Arsip Tag: Masker

Virus Corona Masuk ke Indonesia, Sudah Tahu Mitos dan Faktanya?

Image: Pexels.com

Kamu merasa enggak sih, beberapa bulan terakhir ini di negara kita banyak sekali ujian dan kejadian yang membuat masyarakat panik dan seolah tak mampu berkutik? Sejak kejadian banjir di awal tahun 2020 lalu, berbagai peristiwa memprihatinkan mulai muncul satu demi satu. Belum usai topik tentang datangnya banjir kembali di Jakarta dan sekitarnya (meskipun tak separah di awal Januari), beberapa hari lalu 2 orang perempuan Indonesia diketahui positif mengidap infeksi Covid-19 atau lebih dikenal dengan virus Corona.

Berita ini sungguh mengagetkan, sehingga begitu banyak masyarakat yang merasa dunia seakan nyaris kiamat. Menimbun masker dan hand sanitizer kemudian menjadi pelampiasannya. Tak ketinggalan, bahan kebutuhan pokok seperti beras dan mi instan pun menjadi ikut diborong karena warga masyarakat diimbau untuk tidak terlalu sering ke luar rumah dan menjauhi keramaian.

Benarkah sebegitu berbahayanya virus Corona ini bagi tubuh manusia? Bahkan negara Arab Saudi sampai mengeluarkan larangan masuk bagi jamaah umroh yang berasal dari beberapa negara, termasuk Indonesia, jauh-jauh hari sebelum negara kita diketahui positif terkena infeksinya. Pemerintah Italia pun resmi menunda pertandingan sepakbola Liga Italia demi keselamatan masyarakat dan para atletnya. Sungguh luar biasa dampak yang ditimbulkan virus yang telah menginfeksi 90.000 orang di berbagai belahan dunia ini.

Corona, Virus Baru

Dari berbagai sumber yang saya baca, virus Corona yang menyerang saluran pernapasan ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir tahun 2019. Sudah tahu ‘kan ya betapa wabah ini begitu cepat menyebar sehingga beberapa negara seperti Korea Selatan dan Singapura begitu sigap mengantisipasi penyebaran virus ini di negara mereka. Korea Selatan bahkan melakukan jemput bola pemeriksaan dari rumah ke rumah dan menyediakan fasilitas pemeriksaan drive-thru untuk mengantisipasi bertambahnya penderita.

Awalnya, virus ini ditemukan pada hewan dan menulari hewan lain, seperti kelelawar, kera, burung, hingga ular. Di kemudian hari ternyata infeksi Covid-19 mulai menular ke manusia dan dikatakan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut hingga gagal ginjal. Beberapa gejala awal yang dirasakan mirip saat kita terserang flu, seperti:

  • tenggorokan kering
  • demam
  • lemah, letih, lesu
  • batuk-batuk

Jika saat ini kamu sedang mengalami salah satu gejala di atas dan tak kunjung sembuh selama beberapa hari, terutama dalam hal demam tinggi berkepanjangan, segera periksakan diri ke dokter, ya, agar penanganan terbaik secepatnya didapatkan.

Mitos dan Fakta Virus Corona

Di tengah situasi yang cukup memprihatinkan dan membuat was-was, kemudian muncul pertanyaan, apakah ada penderita infeksi Covid-19 yang dapat sembuh seperti sedia kala? Jawabannya ternyata, ADA!

Yup! Washington Post (2/3/2020) melansir, salah satu warga Korea Selatan bernama Kim Seung-hwan (47 tahun) telah dinyatakan sembuh total dari infeksi ini. Kim mendapat perawatan intensif di ruang isolasi rumah sakit selama 8 hari, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang dan berkumpul bersama keluarga setelah kondisi paru-parunya normal kembali dan demamnya berangsur menurun.

Nah, sebelum kamu dan saya ikut-ikutan panik seperti warga +62 lainnya yang hobi menimbun masker dan aneka kebutuhan pokok 🙁 , yuk, cari tahu dulu apa sebenarnya mitos dan fakta tentang virus Corona ini.

Mitos

  • Virus Corona ditularkan melalui udara terbuka
  • Buah impor dari negara epidemi menyebabkan penularan
  • Masker adalah penangkal utama agar dapat terhindar dari wabah ini
  • Hindari kiriman barang apa pun dari Cina dan negara epidemi lainnya
  • Virus dapat menular melalui sinyal telepon
  • Virus dapat menular lewat tatapan mata (*hemmm … virus cinta mah iya kalau ini 😀 )
  • Penderita infeksi Covid-19 dipastikan meninggal dunia

