan.

penghasilan dari blog
Webinar IM3 Ooredoo X IIDN tentang peluang penghasilan dari blog

Dalam webinar episode 18 tersebut, narasumber membahas tentang cara optimasi media sosial Twitter untuk mendukung blog. Salah satu tipsnya adalah dengan menuliskan caption yang menarik agar pembaca tertarik membaca link blog yang dibagikan. Jangan lupa, sertakan pula gambar yang sesuai dengan caption.

Penghasilan dari blog
Screen capture status Twitter yang terpilih dalam webinar episode 18

Terima kasih IM3 Ooredoo dan IIDN. Saya berjanji, semua ilmu yang didapatkan dari webinar pasti segera saya praktikkan karena peluang penghasilan dari blog sebenarnya tidak hanya berupa materi, tetapi juga pada bertambahnya pengalaman dan mengayakan relasi.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog IM3 Ooredoo X IIDN – Mengoptimalkan Peluang Dunia Blog.

Penghasilan dari blog

Baca juga

Referensi

https://tirto.id/perkembangan-blogger-indonesia-menuju-hari-blogger-nasional-ke-12-eiLl

https://ekbis.sindonews.com/berita/1444945/33/tingkat-baca-indonesia-masih-rendah-sri-mulyani-gencarkan-literasi

www.indoworx.com/rata-rata-penghasilan-blogger/

https://www.kompasiana.com/nando13/5dc5cad3d541df53f91f6873/tentang-domain-authority-dan-page-authority?page=all

https://moz.com/help/link-explorer/link-building/spam-score

https://indosatooredoo.com/id/personal/produk/impreneur

Candi Sambisari, Cagar Budaya Indonesia di Tengah Ramahnya Kearifan Lokal Yogyakarta

Sejak kecil dahulu sebelum tinggal dan menetap di Yogyakarta, saya hanya mengenal 2 atau 3 nama candi yang ada di Indonesia, khususnya di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Candi Prambanan, Candi Borobudur, dan Candi Mendut adalah sedikit nama candi yang sempat saya hapal dan menetap di kepala hingga usia dewasa.

Siapa sangka, ketika akhirnya ditakdirkan menetap di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, ternyata kota kecamatan Kalasan ini identik sebagai wilayah yang memiliki banyak sekali cagar budaya Indonesia berupa bangunan candi. Di beberapa dusun kecil yang tersebar di 4 kelurahan (Purwomartani, Selomartani, Tirtomartani, dan Tamanmartani) ditemukan beberapa candi yang namanya mengikuti dusun tempat situs bersejarah tersebut ditemukan. Salah satu di antaranya adalah Candi Sambisari yang berada di tengah perkampungan penduduk di Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, atau sekitar 12 kilometer ke arah timur dari pusat kota Yogyakarta.

Candi Sambisari ini setiap hari selalu saya lewati saat sedang mengantar atau menjemput anak, karena lokasi sekolah anak yang tidak terlalu jauh dari lokasi adanya candi. Uniknya, tidak seperti candi lain pada umumnya, candi ini berada di tengah-tengah perkampungan penduduk yang juga berbaur dengan lingkungan perumahan dan masih ada beberapa petak sawah tersisa di lingkungan candi, sehingga kesan pedesaan masih cukup terasa.

Berada di Bawah Tanah

Selain karena letaknya yang berada di tengah perkampungan penduduk, Candi Sambisari menjadi spesial karena posisi bangunannya yang berada lebih rendah daripada tanah yang kita pijak. Untuk mencapai lokasi candi, pengunjung harus menuruni beberapa anak tangga yang cukup curam terlebih dahulu dan sebaliknya, menaiki anak tangga itu kembali ketika telah selesai berkunjung.

Candi Sambisari terletak sekitar 6,5 meter di bawah permukaan tanah (dok. pribadi)

Berdasarkan sejarahnya, candi Hindu ini dulunya dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno dengan rajanya yang bernama Rakai Garung di abad ke-9. Letusan dahsyat gunung Merapi pada tahun 1006 kemudian mengakibatkan tertimbunnya candi ini oleh lahar abu vulkanik beserta beberapa prasasti dan peninggalan lainnya sedalam 6,5 meter di bawah permukaan tanah (Sumber: TribunJogja.com 13/7/2017).

Seorang petani bernama Karyowinangun kemudian secara tak sengaja menemukan candi ini pada bulan Juli tahun 1966 saat sedang mencangkul tanah. Selama kurang lebih 20 tahun sejak ditemukannya candi ini, beberapa arkeolog terus mengadakan penelitian dan penggalian hingga proses pemugaran selesai di tahun 1986.

Dikelilingi oleh Taman yang Asri dan Fasilitas Memadai

Taman yang asri dan terawat di lingkungan candi (dok. pribadi)

Meskipun berada di tengah perkampungan penduduk, pengunjung tak perlu khawatir lokasinya sempit atau kurang nyaman. Pihak pengelola telah membuat taman mungil yang asri di sekitar candi dan memberi pengaman pagar kawat di sekelilingnya untuk menjaga kenyamanan pengunjung. Kamu dapat bebas berjalan-jalan menghirup udara segar, mengambil foto, atau sekadar duduk-duduk saja di gazebo yang disediakan di halaman candi. Jika azan berkumandang, tak perlu pula khawatir, karena di area taman terdapat fasilitas toilet dan musala kecil yang bersih untuk pengunjung melakukan ibadah salat wajib.

