Arsip Tag: bisnis

Benarkah Investasi Apartemen Menguntungkan?

Salah satu ruangan di dalam apartemen (image: Pixabay.com)

Bukan rahasia lagi jika kebutuhan akan hunian semakin lama semakin meningkat, terutama di kota-kota besar. Masyarakat tidak lagi hanya sekadar memikirkan kesenangan sejenak, seperti makan enak dan jalan-jalan saja, tetapi sudah waktunya memikirkan perlunya memiliki hunian yang nyaman sebagai tempat berpulang, setelah seharian bekerja keras.

Hunian vertikal dengan bentuk bangunan yang naik ke atas dan tidak banyak menghabiskan lahan, seperti bentuk apartemen, tampaknya dapat menjadi pilihan, terutama untuk kamu yang tinggal dan bekerja di wilayah perkotaan. Banyaknya fasilitas umum yang terdapat di sekitar hunian vertikal ini merupakan daya tarik dan nilai tersendiri untuk calon pembeli apartemen dalam menjatuhkan pilihannya.

Di Jakarta Pusat, misalnya. Sebagai wilayah yang memiliki banyak pusat perkantoran, masyarakat cenderung memilih untuk membeli hunian kedua sebagai tempat transit agar mereka lebih dekat dengan lokasi pekerjaan dan juga fasilitas hiburan, seperti pusat perbelanjaan, olahraga, dan sarana rekreasi lainnya. Pasangan muda dan generasi milenial menjadi sasaran utama para pengembang untuk menjual apartemen di Jakarta Pusat, mulai kisaran harga ratusan juta, hingga apartemen mewah bernilai miliaran rupiah.

Demikian pula di wilayah Jakarta Selatan. Tanpa mengesampingkan nilai sektor properti lain, seperti rumah, tanah, dan sejenisnya, membeli apartemen dapat menjadi passive income bagi pemiliknya karena harga jualnya yang terus naik dari waktu ke waktu. Selain harga jual, menyewakan apartemen untuk jangka pendek harian atau bulanan juga dapat menjadi pilihan bagi para pemilik apartemen. Pihak pengembang yang menjual apartemen di Jakarta Selatan optimis permintaan akan apartemen terus meningkat karena adanya harga yang bervariasi dan bantuan pembiayaan secara kredit dari perbankan ataupun pengembang (Kompas.com, 13/4/2017).

Namun sebelum memutuskan membeli apartemen, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan, antara lain:

1. Lokasi

Pemilihan lokasi yang strategis cukup penting saat kamu memutuskan membeli apartemen. Ini dapat berpengaruh pada kenaikan harga di masa depan. Akses transportasi, akses fasilitas umum dan kemudahan menuju area apartemen adalah salah satu hal yang harus kamu perhatikan.

2. Lahan

Pastikan apartemen yang kamu beli memang berada di lahan milik pengembang, bukan lahan milik pemerintah atau pihak lainnya.

3. Fasilitas Apartemen

Jangan lupa, perhatikan pula fasilitas yang ada di apartemen sebelum kamu memutuskan membelinya. Mulai akses keamanan, fasilitas olahraga, rekreasi, dan keuntungan lain yang dapat diperoleh pemilik apartemen. Semakin banyak fasilitas yang disediakan, semakin strategis lokasinya, maka semakin tinggi pula harga jual kepemilikan apartemen tersebut.

Bagaimana, kamu tertarik memilih apartemen sebagai salah satu bentuk investasi masa depan? Jika ya, jangan tunda lagi dan jangan lupa kenali terlebih dahulu 3 hal yang sebaiknya kamu perhatikan di atas sebelum memutuskan membeli salah satu apartemen yang memikat hatimu.

Baca Juga

Cetak Stiker Custom, Salah Satu Sarana Promosi Terbaik dan Hemat Biaya untuk Kelangsungan Bisnismu

Kamu pasti tahu bahwa perkembangan suatu bisnis tidak dapat dipisahkan dari yang namanya media promosi. Sekalipun promosi bisnis melalui media online menempati urutan teratas dan saat ini menjadi cara yang paling diminati, bukan berarti promosi secara offline tidak kamu butuhkan lagi. Bagaimanapun, promosi online dan offline harus saling mendukung, terutama jika kamu memiliki usaha sendiri, bukan hanya sekadar sebagai reseller atau dropshiper saja. Spanduk, banner, neon box dan stiker custom merupakan salah satu cara tepat agar konsumen mengenal dan selalu mengingat brand bisnis yang kamu miliki.

