Tetap Cerdas dan Produktif dari Rumah, Wanita Harus Lakukan Ini

“…Jangan biarkan siapapun mengatakan tentang apa yang bisa kau lakukan dan apa yang tidak bisa kau lakukan. Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan dan jadilah sosok yang kau inginkan…”

~ Emma Watson (Aktris) ~

Dari beberapa artikel yang saya baca, usia produktif bekerja bagi seorang wanita dikatakan terlalu singkat. Menikah dan memiliki anak sering dianggap sebagai kiamatnya produktivitas wanita. Padahal, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), usia produktif dimulai sejak seseorang memasuki usia 15 tahun hingga mencapai usia 64 tahun. Sungguh rentang waktu yang sangat lama untuk kita dapat terus berprestasi dan berkarya, bukan?

Seandainya kamu tahu, bahwa menikah dan memiliki anak sebenarnya bukanlah hal yang menakutkan dalam kaitannya dengan produktivitas wanita. Mungkin sebagian besar beranggapan, untuk menjadi produktif artinya harus selalu bekerja di luar rumah. Jika ini yang ada di dalam pikiranmu, sebaiknya kamu segera browsing dan mencari data sebanyak-banyaknya bahwa bekerja dan menghasilkan sesuatu saat ini bisa dilakukan dari mana saja.

Jika kamu adalah seorang wanita karier dan bisa tetap melanjutkan profesi di kantor setelah menikah dan memiliki anak, bersyukurlah. Tetapi untuk wanita lain yang karena satu dan lain hal harus resign demi kepentingan keluarga, tak perlu juga dijadikan sebagai masalah. Banyak profesi lain yang dapat kamu lakukan dari rumah di zaman serba online ini. Menjadi seorang pebisnis, baik sebagai produsen ataupun reseller, bisa menjadi salah satu pilihan. Menjadi penulis, blogger, ataupun influencer juga tak kalah asyiknya.

Apabila kamu sudah terbiasa bekerja di kantor dengan pekerjaan yang telah ditarget dengan rapi dan sedemikian rupa, mungkin sedikit butuh perjuangan untuk membiasakan diri bekerja dari rumah. Ingatan masa lalu saat masih bekerja, terutama pada saat jam kantor, pasti sesekali akan muncul di kepala. Tapi kamu tak boleh membiarkannya. Siapa bilang produktivitas hanya bisa dilakukan dari luar rumah? Yuk, segera lakukan 5 hal ini agar kamu tetap menjadi wanita cerdas dan produktif, meski hanya dari rumah!

Miliki Tujuan yang Jelas

Apa yang ingin kamu lakukan? Buatlah daftar keinginan yang muncul di benakmu dengan cara menulisnya di kertas. Tampung dahulu semua ide yang muncul di kepala. Setelah semuanya kamu tuliskan, mulai pilih dan beri prioritas pada beberapa aktivitas yang sesuai dengan passion-mu dan paling ingin kamu lakukan.

Kenali Potensimu

Pernah dengar ungkapan “The Right Man on The Right Place”? Ini adalah sebuah ungkapan untuk menunjukkan betapa pentingnya kita bekerja pada bidang yang tepat, sesuai dengan bakat dan potensi yang kita miliki. Penggalian potensi diri bisa kamu lakukan dengan cara seperti poin satu di atas, yaitu menuliskan semua yang kamu inginkan di kertas dan kemudian memilih mana yang paling kamu sukai untuk dilakukan. Bisa juga dengan cara lain yang lebih akurat, seperti tes sidik jari atau analisa tulisan tangan untuk pemaparan lebih detail.

Tapi jika saat ini kamu telah berhasil pada satu bidang tertentu yang sebenarnya tidak sesuai dengan bakatmu, tak masalah. Bukan berarti kamu harus banting setir menggantinya dengan bidang lain. Kamu cukup menambahkan aktivitas yang kamu sukai sebagai penyeimbang rutinitas harianmu. Mana tahu aktivitas atau hobi yang kamu sukai ini juga bisa berkembang seperti pekerjaan lain yang telah lebih dulu kamu geluti.

Membuat To Do List dan Target Aktivitas

Bekerja dari rumah memang lebih fleksibel dalam segi waktu dan pekerjaan yang dilakukan. Tapi ini bukan berarti kamu bisa seenaknya mengerjakan sesuatu tanpa membuat target atau to do list yang jelas. Jika kamu adalah seorang pebisnis misalnya, di mana kamu adalah bosnya dan tak ada atasan yang memerintah dan memeriksa hasil kerjamu seperti di kantor, membuat target yang ingin dicapai merupakan suatu keharusan jika ingin bisnismu terus berkembang.

Membaca Buku

Buku adalah jendela dunia. Raga mungkin boleh tertahan di rumah, tapi pikiran tak boleh demikian. Dengan membaca buku, baik buku fisik maupun bacaan digital yang saat ini tersedia dalam berbagai bentuk aplikasi, imajinasi kita akan terus berkembang dan menuntun diri pada suatu pencapaian. Salah satu kelemahan masyarakat Indonesia adalah lemahnya keinginan mereka dalam membaca, sehingga kemampuan memahami sesuatu menjadi hanya separuhnya saja. Ini berakibat seringnya terjadi kesalahpahaman dan perdebatan di berbagai media sosial apabila muncul topik yang sedang trending. Sungguh sangat disayangkan.