Papan petunjuk lengkap bagi pengunjung (dok. pribadi)

Di komplek candi juga terdapat Ruang Informasi yang berfungsi layaknya museum mini. Di ruangan ini terdapat banyak informasi seputar candi dan beberapa foto zaman dahulu saat bangunan candi ini ditemukan. Sayangnya karena hari sudah menginjak sore dan menjelang senja, ruangan ini belum sempat saya kunjungi.

Deskripsi Candi Sambisari

Keindahan Candi Sambisari di sore hari (dok. pribadi)

Area di sekeliling bangunan candi dibagi menjadi 4 penjuru oleh pihak pengelola, yaitu sisi utara, sisi selatan, sisi timur dan sisi barat, di mana pada masing-masing sisi dilengkapi anak tangga curam yang akan mengantarkan kita ke bawah menuju bangunan utama candi.

Candi Sambisari sendiri terdiri dari 1 bangunan induk dan 3 candi pendamping yang dibangun tanpa memiliki atap. Setelah menaiki tangga candi induk, kamu akan menemukan pahatan arca pada 3 bagian sisinya, yaitu arca Dewi Durga Mahisasuramardini di sisi utara, arca Ganesha di sisi timur, dan arca Agastya di sisi bagian selatan. Rasanya tidak terlalu banyak pahatan arca yang dapat kamu temukan di candi ini jika dibandingkan dengan candi-candi lainnya. Tapi yang sungguh membuat berkesan adalah suasana sekitar candi yang nyaman dan dikelilingi oleh banyak tumbuhan dan pepohonan.

Arca Dewi Durga Mahisasuramardini di sisi utara candi (dok. pribadi)

Oya, jika ingin mendapatkan hasil foto yang cantik, ada baiknya kamu berkunjung ke Candi Sambisari pada musim penghujan di mana rumput mulai tumbuh hijau dan lebat. Jika kamu berkunjung pada awal musim hujan dan akhir musim kemarau seperti saat ini, rumput di area candi belum tumbuh lebat dan masih tampak kering berwarna kekuningan, tidak begitu tampak saat difoto.

Kearifan Lokal di Sekitar Candi yang Mendukung Pelestarian Cagar Budaya Ini

Candi Sambisari nan asri ini dikelola oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk masuk ke lokasi ini, kamu harus membayar tiket masuk yang harganya sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000,00 untuk wisatawan lokal dan Rp 10.000,00 untuk wisatawan asing.

Indahnya senja di Candi Sambisari…. (dok. pribadi)

Jika kamu adalah penduduk lokal sekitar Kecamatan Kalasan seperti saya, petugas akan mengizinkanmu masuk secara gratis alias cuma-cuma tanpa harus membayar tiketnya. Benarlah apa yang dikatakan oleh Lubna, gadis kecil saya. Lubna bercerita bahwa ada saat tertentu di mana sekolah dasar tempatnya belajar yang lokasinya hanya sekitar 1 kilometer dari Candi Sambisari kerap mengajak murid-muridnya ke candi ini untuk melakukan prosesi pengenalan alam sekitar, sekaligus mengenalkan sejarah cagar budaya ini kepada mereka. Tujuannya tentu saja agar generasi penerus dapat menghargai sekaligus menjaga warisan budaya hasil peradaban nenek moyangnya.

Beruntung sekali area di sekeliling Candi Sambisari sangat terawat dan diperhatikan. Di beberapa bagian candi saya temukan adanya himbauan untuk menjaga kelangsungan cagar budaya, seperti larangan memanjat pagar candi dan larangan memotret dengan menggunakan drone.

Papan larangan memanjat tembok candi (dok. pribadi)
Larangan menggunakan drone untuk mengambil foto (dok. pribadi)

Keberadaan Candi Sambisari dan pesonanya bukan hanya mendatangkan pemasukan devisa bagi negara kita saja. Penduduk di sekitar candi juga mendapatkan peluang untuk memperbaiki kehidupan ekonomi mereka dengan membuka berbagai usaha di sekitar wilayah taman Candi Sambisari, mulai dari usaha kuliner, jasa parkir, maupun jasa homestay, laundry, dan usaha menguntungkan lainnya.

Masyarakat di sekitar Candi Sambisari memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomian mereka dengan membuka aneka usaha (dok. pribadi)

Candi Sambisari ini juga sering digunakan sebagai tempat melakukan kegiatan rutin oleh penduduk sekitar, seperti misalnya, aktivitas olahraga senam masal setiap hari Minggu pagi di taman candi dan dilanjutkan adanya pasar tiban serta bazar makanan di hari yang sama.

Rasanya nilai-nilai kearifan lokal seperti ini patut dibudayakan dan dilestarikan. Melalui cara sedeerhana namun mengena ini diharapkan muncul rasa memiliki dari penduduk sekitar untuk turut serta menjaga dan bertanggung jawab terhadap keberadaan cagar budaya Candi Sambisari ini. Mereka dapat saling bersinergi dan merasa sama-sama membutuhkan.

Masyarakat membutuhkan objek wisata cagar budaya untuk membantu peningkatan perekonomian, sementara pihak pengelola cagar budaya juga merasa terbantu dengan adanya kesadaran masyarakat sekitar untuk turut melestarikan dan merawat peninggalan sejarah nenek moyang kita.