Stiker custom umumnya memiliki tampilan yang menarik dengan berbagai gaya dan desain yang memikat. Selain hemat dari segi biaya, promosi melalui stiker custom juga sangat fleksibel karena dapat ditempelkan pada berbagai media, seperti kendaraan, pintu, dinding, barang sehari-hari, dan sebagainya. Pencetakan dengan teknologi digital saat ini juga memungkinkan kamu membuat stiker dengan berbagai model dan desain yang menarik, tahan cuaca, berkualitas tinggi dengan daya rekat yang kuat, seperti yang ditawarkan oleh Buatstiker.com.

Beberapa variasi cetak stiker yang dapat kamu pilih di Buatstiker.com antara lain:

1.  Stiker Vinyl

Stiker berbahan dasar vinyl (image: Buatsiker.com)

Stiker vinyl merupakan jenis stiker yang permukaannya halus, mengilap dan memiliki kelebihan tahan air. Bahannya memiliki tekstur seperti plastik, sehingga banyak variasi yang dapat dicetak di atas bahan ini. Bukan hanya berukuran kecil saja lo, stiker vinyl ini ternyata juga dapat dicetak dengan ukuran besar untuk diaplikasikan pada media kaca, seperti di toko retail atau mall-mall besar yang pastinya sering kamu lihat.

2. Stiker Sandblast

Stiker sandblast yang dapat kamu pilih desainnya. Cantik, bukan? (image: Buatstiker.com)

Stiker Sandblast adalah jenis stiker yang kerap digunakan untuk melapisi kaca, seperti yang sering kita lihat di tempat ATM, ruang kantor, hotel maupun rumah sakit. Fungsi stiker ini untuk membatasi pandangan orang lain ke dalam atau luar ruangan dan menjaga privasi. Stiker sandblast memiliki tekstur khusus sehingga dapat memberikan efek buram jika dilihat.

3. Stiker Label

Stiker label yang sering kita lihat dalam keseharian (image: Buatstiker.com)

Tentunya kamu sudah tak asing lagi kan dengan stiker yang satu ini? Stiker label sering kita jumpai dalam keseharian. Daya rekatnya sangat bagus sehingga sering digunakan untuk keperluan label industri, makanan, ataupun minuman, baik label botol, label kotak makanan dan lainnya. Stiker label juga bisa banget kamu gunakan untuk keperluan promosi pilkada, nama merek produk, dan sejenisnya.

4. Stiker Transparan

Stiker transparan dengan latar belakang bening (image: Buatstiker.com)

Stiker transparan memiliki karakteristik bening dan transparan. Hasil cetak pada permukaan stiker ini terlihat bening karena tidak terdapat latar belakang berwarna putih seperti umumnya stiker lain. Stiker transparan sering dijumpai pada promosi display yang dipajang di toko atau tempat umum yang sedang memberikan diskon atau penawaran tertentu. Kelebihannya adalah, selain konsumen dapat membaca promosinya, stiker ini juga memungkinkan konsumen melihat ke dalam display yang sedang dipajang tanpa terganggu pandangannya dengan media stiker.

5. Stiker Dinding

Stiker dinding untuk memberi tema tertentu pada ruangan (image: Buatstiker.com)

Tak kalah dari stiker label, stiker dinding juga banyak dipilih sebagai media promosi. Stiker ini ditempel di dinding dan digunakan sebagai background suatu wahana atau ruangan, maupun dalam acara-acara bertema tertentu. Stiker ini dapat dicetak dalam berbagai macam ukuran, baik besar maupun kecil sesuai yang kamu butuhkan. Kamu dapat memilih satu di antara dua pilihan finishing laminasi, apakah suka yang glossy (mengilap), atau lebih suka yang doff (tanpa kilap).