Fakta

  • Virus Corona menular melalui tetesan/percikan dahak, batuk atau bersin dari si penderita yang menempel pada permukaan tubuh atau barang-barang kita, bukan melalui udara terbuka
  • Hindari bepergian ke negara-negara yang mengalami epidemi Covid-19 ini
  • Hindari berdekatan dan melakukan kontak langsung dengan penderita
  • Mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer sesering mungkin adalah pencegahan utama yang paling mudah
  • Infeksi Covid-19 dapat menyerang semua umur, dari bayi hingga lanjut usia
  • Daya tahan tubuh yang baik dapat mencegah infeksi menyerang
  • Masaklah daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi
  • Penderita infeksi ini dapat sembuh secara total
  • Tidak semua penderita meninggal dunia. Hanya yang sudah lanjut usia dan memiliki komplikasi beberapa penyakit lain sebelumnya, seperti jantung, diabetes, yang mengalami kondisi ini (sekitar 2,3% dari mereka yang terinfeksi)

Setelah membaca sekilas tulisan di atas semoga kepanikan berjamaah kita dapat sedikit berkurang, ya, teman-teman. Minimal kita bisa membantu menenangkan keluarga sendiri dan orang-orang terdekat lebih dulu, sebelum kemudian menenangkan orang lain. Mengedukasi diri sendiri memang perlu agar kita tidak menjadi sasaran para penyebar hoaks yang akhirnya juga berdampak pada kekhawatiran berlebihan pada diri sendiri

Siapa sih yang ingin terinfeksi wabah penyakit menular? Pasti semua ingin sehat, kuat, bahagia dan bisa jalan-jalan ke mana-mana. Ternyata kuncinya memang ada pada diri sendiri. Senantiasa menjaga kebersihan — terutama area tangan — dan meningkatkan daya tahan tubuh melalui pola hidup serta pola makan yang baik dapat menjadi cara terbaik mencegah virus Corona ini mendekati kita. Kamu punya tips lainnya?

Baca Juga

Kulit Wajah Tampak Lebih Kencang dengan Masker Murah Meriah Ini. Recommended, lo!

 

Bertambahnya usia adalah satu hal yang tak dapat ditolak setiap manusia. Terutama bagi wanita, biasanya pertambahan usia setiap tahunnya melahirkan sedikit kekhawatiran, khususnya yang berhubungan dengan kondisi kulit wajah mereka.

Tak heran jika saat ini banyak wanita yang sudah semakin akrab dengan perawatan di aneka klinik kecantikan, bahkan sejak mereka masih berusia belia 🙂 Terkadang kalau saya amati, wajah remaja sekarang tampak lebih dewasa daripada generasi sebelumnya, meski rentang usia mereka dan saya mungkin cukup jauh jaraknya. Maappp, maappp…. bukannya bermaksud memuji generasi zaman old ya, adek-adekku yang cantik salihah 😀

Ini bukan sesuatu yang aneh sih, sebenarnya. Remaja sekarang cenderung mengenal dunia kecantikan dan makeup di usia yang masih belia. Jangan heran jika memasuki usia 20-an mereka mulai suka mengubah alis, mengutak-atik bulu mata, memermak kulit wajah dengan aneka perawatan instan, sehingga wajah natural dan polosnya menjadi hilang seketika. Padahal yakin aja, ketika kelak mereka sudah dewasa dan tak bisa dikatakan muda lagi, pasti ada keinginan untuk kembali kepada tampilan wajah asli yang imut, innocent , belum dipermak dan tampak muda berseri *eeaaaa

Lalu, bagaimana untuk kita yang sudah terlanjur melewati masa remaja dan saat ini mulai sering diikuti oleh si garis halus yang kerap muncul di kulit wajah? Harus merasa panikkah? heheheee….. Saya yakin, banyak wanita seumuran yang pasti tambah rajin pergi ke klinik kecantikan dan berkonsultasi dengan dokter langganannya. Manusiawi, kok! Namanya juga usaha, ya… Umur mungkin tak dapat dilawan, tapi bukankah kerutan dapat dicegah sedini mungkin?

Tapi sebenarnya, untuk menjadi tetap cantik dan awet muda tak harus selalu mengeluarkan biaya berlebih, lo! Kalau kita mau kembali kepada apa yang dilakukan oleh ibu, nenek, nenek buyut, dan para sesepuh di zaman old yang rajin merawat kecantikannya dengan aneka bahan alami dari alam, rasanya kekhawatiran itu tak perlu ada lagi.

Saya sendiri sebenarnya termasuk yang sedang-sedang aja melakukan perawatan wajah di rumah. Kalau lagi mood aja baru maskeran. Kalau lagi males, bisa berbulan-bulan tuh dicuekin wajahnya  😀 Tapi memang, ada dua hal yang rutin saya lakukan setiap hari sejak remaja dulu, yaitu membersihkan wajah 2x sehari (pagi dan malam hari sebelum tidur) dan memberi pelembab pada wajah. Ini rutin saya lakukan, karena sejak bayi kulit wajah dan tubuh sangat sensitif dan cenderung alergian. Ribet deh pokoknya kalau ingat zaman dulu, harus sering ke dokter kulit karena kulit wajah sering merah, gatal dan bermasalah akibat salah makanan, kondisi air, dan masalah cuaca.

Nah, beberapa waktu terakhir saya seperti dingatkan tentang masker putih telur untuk mengencangkan kulit wajah.