Berkumpul dengan Komunitas

Manusia adalah makhluk sosial yang ditakdirkan untuk saling membutuhkan satu sama lain. Bukan berarti menjadi saling ketergantungan. Bersosialisasi dengan orang lain, terutama dalam komunitas yang positif dan sesuai dengan visi dan misi hidup, dapat menjadi jalan rezeki dan motivasi agar kita selalu lebih baik dari sebelumnya. Dari berbagai komunitas positif, baik secara online atau offline inilah kita dapat menggali lebih banyak ilmu bisnis, agama, pengembangan diri, dan ilmu lain yang sesuai dengan passion masing-masing. Lambat laun, rasa percaya diri akan semakin meningkat dan kolaborasi dalam berbisnis pun dapat terbentuk dengan banyaknya relasi yang kita temui dalam komunitas yang diikuti.

Sampai di sini, apakah kamu masih ragu untuk memulai produktivitasmu dari rumah? ๐Ÿ™‚ Sesungguhnya, menjadi produktif itu bukan tentang seberapa besar materi yang dapat kamu hasilkan, melainkan seberapa jauh kamu dapat memengaruhi dan menjadi inspirasi untuk orang-orang di sekelilingmu.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam blog challenge Indscript Writing ‘Perempuan Menulis Bahagia’

Baca Juga

Spread the love

34 thoughts on “Tetap Cerdas dan Produktif dari Rumah, Wanita Harus Lakukan Ini”

  1. Iyess…jadi perempuan muda yang kemudian menjadi ibu memang bukan hal mudah bahkan nulis target aja kadang keteteran…aku lebih milih..jalani yang sudah Allah berikan, berdamai dengan keadaan sambil terus mencari cara memperbaiki diri

  2. inilah wanita yang layak di perjuangkan oleh ibunda RA. Kartini saat ingin menghidupkan wanita agar bisa sama rata dan sejajar, dimana tidak hanya pria. wanita juga bisa melakukan apa yang ingin dilakukannya. Karena itu wanita tetap memiliki nilai plus di mata pria.

  3. Sepertinya para kaum bapak juga harus paham hal hal ini seperti ….memiliki Tujuan yang Jelas, mengenali potensi diri, Membuatย To Do Listย dan Target Aktivitas, Membaca Buku, Berkumpul dengan Komunitas… jangan nanti kaum bapak tertinggal sama kaum ibuk2nya

  4. Sejak punya anak, aku memutuskan kerja di rumah mbak. Apapun dilakoni, saat anak mulai beranjak besar. Jenuh kalau hanya urusan emak2 saja yang nggak ada habisnya. Akhirnya membuka dan menghidupkan kembali hobi yang telah lama mati suri. Alhamdulillah, bikin semangat terus…

  5. saya baru tahu kalau rentang produktivitas wanita sangat panjang ya, Mbak. bahkan dimulai dari usia belia 15 tahun atau sekitar anak SMP, sampai usia 64 tahun. Jadi memang menikah dan punya anak bukan penghalang. Apalagi kalau sudah mengenal potensi yang ada pada diri sendiri ya, Mbak. Maka semua akan berkembang sesuai yang diharapkan.

  6. Menjadi ibu rumah tangga ternyata aa sekali tidak menghalangi kita untuk produktif ya Mbak. Bahkan sebenarnya kita juga bisa produktif atau berkarya meski hanya tinggal di rumah. Apalagi di era digital seperti sekarang ini.

  7. Couldn’t agree more!!! Perempuan, walau bagaimanapun takdirnya, harus ttp punya proyeksi self-development waktu ke waktu. Sesibuk apapun berkumpullah dgn komunitas2 positif utk wawasan yg lebih luas..

  8. Betul sekali. Di rumah pun perempuan tetap bisa produktif dan menghasilkan, asal sufah tahu potensi dirinya dan tentunya punya kemauan dan mencari lingkar pertemanan yang tepat.

  9. Setuju Kak, memiliki komunitas itu penting banget buat emak seperti saya yang moodnya suka swing. Banyak manfaatnya. Salah satunya ada temen yang bisa diajak bercerita. Karena dalam komunitas pasti ada yang cocok dengan kita untuk berbagi cerita . Peroleh arahan, untuk terus posiyif dan maju.

  10. โ€œโ€ฆJangan biarkan siapapun mengatakan tentang apa yang bisa kau lakukan dan apa yang tidak bisa kau lakukan. Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan dan jadilah sosok yang kau inginkanโ€ฆโ€

    Kalimat pembukanya ini aja udah memotivasi bgt kk.. Mksh sharingnya..

  11. Dulu sempat minder karena harus ngurus anak di rumah. Sekarang malah bersyukur.. aku justru merasa lebih produktif saat di rumah. Saat kerja dulu banyak melakukan aktivitas kantor saja dari pagi sampai sore. Setelah di rumah aktivitasnya malah lebih beragam. Alhamdulillah

  12. Walaupun di rumah dan berperan sebagai istri, bisa kok ya perempuan juga produktif. Selain sebagai aktualisasi diri, juga bisa untuk bantu tingkatkan perekonomian keluarga. Tips berkarya dari rumah yang ada di artikel ini keren nih

  13. berkumpul dengan komunitas setuju banget selain nambah insight juga ngelepas stres sih biar asumsi nggak memenuhi otak kepala aja kalau sendirian ๐Ÿ˜€

  14. Bangga banget kalau wanita bisa setara dengan laki-laki dalam hal apapun, emansipasinya terwujud berarti seperti yang di elu-elukan oleh ibu kita Kartini.. Inspirasi ini ridak hanya terbatas untuk kaum hawa aja, kaum adam juga penting melakukan sesuai dengan artikel ini ๐Ÿ™‚

  15. Uwu ini sumpah keren banget, sooo inspiring kk, aku bawa dr awal sampe Ahir, jadi bingung mau komen apa. Tiap kalimatnya berisi optimis banget, yang buat aku makin yakin untuk rajin menulis, untuk kebaian dan mengisnpirasi, terlepas itu nantinya akan menghasilkan uang atau enggak. Karena aku, tipe orang yang bosen sama kerja kantor kak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.