Oya, Guys, selain menawarkan jasa pembuatan stiker custom bagi para pelanggannya, Buatstiker.com juga menerima pemesanan untuk media promosi lainnya, lo, seperti x-banner, roll banner, tripod banner, dan aneka media promosi lain yang berfungsi agar pelanggan semakin mengenal produk atau brand usaha kita.

Roll banner seperti ini simpel banget kan untuk promosi (image: Buatstiker.com)

Nah, sekarang sudah tahu kan ya, bahwa promosi secara offline juga sangat penting bagi perkembangan bisnismu. Sampai kapan pun, kita tetap akan membutuhkan yang namanya material promosi secara fisik, seperti stiker, banner, spanduk, dan teman-temannya. Solusinya, kamu dapat langsung menuju website Buatstiker.com dan hubungi segera layanan pelanggannya.

Selamat mengembangkan bisnismu dan kuyyyy…. majulah satu langkah ke depan!

Baca juga


BTPN Syariah, Fokus pada Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera dan Kaum Perempuan Melalui #BankirPemberdaya

 
Kondisi ini menjadi salah satu dasar dari PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah, Tbk atau lebih dikenal dengan sebutan BTPN Syariah untuk kemudian seratus persen memfokuskan diri melayani keluarga prasejahtera produktif dan pemberdayaan kaum perempuan di Indonesia.
Untuk teman-teman  ketahui, BTPN Syariah resmi dibentuk pada 14 Juli 2014. Tapi beberapa tahun sebelumnya, tepatnya pada bulan Maret 2008, BTPN Syariah telah memiliki kantor cabang syariah pertamanya di Bandung dengan 49 orang karyawan. Peresmian kantor cabang pertama di tahun 2008 itu dilakukan setelah membentuk beberapa Unit Usaha Syariah yang bertujuan memenuhi kebutuhan perbankan syariah, mendanai UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) dan menyediakan fasilitas gadai bagi nasabahnya.

Bagi BTPN Syariah, melayani segmen keluarga prasejahtera produktif yang sering disebut dengan istilah “unbankable”  tentunya bukan hal yang mudah. Ini merupakan tantangan, tapi sekaligus juga peluang. Karenanya, BTPN Syariah berusaha menciptakan produk dan memberi layanan yang paling tepat sesuai kebutuhan mereka.

Salah satu lini terdepan yang berperan penting dalam pemberian motivasi kepada para nasabah yang mayoritas adalah kaum perempuan dari keluarga prasejahtera produktif, adalah tim Community Officer BTPN Syariah. CO BTPN Syariah yang terdiri dari para lulusan SMA dan disebut dengan Melati Putih Bangsa ini menjadi role model bagi para nasabah BTPN Syariah agar memiliki sikap Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS).

By the way, BTPN Syariah saat ini memiliki 25 cabang di seluruh Indonesia dan 41 Kantor fungsional operasional. Ada sekitar 12.000 Community Officer yang siap mendatangi langsung ke sentra-sentra nasabah di hampir 70% total kecamatan di Indonesia. Tentunya nasabah yang berada di pedesaan sangat terbantu, ya, dengan adanya sistem jemput bola seperti ini.

Dan satu lagi, sebagai bank yang juga menghimpun dana, saat ini ada sekitar 20.000 orang nasabah sejahtera yang menempatkan dana mereka di BTPN Syariah. Nah, hampir 100% dana yang berasal dari nasabah sejahtera tersebut kemudian disalurkan lagi kepada keluarga prasejahtera produktif yang saat ini jumlahnya mencapai 3,6 juta orang nasabah aktif.

Tidak mengherankan jika pada semester pertama tahun 2019 ini BTPN Syariah berhasil mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang sehat sebesar 24%, yaitu dari Rp 6,87 triliun menjadi Rp 8,54 triliun pada periode yang sama di tahun 2018.

Pertumbuhan yang sehat serta berkelanjutan ini tentunya merupakan buah dari konsistensi perusahaan untuk terus memfokuskan diri melayani keluarga prasejahtera produktif sejak tahun 2010.

Saya bersama Ainul Yaqin, Communication Head BTPN Syariah (tengah) dan drg. Decky (kanan). “Do Good Do Well” membuat seluruh insan di BTPN Syariah memiliki satu identitas yang sama, yaitu #bankirpemberdaya.

