Review Storytel, Aplikasi Audiobook dengan Ribuan Buku Best Seller

storytel

Halo, man-teman, pakabarrr? Sehat selalu ‘kaaann? Saya mau cerita dikit, nih, tentang Storytel, aplikasi audiobook yang baru launching di Indonesia pada 9 Maret lalu. Namun sebelumnya, saya ingin berbagi juga mengenai seminar “Indonesia Membaca untuk Menulis” yang disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Perpusnas RI, Joko Santoso, dalam acara Munas Penulis dan Penyunting Profesional, tanggal 12 Maret 2022 lalu.

Dari penyampaian Pak Joko, banyak hal menarik terkait literasi membaca yang saya dapatkan, antara lain tentang apa sebenarnya motivasi masyarakat melakukan aktivitas membaca. Ternyata, dari survei yang terdata, sebanyak 64,5% masyarakat melakukan aktivitas membaca buku sebagai lahan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka.

Jadi, tak mengherankan, dong, ya, jika saat ini bentuk buku mulai banyak ragamnya. Dari mulai buku elektronik sebagai cara mudah bagi kita baca buku online tanpa harus membawa buku fisik ke mana-mana, sampai hadirnya aplikasi audiobook untuk pembaca yang lebih suka mendengarkan cerita dan kurang nyaman dengan aktivitas baca buku online secara langsung.

Apa Itu Aplikasi Audiobook Storytel?

Nah, ini kabar baik sebenarnya untuk saya, kamu, dan siapa saja yang kurang memiliki waktu banyak untuk membaca rekomendasi buku yang diinginkan. Apalagi untuk saya, yang matanya mulai sering lelah melihat tulisan. Melalui aplikasi audiobook seperti Storytel, beban mata menjadi lumayan terbantu dan bisa istirahat sejenak.

Tahukah kamu? Storytel Indonesia adalah layanan streaming aplikasi audiobook Indonesia yang memiliki kantor pusat di Stockholm, Swedia. Storytel Swedia didirikan sejak tahun 2016 dan telah tersebar di lebih dari 20 negara di dunia. Kamu bisa mendengarkan ratusan ribu buku best seller, lo, baik bergenre buku cerita anak, buku nonfiksi, maupun novel fiksi yang penyampaiannya menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, seperti A Game of Thrones, Harry Potter Audiobook, Sapiens, Hunger Games, ebook Mariposa, dan banyak lagi.

Terus, buku best seller Indonesia di aplikasi Storytel apa aja, dong, yang bisa dijadikan rekomendasi buku terbaik? Banyakkkk …. Ada Dilan, Divortiare, novel karya Tere Liye Selamat Tinggal, bahkan trilogi novel legendaris zaman saya SMA yang ditulis oleh Ahmad Tohari pun ada di Storytel, yaitu Ronggeng Dukuh Paruk.

Beberapa buku lainnya yang dari dulu pengeennn banget saya baca, seperti Sang Alkemis, Negeri Lima Menara, dan Filosofi Kopi juga ada, dong, di aplikasi audiobook Indonesia ini, bikin saya jingkrak-jingkrak sendiri. Lebay, kan? 😀

Keunggulan Aplikasi Audiobook Indonesia Storytel

Flashback ke masa lampau, saat saya masih duduk di bangku SD dan SMP. Di zaman itu, yang namanya sandiwara radio sangat digemari, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Semuanya terbius oleh imajinasi yang berhasil disuguhkan oleh para pengisi suara sandiwara radio tersebut.

Tutur Tinular dan Saur Sepuh adalah judul sandiwara radio yang berhasil diadaptasi ke dalam film layar lebar dan hingga kini masih menjadi legenda tak terkalahkan. Nah, sensasi dan imajinasi seperti mendengarkan sandiwara radio inilah yang dhadirkan dalam Storytel. Kamu bisa memilih judul buku yang ingin didengar dan mulai menikmatinya.

Tahukah kamu? Pengisi suara atau narator di Storytel juga bukan sembarang narator, lo. Beberapa di antaranya adalah artis dan penulis, seperti Dian Sastrowardoyo, Chicco Jerikho, Sissy Pricillia, dan Dee Lestari. Suara para narator begitu renyah, apalagi jika didengarkan menjelang tidur. Dijamin, tidurmu langsung pulas dan jadi berkualitas. Zzzzzzzz ….

Pengalaman Menggunakan Aplikasi Audiobook Storytel

aplikasi audiobook

Lalu, bagaimana cara menginstal aplikasi Storytel ini? Kamu bisa klik Aplikasi Storytel untuk Android, atau Aplikasi Storytel untuk iOS. Setelahnya, kamu dapat mendaftar menggunakan email agar bisa masuk menikmati fitur-fiturnya.