Nah, ternyata bukan hanya masyarakat di Dusun Sambisari yang dapat berkontribusi pada pelestarian dan perawatan cagar budaya Indonesia. Kamu juga bisa, lo, berkontribusi dalam pelestarian peninggalan sejarah banga kita. Salah satunya dengan mengikuti Kompetisi Blog Cagar Budaya Indonesia: Rawat atau Musnah  ini. Yuk, baca ketentuannya dan segera berikan kontribusi terbaikmu, ya!

Traveloka Xperience, Pesan Tiket Masuk ke Jogja Bay Waterpark Jadi Mudah dan Menyenangkan

Pertama kali mendengar “Traveloka Xperience” setelah diberitahu oleh seorang mata-mata bayaran yang bertugas mengamati segala hal kekinian yang sedang ngehits kwkwkwk…. Yup, siapa lagih kalau bukan si little princess Lubna ūüėÄ *ehh jangan dipanggil little princess lagi, nanti dia protes karena sudah beranjak di usia 10 tahun,¬†heheheee….

Lubna memberi tahu ibunya ini setelah melihat tayangan iklan Traveloka Xperience di televisi. Waktu itu saya enggak terpikir sama sekali untuk mengecek menu baru itu di Traveloka, karena memang sudah lama enggak jalan-jalan ke luar kota dan melakukan booking transportasi darat dan udara melalui platform OTA (online travel agent) satu ini.  Aplikasinya pun sudah saya parkirkan karena efek gadget yang mulai lelah menyimpan beraneka data dan belum di-manage ulang.

Jujur dan ngaku, tapi jangan disetrap yakk… ūüėÄ selama ini saya hanya paham bahwa Traveloka adalah platform untuk booking hotel dan tiket aja, belum pernah mencoba reservasi berbagai macam kategori menu lain yang ada di situ. Jadilah ketika tahu ada menu baru Traveloka Xperience (yang ternyata adalah rebranding dari menu lama Aktivitas dan Hiburan dengan penambahan beberapa fasilitas dan jangkauan), saya kemudian kepo menelusurinya.

Apa Itu Traveloka Xperience? Baca Lanjutannya, yuk!

Bukan rahasia lagi jika Traveloka selama ini telah menjadi platform favorit untuk pemesanan tiket transportasi dan akomodasi, beserta paket penginapan dan segala hal yang terkoneksi bagi para traveler, dengan harga yang sangat bersaing dan terpercaya.

Kamu tahu enggak, sih, sekitar 100 maskapai domestik dan internasional telah bekerja sama dengan Traveloka untuk melayani lebih dari 200.000 rute penerbangan ke seluruh dunia, lo, sehingga tak heran jika perusahaan ini memiliki banyak inventori pemesanan akomodasi, mulai dari hotel, apartemen, vila, dan banyak lagi.¬† Tidak tanggung-tanggung, Guys, Traveloka juga didukung lebih dari 40 metode pembayaran untuk seluruh pelanggan di beberapa negara Asia Tenggara, serta fasilitas customer service yang siap melayanimu selama 24 jam nonstop. Ketje, bukan?…

Beberapa submenu yang berhubungan dengan sarana aktivitas dan  hiburan dapat kamu temukan di Traveloka Xperience, antara lain:

  • Atraksi
  • Bioskop
  • Spa dan kecantikan
  • Event
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Makanan dan minuman,
  • Transportasi, dan banyak lagi lainnya
Tampilan menu Traveloka Xperience di smartphone

Salah satu yang menarik untuk saya sebagai kaum hawa yang pastinya selalu menyukai segala hal berbau diskon adalah adanya potongan harga apabila kamu melakukan pemesanan beberapa tiket hiburan dan rekreasi melalui Traveloka. Contohnya, dalam submenu Atraksi, saya menemukan fasilitas pemesanan tiket masuk ke wahana rekreasi Jogja Bay Waterpark di Yogyakarta.

Wahana Jogja Bay Waterpark ini lokasinya enggak begitu jauh dari tempat tinggal saya. Selama ini sudah beberapa kali ke sana, kadang bareng keluarga dan ada kalanya juga bareng rombongan sekolah Lubna.  Jika dilihat sekilas harga tiket masuknya, wahana rekreasi air satu ini memang lebih tinggi harga tiketnya dibandingkan arena permainan sejenis di Yogyakarta. Tapi sebenarnya worth it lah ya, karena fasilitas dan wahana permainan yang disediakan memang lengkap, dan satu lagi yang penting, aman untuk seluruh keluarga, meski untuk anak kecil sekalipun.

Untuk kamu yang selama ini masih suka membeli tiket langsung di loket pintu masuk Jogja Bay Waterpark, enggak ada salahnya mulai menggunakan kemudahan fasilitas dari Traveloka Xperience, lo! Selain lebih hemat karena ada diskon khusus sesuai promo yang sedang berlangsung, *wahhh…. akuhh banget inih¬†ūüėÄ …, kamu juga akan mendapatkan kemudahan akses masuk di loket khusus Traveloka Easy Access. Jadi enggak perlu antri lama lagi deh seperti pengunjung lainnya di pintu masuk. Duhhh… tjakep mah kalau gini. Secara dulu saya pernah antri lumayan luaaama pas peak season liburan karena begitu banyaknya pengunjung, terutama rombongan traveler dari luar kota.

Cara Melakukan Pemesanan Tiket Masuk

Kalau kamu belum punya akun di Traveloka, saya sarankan segera bikin saat ini juga, ya. Bukan apa-apa sih, manfaatnya itu lo, ternyata banyak banget, Guys!