Seperti disampaikan oleh Ainul Yaqin, Corporate Communication Head BTPN Syariah, prinsip kemanfaatan dan pemberdayaan benar-benar dikedepankan oleh BTPN Syariah, sesuai visi dan misi untuk bersama-sama menciptakan kesempatan tumbuh dan hidup yang lebih berarti, sekaligus menjadi bank syariah terbaik untuk membantu mengubah hidup jutaan rakyat Indonesia.

Keyakinan untuk ‘Do Good Do Well’ (berkinerja baik sekaligus memiliki dampak sosial yang nyata) inilah, yang membuat seluruh insan di BTPN Syariah memiliki satu identitas yang sama, yaitu #bankirpemberdaya.

Ayo… kamu juga bisa lo, berpartisipasi dalam pemberdayaan perempuan dengan segenap potensi dan passion yang kamu miliki! Dengan mengikuti berbagai komunitas yang sesuai dengan passion-mu, baik online maupun offline, dan melakukan banyak hal bermanfaat, insya Allah kita semua bisa benkontribusi demi perbaikan kehidupan yang lebih baik lagi. Setuju?

Mudah dan Lezat, Ini 3 Jenis Makanan Ringan yang Bisa Jadi Inspirasi Bisnis Kulinermu

Berbeda dengan menjual makanan yang mengenyangkan perut seperti nasi, memulai bisnis kuliner makanan ringan cenderung lebih mudah dan tentunya lebih murah dalam hal modal usaha. Selain itu, peluang bisnis makanan ringan pun juga tergolong lebih menguntungkan karena semua orang dari berbagai lapisan dapat menikmatinya tanpa terkecuali.

Seiring berjalannya waktu, saat ini sudah semakin banyak jenis-jenis makanan ringan yang mulai bermunculan dan menjadikan inspirasi bagi para pelaku usaha lainnya. Hanya saja, perlu diketahui bahwa bisnis kuliner makanan ringan pun juga membutuhkan pertimbangan yang matang, mulai dari jenis makanan ringan yang belum memiliki banyak kompetitor hingga modal usaha yang dibutuhkan.

Bagi kamu yang membutuhkan inspirasi dalam memulai bisnis kuliner makanan ringan, yuk, simak beberapa ulasan berikut ini, ya!

Jenis Bisnis Kuliner Makanan Ringan

1. Pisang Nugget

Pisang nugget (image: Pinterest.com)

Walaupun sudah mulai banyak penjual pisang nugget ditemukan di mana-mana, tetapi tak ada salahnya menjadikan jenis makanan ringan satu ini sebagai peluang usaha yang menguntungkan. Dengan cara pembuatan yang cukup mudah dan modal usaha yang tidak besar, kamu bahkan berpeluang mendapatkan omzet hingga jutaan rupiah, lo.

Hanya saja, dikarenakan sudah mulai banyak penjual pisang nugget yang bertebaran, kamu bisa menciptakan keunikan tersendiri di produk pisang nugget yang kamu jual, agar setidaknya berbeda dari para kompetitor. Sebagai contoh, ciptakan cita rasa baru atau kombinasi baru yang belum banyak digunakan oleh para penjual pisang nugget lainnya.

2. Cake in Jar

Cake in jar (image: Bakingo.com)

Selanjutnya terdapat cake in jar yang masih hits hingga saat ini. Sesuai dengan namanya, cake in jar berarti kue yang disajikan di dalam jar atau stoples. Untuk idenya sendirinya sebenarnya cukup sederhana, hanya saja, kemungkinan kamu harus mengeluarkan modal lebih untuk memulai usaha ini.

Hal tersebut dikarenakan harga stoples kaca yang tidak murah, meskipun kamu membelinya secara online. Tak jarang, banyak pelaku usaha cake in jar ini yang menjual satu stoples kuenya di atas harga Rp50ribu, yang tentunya dengan harga itu memungkinkan pengembalian modal yang telah kita keluarkan.

Dengan rasa kue yang nikmat dan stoples yang bisa dijadikan sebagai wadah multi fungsi, pasti konsumen akan senang dan tidak kapok membeli. Agar lebih irit modal lagi, kamu bisa meminta konsumen yang melakukan repeat order untuk membawa kembali stoples yang mereka miliki untuk mendapatkan potongan harga.