Sebagai informasi, Storytel memberikan kesempatan coba gratis kepada penggunanya selama 7 hari. Kamu dapat memilih buku apa pun untuk didengarkan, tanpa terkecuali, dan secara gratis selama sesi coba gratis tersebut. Namun, setelah lewat uji coba gratis selama 7 hari, kamu harus membayar biaya berlangganan sebesar 39.000 rupiah jika ingin tetap menggunakan Storytel. Jangan khawatir, kamu tetap dapat membatalkan biaya langganan lewat akun Google-mu jika belum tertarik menjadi pelanggan berbayar.

By the way busway, sebetulnya ada beberapa buku yang menarik bagi saya, tetapi tidak mungkin saya dengarkan sekaligus. Akhirnya saya memutuskan memilih buku best seller Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi untuk didengarkan sebelum tidur. Suara narator Anes Wibowo terasa begitu “empuk” di telinga. Enggak pakai waktu lama, kurang dari 15 menit, diri ini sudah berada di alam lain, yaitu alam mimpi. 😀

negeri lima menara
Tampilan audiobook Negeri 5 Menara

Buku Negeri Lima Menara berkisah tentang persahabatan seorang pemuda bernama Alif dengan lima anak muda lainnya yang menjadi santri di pondok pesantren. Masing-masing dari mereka memiliki impian besar ke ujung dunia dan memegang erat “mantra” man jadda wajada, alias “Siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil.”

Selain Negeri Lima Menara, judul buku dan novel fiksi lain yang sudah saya sebutkan di atas juga sempat saya dengar sekilas (Sang Alkemis, A Game of Thrones, Sapiens, Harry Potter Audiobook, Hunger Games, Dilan, Divortiare, Selamat Tinggal, Filosofi Kopi, dan ebook Mariposa). Wahhh … banyak, ya!

Fitur di Aplikasi Audiobook Storytel

audiobook indonesia

Ada beberapa fitur di aplikasi audiobook Indonesia Storytel ini, antara lain:

Fitur Beranda

Kamu bisa memilih sepuasnya jenis buku yang diinginkan, mulai dari pilihan editor, buku best seller, buku populer berbahasa Inggris, dan sebagainya.

Fitur Download Buku

Kamu dapat men-download buku-buku yang diinginkan sehingga tetap bisa dibaca dan didengarkan dalam keadaan offline.

Fitur Rak Buku

Fitur ini bermanfaat menyimpan koleksi buku-buku favoritmu agar sewaktu-waktu ingin dibaca sudah tersedia dan kamu tidak perlu mencarinya.

Mode Anak

Dengan mengaktifkan mode anak, kita dapat mengatur agar yang muncul di beranda Storytel hanya buku-buku yang sesuai dengan usia anak.

Fitur Target Cerita

Kamu bisa menentukan berapa buku yang akan didengarkan dalam kurun waktu tertentu, misalnya menargetkan tiga buku dalam waktu 30 hari.

Fitur Statistik

Menu ini berisi laporan statistik aktivitasmu selama 30 hari.

Fitur Baca Buku

Selain fitur pembacaan cerita, Storytel juga menyediakan fitur baca buku untuk kamu yang lebih suka membaca daripada mendengar. Wah, fiturnya sangat lengkap, bukan?

Aplikasi audiobook Storytel menghadirkan nuansa baru mendengarkan buku yang dapat dilakukan di mana saja, baik dalam keadaan senggang, atau dalam keadaan sedang melakukan aktivitas. Saya sungguh terbantu dengan aplikasi Storytel karena aktivitas tidur menjadi lebih nyenyak dan nyaman. Gimana, sudah siap menginstal aplikasi Storytel untuk menemani kegiatan harianmu? Recommended, lo! 🙂

Baca Juga

novel fiksi

Spread the love

50 thoughts on “Review Storytel, Aplikasi Audiobook dengan Ribuan Buku Best Seller”

  1. Ya ampuuun Tutur Tinular dan Saur Sepuh, jadi ketahuan umur, upss… Btw lupakan Saur Sepuh, sebentar lagi makan sahur beneran, tapi gak pake sepuh. Hehehe.

    Btw aku jadi makin penasaran dengan aplikasi storytel ini, pengen dengerin Mbak Dian Sastro yang kabarnya bacain buku Dunia Sophie.
    Makasih info dan insight-nya, Mbak.

  2. saya juga udah coba 7 hari gratis dari Storytel nih Mbak dan senang banget bisa menikmati buku dengan cara berbeda, audiobook gini berasa didongengkan sebelum tidur deh, hihih.
    dengan audiobook Storytel ini kita jadi bisa dengarin cerita dari buku sambil beresin kerjaan kita juga, bisa disambi dan malah jadi semangat dong kerjanya 🙂

      1. Otewe download. Penasaran juga gimana rasanya dibacain buku. Tp ini sepertinya bakal cocok buat aku yg udah nggak sempat baca buku.