Setelah bikin akun dan login, kamu bisa langsung klik menu Xperience. Nanti di sana ada banyak penawaran submenu yang bikin mupeng, lengkap dengan berbagai diskon menarik, sesuai kota yang kamu inginkan untuk dikunjungi.

Tampilan login atau pendaftaran akun Traveloka di smartphone

Untuk pemesanan tiket masuk Jogja Bay Waterpark sendiri, kamu dapat lakukan langkah-langkah berikut ini. Gampang banget, kok!

  1.  Login ke akun Traveloka-mu
  2. Pilih menu Xperience
  3.  Pilih submenu Atraksi, lalu pilih kota Yogyakarta
  4.  Cari destinasi Jogja Bay Waterpark
  5.  Klik tombol Cari Tiket
  6.  Periksa kategori tiket masuk yang kamu inginkan. Apakah ingin masuk ke wahana tersebut di hari kerja (Senin РJumat), atau ingin di akhir minggu (Sabtu РMinggu), karena ada perbedaan harga di hari kerja dan akhir minggu.
  7.  Kalau kamu memilih harga di akhir minggu, ada potongan harga sekitar 10% dari harga normal Rp 100.000 menjadi hanya Rp 84.500 per orang (khusus dewasa).
  8.  Ada pula pilihan harga paket lainnya untuk akhir minggu, yaitu: Paket Fun Akhir Pekan (Rp 160.000), Paket Adventure Akhir Pekan (dari harga normal Rp 170.000 menjadi hanya Rp 164.900), dan Paket Premium Akhir Pekan (dari harga normal Rp 200.000 menjadi Rp. 194.000).
    Waduhhh…. lumayan banget kan diskonnya kalau pesan lewat Traveloka? ūüôā
  9.  Untuk anak di bawah usia 2 tahun kamu enggak perlu khawatir ya, masuknya gratis alias free. Sedangkan anak-anak dengan tinggi badan < 110 cm mendapatkan harga tiket khusus sebesar Rp 63.000.
  10.  Setelah memilih tiket yang kamu inginkan, klik tulisan Ubah Tanggal untuk memasukkan tanggal berkunjung yang diinginkan.
  11.  Isi data dirimu dan lanjutkan ke proses pembayaran. Tak perlu khawatir karena Traveloka telah bekerja sama dengan begitu banyak partner pembayaran, termasuk beberapa toko retail seperti Alfamart, Alfamidi dan Indomaret. Sangat mudah dan terjangkau bukan?
  12. ¬†Untuk penukaran e-voucher tiket masuk dari Traveloka, kamu cukup menunjukkan bukti e-voucher yang ada di smartphone-mu kepada petugas di loket khusus Traveloka Easy Access di wahana atau tempat yang ingin kamu kunjungi. Jadi enggak perlu lagi tuh ada bukti bayar atau pencetakan dalam bentuk kertas. Paperless banget kan, sesuai dengan kampanye penyelamatan lingkungan dan penghematan sumber daya alam yang sedang digalakkan belakangan ini. Sampai sebegini jauh ya pemikirannya, tjakeppp banget dah….

Gimana, sangat mudah bukan proses pemesanan tiket masuknya?

Setelah tahu caranya, saya jadi makin semangat nih pantengin berbagai promo yang ada di Traveloka. Next pengen banget bisa ajak Lubna ke Candi Borobudur dengan cara beli tiket masuknya lewat Traveloka Xperience aja. Kan ada diskon dan fasilitas easy access-nya biar enggak antri masuknya…

Pengen juga dapetin diskon aneka makanan dan minuman di outlet Jogja Scrummy-nya Dude Harlino atau Mamahke Jogja-nya Zaskia Mecca *halahhh…. sabarrrrrrr, satu per satu dong, ah! ^_^

Mungkin ada di antara kamu yang juga punya pengalaman dan cerita menarik setelah menggunakan fasilitas asyik dari Traveloka Xperience ini? Feel free to share di kolom komentar ya, Guys, biar kita semua bisa saling berbagai manfaat satu sama lain.

Yuk, nikmati berbagai #XperienceSeru hidupmu bersama kecepatan dan kepraktisan layanan Traveloka dalam berbagai metode pembayaran dan aneka bahasa. Tunggu apalagi, Guys?

Momentum #AyoHijrah bersama Bank Muamalat, Ketika Komitmen Menjauhi Riba Allah Buktikan dengan Nyata

.
Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata “Hijrah”?

Kata ini sering sekali kita dengar dan baca akhir-akhir ini. Alhamdulillah, begitu banyak mereka yang mulai sadar dan perlahan mendekatkan dirinya kepada Sang Khalik, meninggalkan hiruk pikuk kehidupan dunia yang semakin lama makin tak jelas dan abu-abu batasnya.

Dilihat dari arti katanya, hijrah berarti melakukan suatu perubahan ke arah yang lebih baik. Meninggalkan kondisi sebelumnya yang kurang nyaman dan dikhawatirkan dapat memengaruhi keadaan menjadi lebih buruk. Pada zaman Rasulullah Saw dahulu kala, makna hijrah ditandai saat Rasulullah memutuskan meninggalkan kota Mekkah menuju Madinah untuk menghindari tekanan dari kaum kafir Quraisy.