Cara ini bukan hanya dapat menghasilkan keuntungan fantastis, kamu pun juga telah berhasil mengajak konsumen untuk turut berkontribusi dalam menyelamatkan bumi 🙂

3. Oreo Goreng

Oreo goreng (image: Ramesia.com)

Murah dan enak, itulah ‘julukan’ yang pas disandang untuk jenis makanan ringan satu ini. Dengan modal yang tak sampai Rp100ribu, kamu sudah bisa menghasilkan keuntungan dari berjualan oreo goreng ini. Bukan hanya itu saja, oreo goreng juga merupakan jenis makanan ringan yang disenangi oleh hampir semua usia, baik anak-anak hingga remaja, dan cara pembuatannya pun sangat mudah, kamu bisa melakukannya sendiri.

Sajikan satu bungkus kemasan berisi 5 biji oreo goreng untuk dijual dengan harga Rp5ribu hingga Rp6ribu. Bahan yang digunakan tidak mahal dan mudah kamu temukan, seperti produk biskuit oreo, tepung, telur, susu serta minyak yang digunakan untuk menggoreng oreo tersebut. Selain itu, untuk topping-nya kamu bisa mempersiapkan aneka macam topping sesuai selera, seperti gula putih halus, saus cokelat, es krim, cream, dan masih banyak lagi.

Memang, tak dapat dimungkiri bahwa modal usaha merupakan kunci utama dari berjalannya suatu bisnis. Tanpa modal, tentu bisnis tidak akan bisa berjalan dengan lancar. Maka dari itu, tak jarang banyak pelaku usaha yang rela melakukan berbagai hal demi mengumpulkan modal yang diinginkan.

Nah, daripada kamu pusing memikirkan modal, pinjam saja melalui pinjaman online CekAja.com. Selain telah terdaftar di OJK, CekAja.com juga menyediakan fasilitas yang memungkinkanmu melakukan perbandingan mengenai produk pinjaman paling tepat yang dapat memenuhi kebutuhanmu.

Bingung mencari modal usaha dimana? Ya di CekAja.com saja!

Untuk informasi lebih lanjut, yuk kunjungi https://www.cekaja.com/small-business-banking/

Perhatikan 3 Hal Ini sebelum Melakukan Sewa Kantor Tidak Nyata (Virtual Office) untuk Kemudahan dan Penghematan Bisnis

Image: Pixabay.com

Kebutuhan akan ruang perkantoran, terutama di Jakarta, ternyata tak sebanding dengan adanya lahan yang tersedia. Selain itu, adanya pelarangan bangunan rumah menjadi kantor oleh Pemprov DKI juga melatarbelakangi munculnya banyak virtual office di Jakarta sejak awal tahun 2000 lalu (CNNIndonesia.com, 15/12/2015).

Dalam perkembangannya, virtual office tidak hanya ada di Jakarta. Bentuk kantor tidak nyata ini mulai hadir di beberapa kota besar, seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, bahkan Malang pun mulai tersedia.

Disebut kantor tidak nyata, karena hanya terdiri dari ruangan kecil yang tidak terlalu luas. Tak seperti kantor pada umumnya, virtual office adalah ruangan yang ditata sedemikian rupa dan dapat disewa oleh seseorang atau perusahaan. Sewa kantor ini dapat dilakukan mulai hitungan jam, harian, mingguan, bulanan, sampai tahunan, dengan tarif yang telah ditentukan oleh pihak pengelola virtual office.

Bentuk kantor virtual ini sangat menguntungkan dan mulai banyak digunakan oleh para pebisnis start up, UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), sampai kepada perusahaan besar. Melalui sewa kantor virtual ini pihak penyewa dapat menghemat biaya operasional hingga 90% dibandingkan dengan cara kerja konvensional yang menggunakan bangunan kantor secara fisik. Kebutuhan akan SDM maupun listrik, air, dll dapat dikurangi, karena para pengguna virtual office dan karyawannya umumnya lebih sering bekerja jarak jauh secara online, mengadakan meeting online, dan hanya sesekali saja melakukan pertemuan tatap muka secara langsung.