Berawal karena sering mengonsumsi air jeruk nipis hangat dan madu setiap pagi, saya pernah membaca manfaat jeruk nipis atau jeruk lemon untuk mencerahkan wajah dan sebagai anti bakteri, terutama untuk kamu yang punya masalah dengan jerawat. Kalau untuk madu tak perlu ditanya ya khasiatnya. Hampir seluruh bagian tubuh kita bisa dirawat dengan madu, mulai rambut, wajah, kulit tubuh, sampai bibir kering pun bisa menjadi lembab. Mulailah akhirnya saya mencampur 3 bahan tadi, yaitu jeruk nipis, madu dan putih telur sebagai masker wajah yang murah meriah.

Kamu sudah pernah coba? Kalau belum, segera coba, ya! 😀 Kulit wajah dijamin terasa lebih kencang, halussss dan lembut bak es krim hehehee…

Sayangnya, saya belum terlalu rutin juga melakukannya. Padahal, sebaiknya masker wajah dilakukan 2x seminggu agar kotoran yang melekat sampai ke dasar kulit dapat terangkat. Atau kalau pun tak sempat, seminggu sekali rasanya sudah cukup, asal rutin kita lakukan.

Manfaat Masker Putih Telur

Image: Pixabay.com

Dilansir dari laman Cosmopolitan.co.id (22/11/2018), ternyata masker putih telur sangat banyak manfaatnya. Selain membuat kulit wajahmu menjadi lebih kencang, masker ini juga memiliki banyak kegunaan, antara lain:

  • Mengecilkan pori-pori wajah
  • Mencegah timbulnya jerawat
  • Mengurangi kadar minyak berlebih
  • Mengurangi komedo
  • Mencegah munculnya garis halus pada wajah
  • Mencegah kerutan di area mata (dengan cara mencampurkan putih telur dengan bubuk kopi yang mengandung kafein)

Wahh….. tahu manfaatnya banyak begini harus lebih rajin lagi, nih, maskerannya, ya..  qiqiqiiii

Manfaat Masker Madu

Image: Pixabay.com

Manfaat madu sudah bukan rahasia lagi dong, ya. Khususnya untuk kesehatan kulit, madu mengandung zat antimikroba, antioksidan, antiseptik dan membawa efek menenangkan. Antioksidan yang terkandung di dalam madu ini berfungsi melawan radikal bebas yang menyebabkan munculnya masalah penuaan dini, kulit kusam, bahkan dapat meningkat menjadi pemicu terjadinya kanker. Seremm…. 🙁

Oya, apabila kamu memiliki kondisi kulit berjerawat, masker madu ini juga sangat recommended, lo, karena fungsi antibakterinya (antimikroba).

Manfaat Jeruk Nipis

Buah yang satu ini sangat mudah didapat dan harganya juga murah. Biasanya saya rutin mengonsumsi jeruk nipis setiap pagi untuk diminum saat perut kosong bersama air hangat. Ternyata bukan hanya bermanfaat bagi tubuh, jeruk nipis juga sangat baik digunakan sebagai masker pada wajah. Kamu bisa menggunakannya secara langsung dengan mengoleskannya pada kulit wajah, atau mencampurnya dengan berbagai bahan sesuai hasil yang diinginkan untuk kulit.

Terus, manfaatnya bagi wajah apa aja sih?

  • Jeruk nipis mengandung zat AHA (asam alfa-hidroksi) untuk membuka pori-pori kulit yang tersumbat
  • Terdapat kandungan antioksidan, antibakteri dan sebagai eksfolian (pengelupas kulit)
  • Mengandung banyak vitamin dan mineral, terutama tinggi dalam kadar vitamin C dan flavonoid yang bisa memperkuat kolagen (zat yang membantu dalam pengencangan kulit wajah)

Nah… masih mau males-malesan pakai masker campuran dari ketiga bahan ini? Duhh…. kalau saya sih bakal tambah rajin maskeran setelah nulis ini.

Etapi, gimana cara buat maskernya, sih?

Cara Membuat Masker Putih Telur, Madu dan Jeruk Nipis

Cara membuatnya sangat sederhana, kok….

  1. Kamu tinggal ambil putih telur dari 1 butir telur, lalu kocok sampai berbuih
  2. Tambahkan perasan air jeruk nipis (air jeruk lemon juga boleh) dan sedikit madu
  3.  Aduk semua bahan hingga tercampur menjadi satu
  4.  Oleskan merata pada kulit wajah. Hindari area sensitif seperti area bawah mata dan sekitar mulut
  5.  Tunggu hingga 30 menit atau sampai masker mengeras, lalu bilas dengan air dingin
  6.  Tarraaa…. kulitmu langsung terasa kencang dan lembutttttt

Udahan yaa, cuss langsung praktikin aja yuk masker PTMJ yang murah meriah ini. Hahh? PTMJ?? Iyaa… putih telur, madu dan jeruk nipis…. 😉

#ODOP #EstrilookCommunity #Day6