Untuk saya pribadi, makna kata hijrah mulai terasa selama kurun waktu 3 tahun terakhir. Alhamdulillah, begitu banyak momentum hijrah yang Allah ajarkan kepada saya.

Dahulu, saya sering tidak percaya setiap mendengar cerita dan  nasihat seorang ustaz di televisi yang terkenal dengan metode sedekah dan shalawat-nya untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Ketidakyakinan yang dipicu oleh kurangnya ilmu agama dan masih tertutupnya diri ini dari hidayah-Nya.

Saat mendengar testimoni dari sang ustaz mengenai terkabulnya banyak hajat (keinginan) dalam hidupnya, termasuk keinginan putri beliau untuk memiliki laptop dengan perantaraan shalawat dan sedekah, hati kecil saya masih bertanya-tanya, “Apa iya bisa begitu caranya?”

Hemmm… sungguh, terasa di luar logika. Saya bahkan lupa bahwa tak ada yang tak mungkin jika Allah sudah berketetapan akan terjadinya sesuatu.

Keyakinan saya akan kekuatan sedekah mulai berangsur menjadi 100% setelah membaca banyak testimoni, salah satunya di grup Facebook milik Saptuari Sugiharto, seorang pengusaha muslim asal Yogyakarta dan Dewa Eka Prayoga, pengusaha muda asal Bandung.

Allah kemudian membuka mata saya lebih lebar lagi lewat seorang teman yang meminjamkan sebuah buku motivasi berjudul “Moslem Millionaire”, karya motivator nasional Ippho Santosa.¬† Tak berapa lama setelah itu, keajaiban pun mulai terjadi. Allah izinkan saya bertemu dengan Ippho Santosa dengan mudahnya, lewat salah satu seminar beliau yang diadakan di Yogyakarta. Seminar singkat itu sungguh membawa banyak perubahan dalam cara pandang saya tentang arti sedekah dan cara mewujudkan impian.

Seminar “100 Juta Pertama” Ippho Santosa, bulan Maret 2017 di Jogja Expo Centre

.
Seiring perjalanan saya mencari ilmu untuk menjadi pribadi yang lebih baik,  ternyata bukan hanya ilmu tentang sedekah saja yang saya dapat.  Allah menunjukkan saya ilmu lainnya yang tak kalah pentingnya, yaitu tentang anjuran menghindari riba.  Masya Allah.

Riba, secara kaidah bahasa dapat diartikan sebagai “tumbuh dan membesar”. Secara umum, dalam hal jual beli dan utang piutang, riba adalah keharusan untuk memberi kelebihan pengembalian saat kita membayar pinjaman kepada si pemberi utang. Adapun apabila kelebihan itu kita berikan atas keinginan kita sendiri, tanpa paksaan dari si peminjam, maka itu bukan riba, dan diperbolehkan.

Misalnya, saya meminjam uang sebesar Rp900.000,- dari seorang sahabat. Kemudian saat pengembalian, saya melebihkan uangnya menjadi Rp1.000.000,- dengan alasan, sisa Rp100.000,- nya biarlah digunakan untuk membeli boneka bagi anak sahabat saya tadi. Maka ini bukan riba dan hukumnya diperbolehkan.

Yang dilarang adalah, apabila sahabat saya berkata saat saya meminjam uangnya, “Besok saat pengembalian pinjaman, kamu harus mengembalikan uangnya menjadi Rp1.000.000,- ya, bukan hanya Rp900.000,-”¬†Ini dalam agama Islam termasuk riba, dan tentu saja hukumnya haram.

Imam Muslim rahimahullah pernah meriwayatkan suatu hadis Rasulullah dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu:

‚ÄúRasulullah Shallallahu ‚Äėalaihi wa sallam telah melaknat pemakan riba, yang memberi riba, penulisnya, dan dua saksinya,‚ÄĚ dan beliau bersabda, ‚Äúmereka semua sama.‚ÄĚ

Dalam praktiknya, jujur saja, jangankan menerapkan praktik riba dalam kehidupan sehari-hari. Untuk masalah utang piutang, saya termasuk orang yang sangat takut mencicil barang atau meminjam uang kepada orang lain. 

Kalau membeli barang yang saya inginkan harus dengan mencicil atau berutang, sebisa mungkin saya hindari hal itu dan jauhi keinginan hati untuk memiliki barang tersebut ūüôā Intinya, saya takut dan tak cukup bernyali besar dengan masalah cicilan dan pinjam-meminjam ini.¬†

Ada satu kisah yang ingin saya bagikan ke teman-teman. Kisah nyata ini sudah pernah saya ceritakan ke beberapa orang teman, tapi belum pernah saya tulis di blog. Bukan sebagai ajang untuk eksis, tapi insya Allah bisa digunakan sebagai motivasi dan bukti  bahwa kecintaan serta ke-istiqomah-an kita di jalan Allah suatu saat pasti akan berbuah manis pada akhirnya.

Pada bulan Januari 2017, saya ingat, waktu itu ibu saya ingin membeli sebuah sepeda motor baru dengan cara mencicil. Saat itu kondisi sepeda motor yang biasa kami gunakan memang sedang butuh banyak perbaikan. Maklum, itu adalah kendaraan lama, keluaran tahun 1997. Meskipun mesinnya masih halus dan enak dipakai, sepeda motor itu mulai sering macet, apalagi dalam kondisi hujan lebat.

Ibu merencanakan membeli lewat salah satu dealer motor yang sering menyebarkan flyer promosinya di halaman rumah kami.