Ada beberapa fasilitas yang biasanya ditawarkan oleh pengelola kantor virtual bagi para penggunanya, antara lain:

– Fasilitas co working space atau ruangan bersama yang dapat digunakan sebagai ruangan pertemuan apabila penyewa kantor virtual ingin mengadakan meeting dengan klien atau karyawannya.
– Fasilitas ruangan kubikel atau ruang kerja khusus yang lebih eksklusif, dilengkapi dengan proyektor, printer, hingga mesin fotokopi.
– Penerimaan surat atau paket oleh resepsionis menggunakan alamat resmi bangunan sebagai alamat perusahaan virtual penyewa.
– Beberapa pengelola virtual office bahkan ada yang membantu pengurusan status penyewanya menjadi perusahaan resmi (legal).

Namun, sebelum memutuskan melakukan sewa kantor virtual, ada baiknya kamu memerhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Lokasi Virtual Office

Sebelum memutuskan melakukan sewa kantor virtual, kamu sebaiknya mempertimbangkan lokasi mana yang diinginkan. Apakah lokasi strategis di tengah kota, ataukah lokasi yang tidak terlalu ramai di pinggiran kota. Setiap pebisnis memiliki pilihan masing-masing demi kenyamanan bisnis yang dilakukannya.

2. Fasilitas yang Ditawarkan

Selain memiliki alamat yang jelas untuk keperluan surat menyurat, virtual office yang disewa sebaiknya juga memiliki layanan resepsionis, saluran telepon yang baik, lokasinya bebas pajak, koneksi internet yang lancar, juga faslilitas listrik dan air yang memadai.

3. Ketahui Berapa SDM yang Dibutuhkan

Sebelum melakukan sewa kantor virtual, hendaknya pastikan terlebih dahulu berapa orang karyawan yang akan rutin berkantor di lokasi virtual offce. Jika hanya skala kecil 4-5 orang saja, sebaiknya lakukan sewa ruangan yang kecil dan tidak terlalu besar.

Itulah beberapa alasan mengapa sewa kantor virtual menjadi hal yang praktis untuk saat ini, sekaligus hal yang sebaiknya kamu perhatikan sebelum memutuskan melakukan sewa kantor virtual. Semoga bermanfaat ya, dan selamat bekerja dari mana saja.

Baca juga: 4 Alasan Tepat Kenapa Kamu Harus Membeli atau Menyewa Apartemen

4 Alasan Tepat Kenapa Kamu Harus Membeli atau Menyewa Apartemen

Image : Pexels.com

Beberapa bulan yang lalu saya sempat membaca sebuah artikel tentang properti yang di-share di sebuah media sosial. Artikel itu menulis sebuah survei yang menyebutkan, bahwa generasi milenial saat ini merupakan salah satu penggerak berkembangnya ekonomi di Indonesia.

Dengan jumlah populasi lebih dari 80 juta orang dari total 68% masyarakat usia produktif di Indonesia, generasi yang lahir antara tahun 1980-1999 ini dikabarkan telah memiliki pergeseran kebutuhan. Dari kebutuhan akan konsumsi yang berorientasi pada barang, beralih menjadi kebutuhan akan hiburan dan kesenangan (Okezone.com, 1/3/2018).

Jika generasi sebelumnya beranggapan bahwa memiliki hunian dan kendaraan merupakan salah satu kebutuhan, tidak demikian halnya dengan generasi milenial. Mereka lebih berfokus pada kesenangan yang bersifat pengalaman, seperti traveling, makan-makan, berkumpul bersama teman, dan aneka kebutuhan akan hiburan lainnya.

Meskipun kebutuhan akan kesenangan merupakan sesuatu yang tidak dapat ditinggalkan, jangan lupa bahwa kebutuhan akan hunian juga merupakan hal yang pokok, terutama apabila kelak kamu berkeluarga. Tempat tinggal merupakan sumber berkumpulnya energi baru dan tempat seluruh keluarga memusatkan rutinitas aktivitas hariannya. Itulah mengapa ada ungkapan “Rumahku adalah surgaku”.