  3. Buku best seller-nya banyak sekali ya kak. Untuk harga langganannya juga murah banget. Bahkan lebih murah dari harga satu buku baru.

    Kalo kayak gini, kita ga perlu lagi punya rak dan membersihkannya. Baca buku juga tinggal klik aja. Tinggal dibacakan narator. Praktis banget nih.

  4. Buku ikigai dan slow living atau buku motivasi lainnya juga ada gak ya? Jujur aku kurang bisa fokus baca buku motivasi tapi pengen baca. Aplikasi storytel bisa banget nih bantu aku baca buku buku itu hanya dengan mendengar nya. Kalo ada, wah keren laah.

  5. Storytel nih jadi aplikasi kesayangan karena banyak banget enaknya pake aplikasi ini, saya yg suka pusing kalau liat/ baca buku di jalan ga mesti pusing lg karena pake storytel tinggal dengerin aja deh

  6. Eh, samaan. Perdana bertemu dengan Storytel, saya juga langsung terpincut untuk baca Negeri Lima Menaranya AHmad Fuadi. Seru banget menikmati alur ceritanya dari suara narator yang bikin adem

  7. Wah baru inget, belum cek lagi nih statistik daku udah berapa, karena keasikan ceki-ceki buku, masuk ke rak buku, terus dengerin naratornya deh

  8. Aplikasinya mudah digunakan dan memiliki fitur yang bisa membantu mendengarkan buku dengan nyaman. Aku juga uda langganan nih… Senang sekali setiap hari selalu ada buku yang ingin didengarkan.

  9. Sejak ada Storytel, saya jadi bisa menikmati buku dengan cara berbeda dan menyenangkan, Mbak. Misalnya sambil rebahan sambil memejamkan mata. Dan tidak harus selamanya pakai headset. Terus banyak pilihan buku juga yang bisa dipilih. Banyak buku best seller. Misalnya Harry Pother.

  10. bayangkan kalo harus ngebeli buku best seller itu satu persatu pasti menghabiskan biaya yang lumayan besar dan tempat menyimpan yang besar juga. Dengan storytel semuanya ada dalam genggaman dan tinggal didengarkan aja

  11. Tapi novek Tere Liye yg Daun yang Jatuh Tak Pernah Menbenci Angin blm ada kayaknya ya mbak di Storytel. Atau akunya yg blm uprek semua?

  12. aq pengen install storytell ini juga kak, pengen ngerasain baca novel dengan cara yang berbeda dari biasanya. selain itu aq juga penasaran sama naratornya. hihi

  13. Perpusnas bakal tergilas ngga ya dgn Storytel ini? Secara kita nanti ngga perlu lagi ke perpustakaan. Bahkan ke toko buku.

    Soalnya kita cukup beli paketan Storytel. Kita bisa mendapatkan akses membaca ratusan ribu buku. Kita seolah punya perpustakaan digital yg bisa dibaca dan didengarkan secara gampang.

    Kita tggu waktunya aja ya. Hehehe..

  14. wah seru sekali nih, apalagi cocok dipakai oleh kami para kaum rebahan ya! enak nih tiduran sambil denger aplikasi audiobook.

  15. Inovatif banget ya jadinya. Kita tidak perlu lagi repot-repot membawa buku kesana kemari tinggal pakai aplikasi ini doang sudah bisa menikmati buku. Apalagi caranya dengan didengarkan.

  16. seru banget ya mba kalau bisa dengerin audiobooks gini, bisa nyambi ngerjain kerjaan rumah tangga atau momong anak hihi. Anaknya pun ikut dengerin deh

  17. saya jadi membayangkan Dee lestari membacakan bukunya sendiri, waahhh pasti makin terbayang isi dari cerita bukunya ya. apalagi saya belum pernahbaca bukunya, hanya notnon filmnnya aja

  18. Iya bener suaranya Anes sesuatu hehe.
    Berasa dia lagi ngobrol depan kita.
    Tapi daku nyimaknya yang di buku Dunia Sophie, Anes bareng Dian Sastro.

  19. Ternyata aplikasi Storytel ini sudah 6 tahun yaa..
    Semoga semakin banyak lagi koleksi buku yang bisa didengar di aplikasi audiobook pertama di Indonesia.

  20. menarik sekali ya aplikasinya, seru sih jadi ada sensasi baru untuk menikmati buku, keren sih konsepnya aplikasi storytel ini, thanks to mbak aku jadi tau ada apps satu ini

  21. Ikutan happy ada Storytel jadi ngga memble bisa bacain anak buku heheh si ibu juga jadi bisa baca buku juga meski sambil masakk :))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.