 Apa yang ada di benak saya saat itu?

Mendadak saya ingat satu hadis yang pernah saya baca, yang diriwayatkan oleh Imam Al Hakim dan Al Baihaqi:

‚ÄúRiba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya…‚ÄĚ

Na’udzubilahiminzalik….¬†

Buru-buru saya melarang ibu meneruskan niatnya. Saya yakinkan beliau, jika kita tidak sanggup membeli secara tunai dan harus mencicil secara kredit yang ada tambahan bunga dalam pembayarannya, lebih baik tinggalkan. Tetap bertahanlah dengan sepeda motor yang lama, sambil terus berdoa dan giat sedekah, terutama membagikan nasi bungkus pada hari Jumat dengan motor lama tersebut, meskipun mungkin penampilan kami tak sekeren pengguna jalan lainnya.  Dan akhirnya, ibu pun pasrah dan menurut pada anjuran saya.

Teman-teman tahu apa yang kemudian terjadi? Masya Allah, Allahu Akbar!!
.

Sepeda motor gratis, Masya Allah!

.
Tak perlu menunggu waktu lama. Di bulan Mei 2017, Allah buktikan semuanya. 

Saat itu instansi tempat almarhum bapak dulu bekerja menyelenggarakan perayaan ulang tahunnya. Seperti biasa, seluruh pensiunan instansi tersebut dan keluarga/ahli waris yang masih hidup diundang untuk menghadiri dan meramaikan perayaan tersebut. Dan seperti biasanya pula, banyak doorprize disediakan saat acara berlangsung. Salah satu hadiah utama saat itu berupa sepeda motor matic terbaru keluaran sebuah brand ternama. 

Qadarallah, seperti sudah tertulis dalam skenario-Nya, nomor doorprize milik ibu menjadi pemenang hadiah utama itu. Saya yang tak ikut hadir dalam acara tersebut hanya mampu termangu tak percaya saat ibu bercerita di rumah, betapa ia gemetarrrr mendengar nomornya dipanggil sebagai penerima hadiah sepeda motor itu.

Begitulah, Allah Swt sungguh menunjukkan kuasa-Nya. Sepeda motor yang kami impikan dan inginkan beberapa bulan terakhir ternyata hadir dengan sendirinya, tanpa kami harus mengeluarkan biaya sepeser pun, Masya Allah. Hingga saat ini, setiap kali mengingat hal itu, kami semakin yakin dan percaya bahwa janji Allah itu PASTI.

Hingga saat ini, sepeda motor hadiah tersebut masih tetap kami gunakan untuk membagikan sedekah nasi bungkus setiap hari Jumat, menggantikan motor lama yang masih terawat baik di rumah. Bahkan, lambat laun, banyak teman-teman lain yang juga ikut menitipkan rezekinya untuk kami salurkan kepada para tukang becak dan pemulung yang ada di Yogyakarta dalam bentuk sedekah nasi bungkus ini . Masya Allah. Terima kasih teman-teman semua.
.

Alhamdulillah, ibu yang berusia 70 tahun tetap bugar & selalu diberi kesehatan mendampingi saya membagikan nasi bungkus Jumat ūüôā

 

Terima kasih ya titipan rezekinya, teman-teman. Semoga Allah balas dengan rezeki berlimpah dan barokah. Aamiin.

.
Mudah-mudahan sedikit cerita di atas dapat meyakinkan diri kita untuk terus istiqomah di jalan-Nya. Tidak penting orang percaya atau tidak akan pengalaman dan keajaiban hidup yang kamu alami, yang penting kamu sendiri harus bertambah yakin dan percaya bahwa ada kekuatan besar yang mengatur kehidupanmu di dunia ini. 

Mencari jalan kebaikan menuju perubahan itu memang tak semulus kulit wajah yang kinclong bersinar hasil menggunakan krim instan, sehingga lalat pun terpeleset dibuatnya ūüôā Mencari jalan hijrah itu butuh keberanian dan selalu diawali dengan banyaknya kerikil tajam, serta jalanan yang berliku, penuh tebing curam dan menakutkan. Tapi ketika kamu berhasil mencapai puncak dan menaklukkannya, kamu dapat tersenyum sesudahnya.

Momentum #AyoHijrah bersama Bank Muamalat Indonesia

Teman-teman, kisah nyata perbaikan diri yang penuh kekurangan ini menuju kehidupan yang lebih baik dan berkah ternyata senada dengan program #AyoHijrah yang diluncurkan oleh Bank Muamalat Indonesia.

Sebagai bank syariah pertama yang ada di Indonesia sejak 1 November 1991, PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk mendapat dukungan penuh dari pemerintah karena digagas oleh para pengusaha muslim, termasuk MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).

Berbagai inovasi produk telah diluncurkan sejak tanggal 1 Mei 1992, seperti:
– Asuransi Syariah (Asuransi Takaful)
– Dana Pensiun Lembaga Keuangan Muamalat (DPLK Muamalat)
–¬† Multifinance syariah (Al-Ijarah Indonesia Finance) yang seluruhnya menjadi terobosan di Indonesia.¬†

Bahkan produk Shar-e Gold Debit Visa yang diluncurkan pada tahun 2011 berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “Kartu Debit Syariah dengan teknologi chip pertama di Indonesia”. Alhamdulillah, mantap nian¬†perjalanan Bank Muamalat Indonesia ini, ya.