Bagaimanapun, generasi milenial harus berusaha menyisihkan pendapatan mereka untuk kebutuhan akan hunian, karena harga hunian yang semakin lama semakin meningkat. Untuk wilayah Jabodetabek saja, harga hunian diperkirakan terus naik sebesar 20% setiap tahunnya, sementara kenaikan gaji rata-rata karyawan/buruh hanya sekitar 10% per tahun.

Dahulu, sebagian masyarakat lebih memilih tinggal di rumah tapak daripada membeli apartemen atau hunian bertingkat. Namun saat ini, membeli apartemen dapat menjadi solusi bagi kamu yang memiliki anggaran terbatas dan ingin tinggal lebih dekat dari tempat kerja. Kebayang kan, bagaimana lelahnya kamu harus bekerja lebih dari 8 jam sehari, sementara saat pulang ke rumah harus mengalami kemacetan luar biasa yang menguras energi serta pikiranmu?

Dari data tahun 2017 lalu, disebutkan bahwa harga rumah tapak di wilayah Jakarta Selatan saja telah berada pada kisaran di atas Rp1,5 miliar untuk daerah Kebagusan, Jagakarsa, dan sekitarnya. Sementara di daerah Bintaro mencapai kisaran Rp600 jutaan sampai Rp800 juta.

Nah, untuk kamu yang bekerja pada sektor publik di wilayah Jakarta Selatan dan belum memiliki cukup anggaran untuk membeli apartemen atau hunian impianmu, salah satu caranya adalah dengan melakukan sewa apartemen di Jakarta Selatan. Cara ini dapat menjadi alternatif terbaik sembari terus menabung untuk menyisihkan pendapatan setiap bulannya.

Tapi tunggu dulu, jangan terburu-buru! Tentunya kamu harus tahu apa saja kelebihan tinggal di apartemen untuk kamu yang memiliki dana terbatas dan juga tak cukup punya banyak waktu.

1. Menghemat Waktu dan Tenaga

Apartemen biasanya berada di tengah kota dan dekat dengan area perbelanjaan, kesehatan, perkantoran dan sarana publik lainnya. Pihak developer pun menyediakan berbagai fasilitas yang membuat nyaman para penghuni apartemen, seperti kolam renang, taman bermain, keamanan, dll. Ini tentu saja menghemat waktu dan tenagamu. Kamu tak perlu membutuhkan waktu yang lama saat berangkat bekerja dan memiliki cukup waktu pula untuk bersenang-senang, seperti olahraga, menonton, dan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.

2. Bebas Memilih Ukuran Sesuai Kebutuhan

Tinggal di apartemen memiliki kepraktisan sendiri, karena kamu bebas memilih ukuran yang kamu inginkan, apakah hanya 1 kamar saja, atau dengan banyak kamar jika kamu telah berkeluarga. Mungkin memang kamu tak bisa memiliki halaman luas seperti rumah tapak yang diinginkan sebagian orang, tapi justru di sinilah kepraktisan tinggal di apartemen. Kamu tak perlu lelah membersihkan rumah, karena ukuran ruangan yang cukup untuk kebutuhanmu.

3. Dapat menjadi Passive Income

Jika kamu membeli apartemen, tapi karena satu dan lain hal kemudian jarang dihuni, tak perlu sedih. Sewakan saja apartemenmu, maka kamu akan memiliki passive income dari bisnis yang semakin lama semakin meningkat kebutuhannya ini.

4. Praktis

Tinggal di apartemen membuatmu tak lagi harus berfokus pada masalah desain rumah dan perabot rumah tangga. Kamu dapat berhemat dengan memilih desain dan perabotan minimalis yang sesuai dengan ukuran apartemenmu, sehingga tak ada anggaran yang terbuang percuma hanya untuk mengisi hunianmu dengan pernak-pernik yang tidak terlalu diperlukan.

Tinggal di apartemen mungkin belum menjadi pilihan semua orang. Tapi saat ini mulai banyak dilakukan, terutama untuk mereka yang hidup di kota besar. Apartemen menawarkan sisi praktis dan ekonomis, terutama dari segi waktu dan tenaga, agar kamu memiliki ruang untuk sekadar menikmati hidup dan tak melulu dihabiskan di jalan karena alasan kemacetan.