Nah, sejak bulan Oktober 2018 lalu, Bank Muamalat Indonesia kian gencar mengajak masyarakat untuk berhijrah, khususnya dalam hal layanan perbankan. 

Peluncuran program #AyoHijrah Bank Muamalat Indonesia (Foto: Bankmuamalat.co.id)

.
Chief Executive Officer
(CEO) Bank Muamalat Indonesia, Achmad K. Permana mengatakan, konsep berhijrah sendiri meliputi 3 hal penting, yakni:
– memulai
– melengkapi, dan
– menyempurnakan (kaffah)

Ketiganya sebenarnya  dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, lho. Tidak hanya berhijrah untuk tujuan ibadah saja, melainkan juga dalam penggunaan layanan keuangan yang sesuai dengan syariat Islam.

Untuk mendukung program #AyoHijrah ini, Bank Muamalat Indonesia juga telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan, antara lain:
РSeminar / edukasi tentang perbankan syariah 
– Pembukaan booth/stand di pusat kegiatan masyarakat
– Kajian Islami dengan narasumber dari kalangan ulama
– Pemberdayaan masjid sebagai salah satu agen perbankan syariah

Produk tabungan Bank Muamalat Indonesia pun turut diberikan nama baru dengan kata “Hijrah”, sebagai bentuk ikhtiar agar layanan kepada nasabah semakin berkah, seperti:¬†

  • Tabungan iB Hijrah
  • Tabungan iB Hijrah Haji dan Umrah, dan masih banyak lagi produk unggulan lainnya

Kenapa Kamu Harus Memilih Bank Muamalat Indonesia?

Selain karena adanya program #AyoHijrah tadi, ada banyak alasan kenapa kamu sebaiknya menjadikan Bank Muamalat sebagai sarana yang barokah dan terpercaya dalam layanan finansialmu.

  • Bank Muamalat adalah bank pertama murni syariah di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1992.
  • Bank Muamalat tidak menginduk dari bank lain, sehingga terjaga kemurnian syariahnya.
  • Pengelolaan dana di Bank Muamalat didasarkan pada prinsip-prinsip ekonomi syariah yang dikawal dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.
  • Bank Muamalat memilki produk dan layanan keuangan lengkap yang ditunjang dengan berbagai fasilitas, seperti Mobile Banking, Internet Banking,¬†jaringan ATM, serta Kantor Cabang hingga ke luar negeri.

Nah, dengan strategi bisnis yang terarah ini, Bank Muamalat Indonesia diharapkan akan terus melaju mewujudkan visinya menjadi ‚ÄúThe Best Islamic Bank and Top 10 Bank in Indonesia with Strong Regional Presence‚ÄĚ (Bank syariah terbaik dan termasuk dalam 10 besar bank di Indonesia dengan eksistensi yang diakui di tingkat regional).

Kamu sendiri, kapan momentum hijrah terbesar dalam hidupmu? Yuk, segerakan momen #AyoHijrah-mu bersama Bank Muamalat Indonesia, ya!

Segera datangi Kantor Cabang Bank Muamalat terdekat di kotamu, atau ikuti akun media sosialnya di bawah ini:

Facebook : Bank Muamalat
Instagram : @BankMuamalat
Twitter : @BankMuamalat
Website : www.bankmuamalat.co.id

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Bank Muamalat Indonesia bertema “#AyoHijrah Berani Lebih Baik”.

Yang Tersisa dari Kaki Rinjani sebagai Wonderful Indonesia Pasca Gempa Dahsyat 2018

Sumber : Wisatalombok.info

Hemmm…. rasanya tak akan pernah habis kata untuk bercerita tentang pulau kelahiran saya ini meski sudah tak tinggal di sana lagi. Sekumpulan memori masa kecil yang berkelebat dan tersimpan dengan rapi, membuat saya selalu ingin dan ingiiinnn terus kembali ke sini. 

Yup, wonderful Lombok! Begitu banyak sesuatu yang unik dari pulau ini. 

Saya ingat, ketika kecil, ibu saya yang orang Yogya asli dan pindah ke Lombok karena mengikuti tugas Almarhum bapak, pernah berkata, “Lombok itu unik, nak. Di Lombok kamu bisa melihat budaya Bali. Tapi di Bali kamu tak akan pernah bisa melihat budaya Lombok…”

Dan benarlah demikian adanya, karena hanya di Lombok kita dapat menyaksikan kerukunan beragama antara masyarakat muslim dan Hindu Bali, yang berdiri berdampingan satu dengan yang lain. Bahkan di Lombok kamu bisa menemukan kampung khusus masyarakat Bali yang disebut Kampung Bali.

Oya, bercerita tentang Lombok saat ini tak bisa lepas dari kisah tragis gempa dahsyat 6, 4 SR yang terjadi akhir Juli lalu. Pemerintah daerah setempat saat ini masih terus melakukan perbaikan dan mencari solusi agar pulau wisata ini dapat kembali normal seperti dulu. Meski saat ini pembangunan pusat niaga makin pesat dan menjamur di tengah kota, wisata alam dan kuliner di Lombok tetaplah juaranya. Penerbangan langsung selama liburan dengan rute Yogya – Lombok sepanjang pengamatan saya, selalu diisi dengan banyaknya wisatawan bule di pesawat.

Nggak mengherankan sih sebenarnya, karena di Lombok masih banyak objek wisata perawan, misalnya pantai, dengan deburan ombak dan warna laut eksotis biru kehijauan dan pasir putih sebesar biji merica, menunggu untuk kamu sentuh.

Tapi kali ini kita tak akan berbicara tentang pantai, Dears, karena ada satu lagi keindahan yang menyihir para wisatawan saat berkunjung ke sini. Apalagi kalau bukan panggilan dari sosok misterius dan cantik Dewi Anjani yang berdiri kokoh di wilayah kekuasaannya, yaitu Gunung Rinjani.

Sumber : Trekkingrinjani.com

Yup! Di kalangan para pendaki, Rinjani termasuk gunung yang memiliki jalur trekking sangat menantang. Dengan ketinggian sekitar 3726 mdpl, Rinjani menjadi gunung tertinggi nomor 3 di negara kita setelah Kerinci dan puncak Cartenz. Kamu boleh merasa lelah hayati saat mendakinya. Tapi setelah itu semua akan terbayar dengan daya tarik dan pesonanya.

Padang Savana, Air Terjun, Gua dan Danau Segara Anak

Sumber : Trekkingrinjani.com

Kalau kamu naik ke Rinjani dari desa Sembalun Lawang, kita akan menemukan padang savana nan cantik yang membuatmu merasa dunia ini begitu luas dan hanya milikmu seorang. Tapi jangan puas dulu, ya, karena ini baru permulaan pendakian. Di atas masih ada pesona air terjun, gua dengan lukisan bebatuan stalagtit dan stalagmit-nya, serta objek utama yang menjadi tujuan para pendaki ke sini, yaitu danau Segara Anak. 

Sumber : Trekkingrinjani.com
Sumber : Trekkingrinjani.com
Sumber : Astacala.com

Just info aja, danau Segara Anak berada di ketinggian 2.010 mdpl, dengan kedalaman sekitar 230 meter. Bentuk danaunya seperti bulan sabit dengan luas sekitar 1.100 hektar.

Gimana bukan surga dunia, coba? Air yang berwarna biru kehijauan, pohon yang rindang, pemandangan gunung yang menjulang, membuat banyak pendaki menggelar tenda untuk menikmati surga dunia ini.  Apalagi ada pesona Gunung Barujari di tengah danau yang mengeluarkan belerang dari kawahnya. 

Rinjani Pasca Gempa Lombok 2018

Sumber : Puspen TNI via Tirto.id

Sebaris kisah di atas rasanya tak perlu membuat kita menjadi baper. Apalagi jika mengingat musibah gempa adalah kondisi force majeur yang tak dapat diduga. Semua sudah ada yang mengatur.

Awalnya pemerintah daerah memutuskan menutup sementara jalur pendakian ke puncak Rinjani sampai tahun 2020. Wajar rasanya, karena saat gempa terjadi banyak sekali material longsoran dan batu yang jatuh. Kondisi tanah di puncak pun menjadi retak-retak. 

Informasi yang penulis kutip dari laman Mongabay.co.id, untuk ke depannya pihak pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan membuat beberapa kebijakan baru terkait pendakian. Misalnya, dengan memberlakukan sistem booking online untuk para pendaki, sehingga jumlah pendaki dalam satu hari juga dapat dibatasi. Ini sebagai bentuk pelajaran dari kondisi sebelumnya, dimana saat musim liburan tiba, sekitar bulan Juli dan Agustus, pengunjung Rinjani melimpah ruah. Akibatnya nih, suasana di puncak juga menjadi tidak nyaman karena terlalu banyak tenda yang didirikan.

Sumber : Trekkingrinjani.com
Sumber : Hipwee.com

Manajemen pengelolaan sampah juga menjadi masalah yang cukup serius, untuk menjaga keberadaan puncak gunung selalu dalam keadaan bersih dan bebas sampah (zero waste). Pengelola TNGR juga berencana mengkaji ulang pengaktifan kembali sistem monitoring pendaki lewat CCTV dan frekuensi radio, bekerja sama dengan pihak Universitas Mataram.

Nah… berita baiknya, Dears, sejak pertengahan November lalu jalur pendakian ke Rinjani sudah dibuka kembali, tapi melalui jalur desa Aikberik di Kabupaten Lombok Tengah. Untuk saat ini jalur tersebut dianggap cukup aman menggantikan pintu masuk sebelumnya di wilayah Sembalun dan Senaru di Kabupaten Lombok Timur, yang sampai saat ini kondisinya belum memungkinkan.

Bismillah, kita doakan bersama ya target ke depan ini berhasil terpenuhi dan Rinjani kembali menjadi salah satu bagian indah dari Wonderful Indonesia. Sedih kalau baca banyak masyarakat di daerah Sembalun, yang merupakan salah satu jalur masuk ke Rinjani kehilangan sumber pendapatannya. Pasca gempa lalu wilayah ini sempat mengalami kondisi seperti kota mati akibat tidak adanya aktivitas pendakian sama sekali. Padahal sumber pendapatan mereka yang utama justru berasal dari situ.

Sumber : Indonesia.travel


Sebaris coretan sederhana ini merupakan bentuk keprihatinan, sekaligus kecintaan yang tiada pernah pudar terhadap tanah kelahiran penulis. Tulisan ini juga diikutsertakan dalam lomba blog yang diadakan oleh Wonderful Indonesia ,  yang ketentuannya dapat kamu baca di sini.

ūüíúūüíõūüíö